
"Ma, mama lebih percaya padanya, dia ini ratu akting Ma, mama akan menyesal nanti kalau tau kebenarannya, "lirik bryan dengan mengepalkan tangannya, sedangkan nahya hanya menenangkan bryan agar tidak terlalu emosi.
"coba jelaskan, "tanya mama sofi.
"tante, sudah ga apa-apa, angel sudah ga apa apa, hiks hiks, "gumam angel memelas iya ga mau bryan menjelaskan nanti ketauan kebusukan nya.
"kenapa?, takut!, "bentak bryan.
Bryan malas memberitahukan dengan kata-kata, iya hanya memberikan telponnya dan memutar rekaman cctv kamar bryan untuk dilihatkan pada mama nya. "Astagfirullah, angel tante ga menyangka, kamu ingin menjebak bryan, "marah mama bryan dan tidak menyangka dengan seorang gadis yang sudah dianggap seperti anak perempuan nya sendiri bisa berbuat seperti itu.
Flasback on
"Assalamualaikum pa, "ucap salam bryan saat menelepon papanya.
"waalaikum salam, tumben telpon, ada apa son, "tanya papa bryan.
"hahahaha, bisa aja pa, "ucap bryan tertawa mendengar ucapan papanya.
"pa, bisa ga iyan minta bantuan sama papa, "tanya bryan lagi.
"Apa tuh son, kalau bisa pasti papa bantu, "tanya papa bryan yang merasa heran anaknya yang jarang minta bantuan, ini tiba tiba meminta bantuan padanya.
"gini pa, tolong papa pasang cctv dikamar bryan, karena sepertinya ada yang mau menjebak bryan, tapi jangan sampai tau mama atau siapa pun itu pa, "ucap bryan.
__ADS_1
"emang siapa yang ingin menjebak mu son, "tanya ayah.
"adalah pa, nanti papa juga tau, "ucap bryan.
"Ya sudah siapkan saja, "ucap papa William.
"Terimakasih pa, nanti bryan suruh sekretaris bryan untuk menemui papa dan sekalian, sambung ketelpon bryan ya pa, "ucap bryan.
Flasback off
Plak
"tante ga menyangka kamu seperti itu angel, padahal tante sudah menganggap kamu sebagai anak tante sendiri, walaupun kamu tidak jadi dengan bryan, tante kecewa dengan kamu, mulai saat ini jangan kamu diinjak lagi mansion tante, tante ga mau mengenal kamu lagi dan sekarang kamu pergi dari mansion tante, maid tolong kamu susun barangnya dan usia dia dari rumah ini, "ucap mama bryan mengusir angel dengan airmata yang terus mengetes karena tidak menyangka sampai seperti ini.
"bulshit, kamu bukan cinta tapi obsesi, "ucap mama bryan tanpa mau melihat angel.
"pengawal, bawa iya keluar, "ucap mama bryan.
"tante maafin angel, "teriak angel meronta dari pegangan pengawal.
"jangan kau tampakan wajah mu didepan ku, maupun orangtuaku, jangan sampai kamu menyesal, apa yang akan kubuat, "ucap bryan mengancam angel.
"angel keluar dengan rasa bersalah, iya sangat menyesal apa yang dia lakukan," bener kata mama bryan kalau kalau iya hanya obsesi pada bryan bukan karena iya mencintai bryan, "ucapnya dalam hati tapi penyesalan tiada arti.
__ADS_1
Didalam mansion mama bryan memeluk bryan dan meminta maaf karena tidak mempercayai anaknya sendiri, malah membela orang yang salahnya, "maafkan mama son, mama salah, "ucap mama bryan sangat menyesal.
"Ya sudahlah Ma, anggap ini sebagai pelajaran bagi kita, "ucap bryan dengan bijak.
Mama bryan melihat kearah nahya dan juga langsung memeluk nahya, "maaf kan mama, kamu jadi melihat drama disini, "ucap mama bryan pada nahya.
"Ga apa apa tante, "ucap nahya dan menenangkan mama bryan.
"Ya sudah sudah, jangan sedih sedih lagi, jadi kapan nih, kamu mau melamar menantu papa, "tanya papa William.
Nahya yang mendengar ucapan papa bryan membuat wajahnya memerah, karena malu.
"secepatnya pa, "ucap bryan dan memeluk nahya.
"eh jangan main peluk peluk aja, belum muhrim, "ucap mama bryan.
"hahahaha, "mereka pun ketawa bersama.
Setelah badai pasti berlalu, saatnya bahagia, sebenarnya bahagia itu melihat orang yang kita sayangi tersenyum bahagia.
*ml*
Jangan lupa like, vote dan komen jika banyak like nya baru aku up lagi ya...
__ADS_1