
Pagi yang cerah membangunkan gadis yang terlelap dengan malasnya nay keluar kamar langsung kelakar mandi karena dikamar nay tidak ada kamar mandi nya, didalam kamar mandi nay langsung mandi selesai mandi nay mengambil wuduk lalu keluar kamar mandi dan melaksanakan ibadah. Setelah melaksanakan ibadah nay keluar dari kamar dan terlihat bunda yang sedang memasak didapur, nay langsung mendekati bunda nya.
"Lagi masak apa bun?"tanya nay.
" Eh.. Bikin kejut aja kamu nay," ucap bunda
Hehee.. "Maaf bun, kirain bunda tau nay datang, "ucap nay.
Bunda pun gelang gelang kepala lihat nay..
" Bunda lagi masak apa? Kenapa ga dijawab pertanyaan nay bun," tanya nay lagi pada bunda nya.
"Bunda goreng tempe sama tumis kangkung pedas permintaan ayah mu, "jawab bunda.
Ayah pun keluar dari kamar dengan seragam kerja lengkap,ayah langsung duduk di kursi makan dan meminum kopi nya, bunda pun menyusun makanan yang selesai dimasak dimeja makan, nay juga langsung duduk dan meminum teh yang dibuatnya, bunda mengambili ayah sarapan.
Gak lama kak nasya pun datang dan duduk dikursi makan dengan wajah bangun tidur nya.
"Astagfirullah nasya, "ucap bunda.
" Kenapa sih bun," tanya nasya.
"Kamu ya belum cuci muka dan gosok gigi udah langsung duduk aja disini, "ucap bunda.
" Sana cuci muka, gosok gigi baru kesini, dasar cewek jorok," ucap bunda marah.
Nay dan ayah hanya gelang gelang kepala aja melihat kelakuan nasya.
"Iya bun.. Emang bunda masak apa, "ucap nasya.
" Lihat aja sendiri," jawab bunda.
Nasya pun melihat dimeja makan, masakan bunda nya.
"Haa... Ini aja bun, ga ada nasi goreng, "ucap nasya.
" Kalau mau makan nasi goreng, masak sendiri," ucap bunda.
Nasya pun langsung pergi dari ruang makan masuk kekamar nya dan menguncinya.
Ayah dan bunda pun menggelengkan kepala nya melihat kelakuan nasya yang ga pernah berubah.
Setelah minuman teh nya habis nay langsung masuk kamar mengganti baju dan mengambil tas untuk pergi keapartemen bryan karena waktu sudah menunjukan jam 6.30, nay pun keluar kamar untuk Pacitan ke ayah dan bunda ya.
"Ayah belum berangkat, "tanya nay.
__ADS_1
" Belum nay, bentar lagi," jawab ayah.
Nay pun menganggukan kepalanya.
"Kamu ga sarapan nay, "ucap ayah pada nay.
" Nanti aja yah dikantin," ucap nay bohong.
"Kalau begitu nay duluan ya bun, ayah, "ucap nay dan mencium tangan kedua orangtua nya.
" Ya udah hati hati," ucap orangtua nya nay.
"Assalamualaikum," ucap nay.
"Waalaikum salam," jawab kedua orangtuanya.
Nay pun berlalu keluar dari rumah dan menaiki gojek yang sudah dipesan ya tadi.
Sesampainya didepan gedung apartemen bryan, nay langsung masuk lift dan menekan angka dimana bryan tinggal,nay keluar dari lift menuju apartemennya bryan, sampai depan pintu nay menekan tombol kode dan pintu terbuka, nay masuk dan meletakkan tas, langsung masuk kedapur dan mengambil bahan masakan yang akan dimasak nay untuk sarapan bryan dan diri nya,nay memasak sambil bernyanyi..
Nay sampai tidak tau kalau bryan sudah keluar dari kamar dan menuju keruang makan, bryan memperhatikan nay yang sedang memasak sambil bernyanyi, bryan tersenyum tipis melihat kelakuan nay.
Pas nay berbalik untuk meletakkan masakan kemeja dikejutkan keberadaan bryan.
" Cih...ga usah sok terkejut lah dan suka suka saya lah, npai pula harus bilang kekamu, apa tadi kamu bilang saya kayak hantu," ucap bryan geram karena dibilang kayak hantu.
Nay pun heran melihat tuan nya yang mengambil panjang kali.
Melihat nay yang bengong, bryan pun menyentil jidat nay..
Pletak... "Aww sakit tau tuan, "ucap nay sambil mengelus jidatnya.
" Maka nya jangan melamun," ucap bryan.
"Saya kan heran lihat tuan yang merepet kayak emak emak, "ucap nay spontan.
" Kamu ya,"geram bryan.
" Ya sudah cepat kamu masak, saya sudah lapar," ucap bryan.
Ini juga lagi mau dihidangkan tuan, "ucap nay" dengan menatap malas kebryan.
" Ya sudah cepat, jangan lupa kopi saya," ucap bryan.
Nay pun langsung menghilangkan makanan kemeja dan langsung membuat kopi dan susu untuk bryan dan dirinya.
__ADS_1
Setelah membuat minuman, nay pun mengambilkan nasi goreng dan ayam goreng untuk bryan setelah itu untuk dirinya, nay pun duduk didepan bryan dan memakan sarapan nya.
Saat sedang makan, surya pun datang dan langsung masuk keruang makan.
"Selamat pagi tuan,"ucap surya.
"Hem... "ucap bryan sambil menyuapi nasi kemulutnya.
" Ayo tuan makan bareng, saya masak banyak nih," ucap nay pada surya.
"Boleh nih, "jawab surya.
" Bolehlah tuan, apa mau saya buatkan minuman," ucap nay lagi.
Baru surya mau menjawab, bryan langsung mengajak surya berangkat.
"Ayo berangkat, "ucap bryan.
" Loh tuan sudah selesai sarapan nya, kenapa terburu buru," ucap nay.
"Kamu ga usah repot, kamu tuh hanya melayani saya bukan orang lain, "ucap bryan
" Sudah cepat kamu makan nya dan bersih bersih," ucap bryan lagi dan berlalu keluar dari apartemen menuju kekantor diikuti surya dibelakang bryan.
Surya masih memikirkan tentang kejadian yang diapartemen bryan yang banyak bicara dengan seorang wanita, sambil menggelengkan kepalanya.
Bryan pun melihat surya yang menggelengkan kepalanya bingung.
"Jangan mikir yang enggak enggak soal tadi, "ucap bryan.
" Ya tuan,"jawab surya sambil tersenyum tipis sampai ga terlihat.
Sesampainya dikantor, bryan pun langsung keluar dari mobil yang sudah dibuka oleh satpam, bryan pun langsung berjalan dengan gagah nya, sampai semua karyawan wanita memandang bos nya dengan tatapan mendamba.
Surya yang melihat pun, langsung menegur karyawan.
"apa yang kalian lihat, cepat kerja, apa mau dipecat, "ucap surya lantang.
Karyawan wanita pada berlari masuk keruangannya masing masing.
Hai reader semuanya makasih dan tetap dukung saya dengan cara like, vote n favorit..
I LOVE YOU ALL...😘😘😘😘
Bersambung.
__ADS_1