Cinta Segitiga Sang Ceo

Cinta Segitiga Sang Ceo
Eps 89


__ADS_3

Setelah perkenalan mereka, bryan pun mengajak orangtua nahya dan orangtua anggi untuk merayakan kelulusan nahya disebuah restoran mewah yang memang sudah dipesan oleh bryan dan sekalian ingin melamar nahya dihadapan kedua orangtua nahya. Tapi kedua orangtua nahya masih merasa tidak enak, karena anaknya yang lulus masa orang lain yang merayakannya.


"Apa tidak merepotkan tuan, yang lulusan anak saya, masa tuan yang merayakannya, apalagi direstoran, "ucap ayah nahya merasa ga enak.


"jangan panggil saya tuan om, panggil nama saya saja bryan, saya ga merasa direpotkan om, malah saya senang karena nahya sudah lulus dan mendapatkan nilai terbaik, "jawab bryan dengan sopan.


"kalau begitu, saya tidak akan sungkan, "canda ayah nahya.


Dan mereka pun tertawa bersama mendengar candaan ayah nahya, mereka tidak tau dari tadi ada sepasang mata yang kesal dan marah melihat keakraban mereka, "apa mereka tidak mengingatku sama sekali, "ucapnya sedih karena tidak diingat sama sekali oleh keluarganya.

__ADS_1


Bryan dan keluarga nahya pun satu mobil, sedangkan anggi dan keluarganya membawa mobil sendiri, mereka pergi kerestoran yang telah disiapkan oleh surya, perintah dari bryan,disana juga ada orangtua bryan, karena hari ini adalah hari bahagia untuk bryan, karena sudah berapa hari bryan dan surya menyiapkan ini semua, untuk melamar nahya dihari kelulusan nya. Nahya dan orangtuanya ga ada yang tau dengan kejutan yang akan diberikan oleh bryan.


Akhirnya mereka sampai direstoran tersebut, tapi nahya merasa ada yang kurang karena iya tidak melihat saat dikampus, kakaknya nasya, nahya mendekat kearah bunda nya saat keluar dari mobil, "bunda, kak nasya mana, kenapa tidak ikut dengan bunda dan ayah, "tanya nahya sedih, karena tadi nahya pergi duluan kekampusnya, lalu ayah dan bundanya menyusul.


"bunda juga ga tau nay, tadi nasya tidak ada dirumah, kamu kan tau kalau pergi kakak kamu ga pernah bilang, "jawab bunda.


"Ya sudahlah, jangan bersedih lagi, ini kan hari bahagia kamu nak, "ucap ayah agar tidak membuat anaknya sedih tanpa kehadiran nasya.


"Kenapa dengan kamu ay, apa kamu tidak senang dengan kelulusan mu, "tanya bryan menatap nahya yang tidak ingin mengungkit tentang nasya.

__ADS_1


"ay ga apa apa mas, hanya kecapean sedikit, "jawab nahya bohong, nahya ga mau membuat bryan kecewa dan juga menatap kebryan dengan tersenyum agar bryan tidak curiga.


"Ya sudah, kita masuk yok, ayah bunda dan yang lain juga sudah menunggu, "ajak bryan.


Mereka pun melangkah masuk keruangan yang luas, yang sudah dipesan oleh surya.


Sedangkan surya mencuri tatap pada anggi, anggi yang ditatap oleh surya tidak mengetahui sama sekali, tapi papa anggi tau kalau asisten bryan menatap anaknya, keluarga anggi tidak menyoalkan jodoh anaknya, yang penting pria itu dapat membahagiakan anaknya itu saja.


Clek, bryan dan nahya masuk keruangan yang telah dipesan surya, nahya ga nyangka bryan sampai memesan tempat untuk merayakan kelulusan nya, nahya dan orangtua nya sangat terharu, apalagi diruangan itu terlihat kedua orangtua bryan, semakin membuat nahya semakin tak percaya dengan semua yang dilakukan oleh bryan. Nahya dan bryan berjalan masuk menuju orangtua bryan nahya salim mencium tangan pada orangtua bryan, "selamat ya nak nahya, atas kelulusan nya, "ucap mama bryan dan memeluk nahya begitu juga dengan papa nya bryan.

__ADS_1


"makasih Ma, pa, "jawab nahya dengan tersenyum bahagia, karena kedua orangtua bryan menerima nya dengan tangan terbuka, kedua orangtua nahya juga mengenalkan diri, ternyata mama sofi dan bunda sisi adalah sahabat waktu smp, tapi karena mama sofi pindah keluar negeri, mereka pun hilang kontak. Sebenar nya mama sisi adalah putri dari pengusaha juga, tapi karena orangtua bunda sisi ga suka dengan ayah septa, karena orangtua ayah septa hanya seorang supir yang bekerja dirumah keluarga bunda sisi.


__ADS_2