Cinta Segitiga Sang Ceo

Cinta Segitiga Sang Ceo
Eps 21


__ADS_3

Sesampainya mereka di ade, pelayan sudah menyiapkan tempat untuk mereka karena mereka tau siapa bryan dan surya.


Pelayan sudah tau kalau bryan atau surya datang slalu ditempatkan diruang khusus agar tidak terganggu oleh pengunjung lain.


Saat pelayan mengarahkan mereka ketempat nya, tanpa sengaja bryan melihat beberapa wanita sedang bergosip ria memamerkan barang pemberian kekasih mereka, siapa yang paling tajir.


Wanita wanita itu pun melihat kearah 3 pria yang baru masuk, mereka terkesan dengan penampilan mereka yang serba wah.


Mereka pun membicarakan 3 pria itu, "wah tampan nya, aku maulah jadi pacarnya, aku juga mau walau jadi selingkuhannya," ucap wanita wanita itu dan banyak lagi yang terpesona.


"Alah mana mau mereka sama kalian, lihat diri kalian ga ada apa apanya, dibanding aku, "ucap nasya sombong.


" Kalian lihatlah pria itu melirik aku pasti dia suka sama aku," ucap nasya dengan pede nya lagi.


Emang dilihat bryan sedang melirik nasya yang dianggap bryan itu nay.


Mana mungkin, itu perasaan kamu aja, "ucap melani teman satu geng nya nasya yang ga suka dengan kesombongan nasya.


" Kalau emang pria itu suka denganmu nas, coba kamu dekati, kalau emang benar pria itu suka dan tidak menolak mu makan bareng," ucap ririn teman nasya yang lain.


Semuanya pun mengangguk setuju yang dibilang ririn.


"Oke.. Akan aku datangi mereka dan aku makan bareng mereka, "ucap nasya dengan angkuh nya.


" Ya sudah, tapi kalau kamu diusir, kamu harus mau menjadi pembantu kami 3 selama seminggu, gimana deal," ucap melani diangguki sama teman nya.


Nasya pun berpikir, karena nasya tau pria yang bernama bryan agak sombong, karena dia pernah jumpa waktu diclub, bryan acuh tanpa menolong nya waktu jatuh. Tapi nasya pun gengsi kalau menolak, akhirnya disetujui oleh nasya.


"Oke deal, kalau kalian yang kalah sebaliknya ya, "ucap nasya.


Nasya pun jalan menuju tempat khusus makan pria itu, tanpa malu menyapa mereka bertiga.


" Hai.. Tuan selamat siang, boleh gabung," ucap nay tanpa malu.


Mereka bertiga pun melihat siapa yang menyapa mereka. Karena mereka lagi melihat menu untuk memesan makan siang, jadi tidak tau siapa yang datang.


Mereka menatap nasya yang datang, apa lagi angga menatap nasya dengan memakai pakaian yang seksi membuat jiwa kasanova nya bangkit, bryan dan surya yang biasa aja memandang nasya.


Angga pun senyum dan mengajak nasya duduk.


"Boleh.. Silahkan duduk cantik, "ucap angga melihat belahan dada nasya yang agak menonjol.


" Makasih tampan," ucap nasya tersenyum manis tanpa malu.


Angga pun melancarkan rayuan nya, apa kamu mengenal kami cantik, "ucap angga.

__ADS_1


" Ya saya kenal sama pria tampan yang didepan saya," ucap nasya.


Oh.. Kamu mengenal sahabat saya bryan, "ucap angga.


" Iya," ucap nasya.


Tapi bryan cuek aja tanpa mau menjawab yang dibilang nasya.


Tiba tiba pelayan pun datang membawa makanan dan minuman yang dipesan tadi.


"Silahkan tuan dan nona, "ucap pelayan


" Makasih," ucap angga.


"Ayo dimakan cantik, "ucap angga pada nasya.


" Ya makasih tampan," ucap nasya.


Mereka pun makan sambil ngobrol, tapi yang banyak bicara cuma angga dan nasya aja.


"Siapa namamu cantik?, "tanya angga.


" Oh ya.. Kita belum kenalan, nama saya asya," ucap nasya bryan dan surya pun saling pandang.


Nama saja bisa nya wanita ini berbohong,dasar licik, kita lihat saja permainanmu "ucap bryan dalam hati.


" Nama kamu siapa tampan?," tanya nasya.


Angga, "ucap nya.


" Sama mereka kamu sudah kenalkan, dia bryan Alexander dan ini surya admaja," ucap angga.


Nasya pun manggut manggut saja.. Dalam hati nasya wah bisa berkenalan dengan pria tampan dan tajir, mimpi apa aku semalam, "ucap nasya sambil melirik ke bryan dengan senyum manis nya.


" Ehm.. Boleh minta nomer telpon nya mana tau ketemu dijalan," ucap nasya tanpa malu.


Angga pun memberikan nomor telpon nya ke nasya, tidak dengan bryan dan surya.


Bryan masih melirik nasya yang sangat berbeda dengan nay yang dia kenal.


Nay yang sopan dan pemalu, walau sedikit bar bar dan selalu berpakaian yang sopan. Beda dengan yang didepan nya, apa nay punya kembaran dalam hati bryan dan surya.


Akhirnya mereka pun bubar karena sudah selesai makan siang nya dan kembali ke kantor, cuma angga yang kembali kehotel untuk berkemas.


Beda dengan nasya kembali gabung ke geng nya dengan senyuman manis.

__ADS_1


Belum lagi duduk nasya sudah ditanyain oleh teman sosialitanya.


Siapa namanya,pengusaha apa, tinggal dimana dan banyak lagi pertanyaan yang mereka berikan kepada nasya.


"Stop, "ucap nasya.


" Satu satu kalau tanya," ucap nasya lagi.


"Sombong kali, tinggal jawab aja apa susah nya sih, "ucap melani.


Mereka adalah pengusaha semua, so pasti tajir," ucap nasya.


Kalian tau siapa mereka, "ucap nasya bikin penasaran teman nya.


Mereka menggelengkan kepalanya serentak..


Bryan Alexander dan asisten nya surya admaja, sahabat nya Angga yudistira," ucap nasya dengan bangga karena bisa mengenal mereka.


Mereka tau siapa itu bryan Alexander dan angga yudistira apa lagi surya admaja anak angkat orang tua bryan, tapi mereka tidak tau wajah nya, karena mereka kurang suka difoto.


"Wah.. Kamu hebat nasya, "ucap ririn.


" Kapan kapan kenali kami ya," ucap melani di iyain oleh mereka.


"Kenalan donk sendiri, "ucap nasya sombong.


Karena mereka berteman hanya untuk senang senang saja,bukan dengan hati.


Teman temannya pun berdiri mau pulang, karena malas melihat kesombongan nasya tapi dicegah oleh nasya.


" Its.. Jangan pergi dulu, gimana perjanjian kita tadi, jadi baru ku selama seminggu, "ucap nasya sambil ketawa.


Teman teman nya menghembuskan nafas nya kasar..


" Ya sudah mulai besok kalian menjadi babuku," ucap nasya.


"Dan kalian boleh pergi, "ucap nasya lagi.


Mereka pun pergi meninggalkan nasya sendiri di Cafe.


Terima kasih saya ucapkan kepada semua yang telah mendukung karya saya..


Sekali lagi saya meminta dukungan nya dengan like n vote nya.


Terima kasih.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2