Cinta Segitiga Sang Ceo

Cinta Segitiga Sang Ceo
Eps 121


__ADS_3

Nasya mendengar penuturan ayah merasa tidak senang, "ayah, kenapa ayah mengatakan bahwa aku yang meminta bryan pada nahya, kenapa tidak ayah bilang nahya sudah tidak menginginkan bryan dan memberikan nya pada ku, "ucap nahya dalam hati dengan menatap ayahnya yang berkata jujur pada semua orang disana.


"ayah, "menatap ayah nya memohon.


Orangtua bryan merasa sangat tidak dihargai oleh wanita yang disebelah putranya, yang tidak malu meminta calon adik iparnya untuk dirinya.


Mama bryan menoleh ke wanita yang dicintai putranya, iya tau calon mantu nya adalah wanita yang sangat baik, mau memberikan orang yang dicintai bahagia.


Nahya hanya menunduk malu dengan kekonyolan nya dan percaya diri kalau bryan akan memilihnya, tapi juga ada rasa tak percaya diri pada dirinya, melihat kakak nya yang lebih anggun dan seksi beda dengan dirinya hanya gadis polos dan sederhana.


Percaya diri nasya terlalu tinggi, nasya merasa dirinya yang lebih pantas mendampingi seorang Ceo BS group, bryan Alexander.dari pada adiknya nahya yang hanya gadis polos beda dengan dirinya.

__ADS_1


"mas bryan, gimana tanggapan mas bryan, siapa yang mas bryan pilih dari kami berdua, "tanya nasya dengan berani menyentuh tangan bryan.


Bryan sedang melalun menatap terus ke nahya hingga tidak fokus dengan ucapan wanita yang disebelah nya. Saat disentuh tangan nya bryan baru sadar.


Bryan pun menoleh ke wanita disebelah nya, nasya yang dilihat bryan memasang senyum yang menggoda. Yang biasa nasya gunakan untuk menggoda lelaki yang diinginkan nya. Biasanya pria yang melihat senyum nasya akan luluh.


Bryan yang melihat wanita disebelah nya tersenyum bukan nya lulus tetapi merasa jijik. Lalu iya langsung membuang muka nya dengan menghempaskan tangan nasya yang memegang tangan nya.


Orangtua mereka dan juga nahya hanya menjadi pendengar untuk saat ini. Mereka ingin tau keputusan apa yang diambil putranya, mempertahankan nahya atau memilih nasya kakak dari nahya.


"semoga putra ku bisa memilih dengan bijak,mana yang baik dan mana yang tidak baik "doa mama bryan dalam hati.

__ADS_1


"mas bryan memilih siapa diantara kami, saya atau adik saya, "sambil menatap bryan, sedangkan bryan tidak menatapnya sama sekali, mata bryan masih fokus memandang wanitanya yang menundukan kepalanya.


Bryan mengeluarkan Hem bukan nafas nya perlahan, iya ingin semua jelas dan nasya mau menerima kenyataan siapa yang dipilih nya nanti, tanpa ada yang tersakiti dan menerima kenyataan.


"nona nasya, apabila saya mengatakan pilihan saya, apa nona nasya mau menerima dan tidak akan mengganggu saya dan wanita saya, saya ingin saat saya menyebutkan siapa yang saya pilih nantinya, nona nasya berbesar hati menerima nya, baru saya akan mengatakan nya, "ucap bryan dengan hati hati tanpa ingin menyakiti.


Nasya yang mendengar penuturan bryan, masih memikirkan permintaan bryan, yang tidak boleh mengganggu nya, tapi iya percaya diri, bryan pasti memilih nya.


"Hem, saya janji tidak akan mengganggu mas bryan bila tidak memilih saya, saya akan pergi jauh dari kehidupan kalian, "jawab nasya dengan percaya diri.


Orangtua nasya yang mendengar ucapan putri nya, macam ga percaya nasya akan pergi jauh bila bryan tidak memilihnya, "apa maksud ucapan putriku nasya pergi jauh, "pikir bunda nya.

__ADS_1


"Apa maksud nona pergi jauh, apa nona mengancam saya dengan kata pergi jauh dari keluarga nona sendiri, "tanya bryan yang tidak paham dengan ucapan akan pergi jauh, secara tidak langsung nasya ingin bryan dibenci keluarga nya nasya, termasuk wanitanya.


__ADS_2