
Nasya menatap nahya dengan sorotan mata yang sulit diartikan, "kenapa kakak memandang ku seperti itu, "ucapnya dalam hati.
"nay, kakak tanya sekali lagi, kenapa kau bisa datang bersama bryan?, "
"Hem, ya bisa sajalah kak, aku kan magang nya dibagian sekretaris, saat itu tuan surya mengajak ku, karena ingin menemui klien,"jawab nahya gugup.
"kenapa kamu yang diajaknya makan direstoran mewah, bukan sekretarisnya, apalagi ketemu klien, "
"nay mana tau kak, kalau kakak ingin tau lebih jelas tanya saja tuan surya, "ucap nahya mengkambing hitamkan surya, menurutnya belum saat kakak nya tau tentang hubungan nya dengan bryan.
Nasya pun terdiam,mendwngar ucapan nahya yang menyuruh nya bertanya dengan asisten bryan tersebut.
"kalau ga ada yang mau kakak tanyakan, lebih baik aku masuk dulu, karena aku lelah, "nahya pun melangkah masuk kedalam kamarnya melewati nasya yang sedang terdiam.
"eh, kenapa kamu malah pergi, aku belum selesai ngomongnya, "teriak nasya saat menyadari nahya yang sudah tidak ada didepan ya.
__ADS_1
"emang, apa lagi yang mau kakak tanya, "
"tadi siapa yang mengantar mu pulang dengan mobil mewah, "
Deg
"Apa kakak melihat saat aku pulang diantar naik mobil sampai depan rumah, "bathinnya.
"kenapa kamu tidak menjawabnya, apa kamu emang ada main dengan bryan, "
"baguslah kalau begitu, karena aku ga suka ada saingan, bryan hanya milik ku, kalau aku tidak bisa mendapatkan bryan, orang lain juga tidak boleh, termasuk kamu, "ucap ketus nasya dengan penuh penekanan dan ancaman.
"Apa maksud kakak, kenapa mengancam pula, kalau nay ada hubungan dengan tuan bryan, kenapa kakak yang ga suka, cinta itu ga bisa dipaksakan, kakak sudah ada mas reyhan tapi kenapa masih mengharapkan bryan yang notabene nya tidak menyukai kakak,"
"tau dari mana kamu kalau bryan tidak suka dengan ku, jangan mengada ada kamu nay, bryan itu menyukaiku tapi gengsi, "kesal nasya mendengar kata kata nahya.
__ADS_1
"aku tau kak, diperusahaan sudah tersebar kalau kakak mengaku kekasih tuan bryan dan suka mencari perhatian tuan bryan, tapi slalu ditolak, kalau tidak menyukai kakak, apa lagi coba, "sindir nahya pada nasya agar sadar dengan perbuatan nya yang suka sekali memaksakan kehendak nya sendiri tanpa memikirkan perasaan orang yang dipaksa.
"siapa yang menyebarkan gosip itu, biar tak sobek sobek tuh mulutnya, kalau ga tau apa apa, jangan asal ngomong.,"kesal nasya.
"kan benar kak, jangan suka memaksakan perasaan orang, kakak juga harus menjaga perasaan mas reyhan, gimana kalau kakak digituin sama mas reyhan, "menasihati kakaknya nasya biar sadar.
"Hei, ga usah kau menasihati aku, aku tau mana yang baik untuk diriku, "
Karena nasya masih juga mengajak berdebat dan tidak mau mendengar ucapannya, nahya pun akhirnya malas menanggapi nya, udah capek berkoar koar tapi ga masuk kepikiran dan hatinya, "emang keras kepala, "pikir nahya, dan malas menjawab perkataan nasya dan menutup pintu kamar membiarkan nasya mengomel didepan pintu kamarnya nahya.
Karena ga ditanggapi, akhirnya nasya pun capek sendiri dan berjalan kearah dapur untuk mengambil minum karena haus.
ayah dan bunda nya hanya menggelengkan kepala melihat kedua anaknya, yang sulung keras kepala dan yang satunya lebih suka mengalah, bukannya tadi tidak ingin memisahkan tapi orangtuanya tau, kalau dipisahkan nanti katanya membela, jadi lebih baik orangtuanya hanya mendengarkan saja, kalau sudah capekan diam sendiri.
Like, vote, komen dan favorit.
__ADS_1
Terimakasih 😘😘😘😘.