
Nahya masuk kedalam rumah dengan hati yang berbunga bunga, bagaimana ga berbunga bunga bisa nya seorang Ceo tampan melamarnya, tapi masih ada keraguan dalam hatinya, iya takut bryan hanya mempermainkan nya saja, karena begitu banyak wanita yang cantik dan **** mengantri untuk menjadi pendamping pria tampan dan tajir itu sedang dia hanya unik abu, menurutnya ini bukan cerita cinderela dijaman dongeng. Hanya waktu yang dapat membuktikannya kalau emang berjodoh pasti disatukan pikir nahya, apalagi iya belum yakin dengan hatinya, apa iya menyukai pria itu atau hanya sekedar kagum saja.
Saat masuk dalam rumah, rumah sudah sepi, semua penghuni sudah pada tidur, karena sudah jam 10 malam, iya melangkah masuk dan tidak lupa iya mengunci pintu rumah, saat iya ingin masuk kedalam rumah.
"Bagus!, sekarang sudah mulai pulang malam ya, apa sekarang sudah menjadi jalan ya, "ucap nasya santai tanpa dosa iya menghina nahya.
"Apa maksud kakak, kalau ngomong jangan sembarangan, "jawab nahya ga suka cara bicara kakaknya yang memojokan dirinya.
"Halah, ga usah sok suci loh, tadi aku lihat kamu diantar naik mobil mewah, "ucap nasya mencemooh nahya.
"Terserah katamu kak, mungkin dirimu yang seperti itu, makanya kakak berucap seperti itu, "jawab nahya malas melayani yang ga penting.
"Jaga ucapanmu, jangan mengkambing hitamkan aku seperti dirimu, "ucap nasya yang ga mau dituduh seperti itu.
"Udahlah kak jangan terlalu kepolisian dengan kehidupan ku, aku ga pernah kepo dengan kehidupanmu, "jawab nahya santai malas melayani kakaknya iya pun melangkah masuk kedalam kamarnya dan meletakkan tas dan membuka sepatunya iya pun langsung naik keranjang tanpa membersihkan dirinya karena lelah, baru saja pulang sudah dituduh yang bukan bukan dengan kakaknya.
__ADS_1
Dor dor gitu ya mungkin suara pintu digedor.
Nasya sangat marah karena dicuekin oleh nahya yang pergi begitu saja sebelum selesai iya bicara, karena kesal nasya langsung menggedor gelar pintu kamar nasya, tapi ga ada sahutan dari nahya, sampai kedua orangtua nya bangun karena suara berisik nasya yang menggedor pintu kamar nahya.
"Ada apa ini nasya?, kenapa malam malam kamu buat keributan, "tanya ayah yang menggedor pintu kamar nasya.
Nasya membalikkan badan nya dan melihat ayah dan bunda nya terbangun dengan wajah marah menatap kearah nasya.
"Kenapa ayah?, ga senang kalau aku memarahi anak kesayangan ayah, "ucap nasya dengan suara yang agak keras.
"Itulah kenyataan nya bunda, kalian slalu membedakan kami berdua, "ucap nasya dengan air mata yang tak terasa mengalir dipipi nasya.
"Ga seperti itu nasya, kamu mungkin salah paham dengan sikap kami, "ucap ayah yang juga sedih melihat anak anaknya yang tidak ada kekompakan nya.
Karena mendengar ribut ribut diluar kamarnya nahya langsung membuka pintu kamarnya ingin melihat apa yang terjadi didepan pintu kamar. "Ada apa ayah bunda, kenapa ada disini?"tanya nahya yang melihat ayah bunda dan kakaknya didepan pintu.
__ADS_1
"Ga usah pura pura ga tau, ini semua karena mu, "bentak nasya pada nahya.
Nahya mengerutkan dahinya tak mengerti, "kenapa salahku, "pikirnya.
"Kak, kenapa kakak seperti itu, aku ga pernah mengurusi urusan kakak, tapi kenapa kakak marah saat aku pulang malam, "tanya nahya yang ga terima disalahkan.
"Sudah sudah nahya, nasya jangan bertengkar lagi, ini sudah malam malu didengar tetangga, "ucap bunda marah pada nahya dan nasya yang masih saja ga ada yang mau mengalah.
"Nasya, sebenarnya bos nasya tadi telpon ayah memberitahukan kalau nahya akan pulang telat, karena ada pekerjaan yang harus dikerjakan walau pun iya anak magang, kata bos nya itu semua harus dikerjakan oleh nahya sendiri, "ucap ayah memberi pengertian kepada nasya agar tidak ada kesalah pahaman lagi.
Nasya dan nahya mengerutkan dahinya, "apa maksud ayah bryan menghubungi ayah meminta izin, "pikir nahya. Sedangkan nasya juga berpikir, "siapa bos nahya, apa bryan yang meminta izin untuk nahya, apa hubungan nahya dengan bryan, "
Gimana selanjutnya, apa yang akan terjadi kalau tau nahya dan bryan sudah jadian??
Kalau mau up kembali jangan lupa like, vote dan komen ditunggu loh 🤣🤣🤣
__ADS_1