Cinta Segitiga Sang Ceo

Cinta Segitiga Sang Ceo
Eps 131


__ADS_3

Terimakasih author ucapkan pada semua pembaca karya pertama author, author tau terlalu banyak kesalahan dalam penulisan, mohon harap maklum ya...


Author juga berterima kasih atas like, vote, dan dukungan yang telah diberikan pada author...


Author juga bingung cerita Cinta Segitiga Sang Ceo harus berakhir atau dilanjutkan....


Author minta pendapat para pembaca setia semua...


Terimakasih


...☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️☀️...


Sebulan kemudian setelah pernikahan bryan dan nahya tidak lagi ada gangguan dari pelakor mau pun pebinor yang mengganggu hubungan mereka, semua aman nyaman dan tenteram.


Di dalam kamar dikediaman bryan dan nahya, nahya tampak pucat karena sedari pagi iya muntah muntah, membuat bryan khawatir.


"sayang, apa mas panggil kan dokter untuk periksa ay, "tanya bryan.


"Ga usah mas, paling nih hanya masuk angin biasa aja, istirahat bentar pasti sembuh, "jawab nahya.


"Kamu yakin sayang, "


"iya mas, "nahya pun merebahkan badan nya diranjang dibantu sama bryan.


"Ya sudah istirahat lah, mas temani, "


Nahya melihat bryan, "apa mas ga kekantor, "


"Ga, mas khawatir sama ay, semua sudah mas serahkan sama surya, "

__ADS_1


Nahya pun mengaguk mengerti, nahya pun memejamkan matanya karena kepala nya sangat pusing. Bryan pun ikut berbaring menemani nahya istirahat.


Kalau pernikahan bryan dan nasya sangat bahagia beda dengan pernikahan nasya dan Rey, setelah seminggu menikah seperti janji Rey, Rey membawa nasya kenegara yang jauh dari Keluarga Rey mau pun nasya. Didalam pernikahan nasya dan Rey slalu saja ada pertengkaran, mereka sama sama keras kepala slalu saja ada kesalah pahalanya diantara mereka, yang nota ben nya Rey adalah lelaki yang ramah, slalu cepat dekat dengan karyawan nya dihotel.Rey menjalankan usaha yang diwariskan kakek nya untuk cucu pertama yaitu Rey, ER hotel yang dibangun kakek nya pertama kali dikota tersebut. ER hotel berlantai 10. Hotel terbesar dinegara itu.


Saat ini nasya mendatangi Rey kehotel ingin memberikan kejutan dan mengajak Rey makan siang bareng tanpa memberitahukan ke Rey.


Nasya berjalan masuk kedalam hotel milik Rey, ini adalah pertama kali nasya menginjakan kaki nya dihotel tersebut, pekerja hotel tidak ada yang mengetahui kalau nasya adalah istri pemilik hotel. Tapi mereka tau bahwa pemilik hotel sudah menikah tapi tidak tau dengan siapa, karena pernikahan nasya dan Rey tidak ada mengundang media.


Nasya menuju keresepsionis untuk menanyakan ruangan suaminya Rey.


"selamat siang mbak, "


"Siang, ada yang bisa kami bantu nona, "


"Saya mau tanya ruangan tuan Rey han pemilik hotel dilantai berapa ya mbak, "


"kalau boleh tau, apa nona sudah membuat janji pada tuan Rey, "


"belum, saya istrinya hanya ingin memberikan kejutan pada suami saya, apa saya boleh tau dilantai berapa, "


Resepsionis itu pun bingung untuk memberitahukan nya, takut kalau memberitahukan dia takut salah dan dipecat.


Nasya yang menatap wanita itu merasa ga percaya kalau dia istrinya merasa geram.


"sudah kamu kasih tau saja dimana tuan Rey berada, kalau ada apa apa dengan mu saya yang akan bertanggung jawab, "ketus nasya.


Setelah nasya marah marah pada resepsionis, nasya melihat Rey keluar dari dalam hotel bersama seorang wanita, terlihat begitu akrab membuat panas mata melihatnya.


Nasya pun berjalan mendekat pada Rey yang berjalan bersama dengan wanita cantik dan seksi.

__ADS_1


"Rey, "panggilnya.


Rey spontan berhenti melihat nasya berjalan kearah nya.


"sayang, kenapa ga bilang mau kesini, "


"kenapa?, aku ga boleh kesini melihat suamiku, "ucap nasya menekan kata suami dan melirik wanita disebelah Rey.


Wanita yang disebelah merasa terganggu atas kedatangan nasya, niat hati ingin maka bareng direstoran yang berada dihotel depan.


"bukan gitu sayang, tiap hari pun K acc mu disini aku sangat senang, "ucap Rey sambil mendekat kearah nasya, Rey ga mau ada kesalah pahaman,rey pun mengenalkan wanita yang bersama nya.


"sayang kenalkan, dia yang winda yang ingin bekerja sama dengan hotel kita, "


Walau pun winda sangat kesal, agar Rey tidak curiga kalau iya menyukai Rey, winda pun mengangkat tangan nya untuk berkenalan dengan istri pemilik hotel terbesar.


"winda, "


"Hem nasya, "


"maaf ya nona winda, saya ga bisa nemenin nona makan siang, saya ingin makan siang dengan istri saya, "


Nasya merasa senang, Rey suami lebih memilih dirinya daripada wanita itu.


Beda dengan winda wajahnya sudah beda karena Rey lebih memilih istrinya.


"iya, ga apa apa tua Rey, kalau begitu saya permisi tuan Rey, " winda pun berjalan keluar dengan wajah yang marah.


Rey merangkul nasya dan mengajak keruangan nya sebelum itu iya mengenalkan pada karyawan nya, bahwa nasya adalah istrinya. Agar bila nasya datang tak ada yang mengusir ya.

__ADS_1


__ADS_2