
Buat semua para sahabat author yang telah membaca karya saya, maaf karena dua hari tidak up karena ada kendala di ponsel, ponsel author rusak, nama nya juga ponsel abal abal hehehe, sekarang kita lanjut up nya ya, semoga pembaca semua masih menunggu karya author, dan jangan lupa beri like, vote, komen ya.
......☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️......
Bryan sampai dibandara, bryan keluar dari jet pribadinya dengan beberapa bodiguard, bryan langsung mengaktifkan ponsel nya dan menghubungi nahya, tapi nomor nahya sedang sibuk, iya pun terus mencoba terus menghubungi nahya pun nomor nahya masih sibuk, sedangkan bodiguard bryan masih setia disampingnya, dua mobil mewah sudah menunggu bryan, bryan pun masuk kedalam mobil mewah tersebut, mobil yang satu nya khusus bodiguard, mereka menuju keperusahan.
Sedangkan dicafe NSA, nahya lagi menerima telpon dari nomor tak dikenal ke ponsel nya.
"Assalamualaikum, "ucap nahya.
"Apa bener nih dengan nona nahya?, "tanya orang diseberang.
"iya benar, dengan siapa saya berbicara, "
"Saya sandi, saya hanya ingin memberitahukan kakak anda kecelakaan, sekarang berada dirumah sakit sejahtera, kalau bisa nona datang sendiri jangan bawa orangtua nona, takutnya orangtua anda shock, "ucap sipenelpon.
"iya saya akan datang sekarang kesana, "nahya pun langsung mematikan sambungan.
"Kamu kenapa ay, kenapa panik gitu, "tanya anggi yang melihat nahya seperti resah.
"nasya kecelakaan, gue harus kesana sekarang, "jawab nahya.
__ADS_1
"biar gue antar, "ucap anggi yang juga terkejut mendengarnya.
"Ga usah, kamu disini aja, "ucap nahya.
"Ya sudah, hati hati ya, kabari gue kalau ada perlu apa apa, "ucap anggi.
"oke, makasih ya, kalau begitu gue pergi dulu, "ucap nahya dan keluar dari Cafe mencari taksi, belum di stop taksi sudah berhenti didepan nahya, karena sudah panik, nahya pun langsung masuk kedalam taksi tanpa curiga,"rumah sakit sejahtera ya pak"
Taksi pun jalan, baru berapa meter jalan, taksi itu berhenti kembali dan masuklah dua pria dengan pakaian hitam, "loh pak kenapa berhenti,nih dua orang juga kenapa masuk kedalam "tanya nahya merasa ketakutan iya pun ingin keluar dari taksi, belum sempat keluar nahya sudah dibius oleh pria tersebut.
Taksi melaju dengan kecepatan rata rata dan membawa nahya ke gudang kosong dipelosok desa.
"bos, nona ini sudah ada ditangan kami, harus kami apakan, "
"bagus, biarkan saja iya membusuk disana, dan kalian pergi dari kota ini, jangan tampakan batang hidung kalian, uang nya sudah saya transfer, "
Mereka pun memutuskan sambungan dan ketiga pria tersebut keluar dari gudang tersebut meninggalkan nahya sendiri.
Diruangan bryan, bryan merasa sangat resah sebab nahya belum juga bisa dihubungi, sampai iya menyuruh anak Buahnya melacak keberadaan nahya melalui ponsel nahya.
"bos, GPS nona nahya terakhir di Cafe NSA, "ucap anak buah bryan memberitahukan bryan.
__ADS_1
"baik, kita kesana sekarang, "ajak bryan.
Mereka pun keluar dari ruangan bryan menuju tempat parkir khusus yang hanya diketahui keluarga bryan saja, dua mobil sudah ada diparkiran tersebut dengan supir ya.
Mobil keluar dari area parkir perusahaan menuju jalan raya, mau ke Cafe NSA.
Bryan pun sampai didepan Cafe dan langsung turun dari mobil, iya pun berjalan menuju pintu masuk Cafe, saat masuk iya terpanah dengan dekorasi Cafe tersebut, dengan disuguhkan musik.
Bryan mencari meja yang strategis, agar bisa memandang keseluruhan Cafe.
Setelah dapat bryan langsung menarik kursi dan duduk, iya ga sendiri bryan ditemani satu orang anak buah nya, yang lain menunggu di mobil.
"Selamat datang tuan tuan, mau pesan apa, "pelayan tersebut memberikan buku menu.
"Saya pesan capucino latte, "ucap bryan.
"samakan saja nona, "
"itu saja tuan, kalau begitu sa.., " baru saja pelayan itu ingin pamit, bryan langsung menahan pelayan tersebut.
Apa ya, yang ingin ditanya bryan pada pelayan tersebut??
__ADS_1