Cinta Segitiga Sang Ceo

Cinta Segitiga Sang Ceo
Eps 40


__ADS_3

Pagi hari diapartemen bryan seperti biasa, nahya datang pagi pagi untuk membuat sarapan sebelum tuan nya bangun, perasaan nahya hari nih senang sekali, karena seminggu lagi kontrak kerjanya dengan pria aneh tuh akan berakhir. Pagi nih iya memasak ayam kecap dan capcay, ayam kecap adalah makanan kesukaan bryan. Setelah selesai masak iya menghidangkan makanan dimeja makan dan tidak lupa membuat kopi untuk tuan nya. Sebelum bryan bangun ternyata asisten tuan nya sudah datang, iya pun membuatkan kopi untuk asisten nya," iya lupa kalau tuan pernah mengatakan jangan pernah melayani orang selain dia".


"Selamat pagi tuan, nih kopi saya buatkan untuk menunggu tuan, "ujar nahya.


"Terimakasih, "ucap surya sambil tersenyum menatap nahya.


Mereka tidak tau kalau ada sepasang mata sedang memperhatikan mereka, siapa lagi kalau bukan pemilik apartemen.


"Ehem "beo nya.


Mereka menoleh kesumber suara. Surya langsung menghampiri bryan dan memberikan berkas yang akan dibahas nanti saat meeting.


"Nih tuan berkas yang anda minta, "ucap surya.


Bryan pun menerima berkas itu dan meletakkan nya diatas meja.


"Kenapa pagi pagi sekali kamu sudah datang, "tanya bryan curiga karena sudah beberapa hari nih surya slalu datang untuk dapat sarapan gratis buatan nahya.


"Hehehe "tawa surya.


"Aku kan sudah pernah bilang padamu bocah, jangan melayani yang bukan urusan, kamu hanya melayaniku, tapi lihat sudah beberapa hari nih si kampret makan disini, "ucap bryan panjang lebar.


Nahya dan surya menatap ga percaya dengan kelakuan tuan nya." Orang kaya ko pelit, apa susahnya berbagi sama bawahan"bathin nahya.

__ADS_1


"Maaf tuan, Saya kira tuan surya kan juga teman anda jadi ga masalah, "ucap nahya lirih.


"Ya sudah, nih yang terakhir, kalau kampret nih datang jangan hiraukan, jangan buatkan minum juga, "printah bryan.


"Iya tuan, "


Mereka pun berjalan kemeja makan untuk sarapan. Nahya pun menyiapkan makanan keatas piring tuan nya, bryan mulai menikmati makanan yang terjadi diatas piring. Nahya menuangkan air putih kedalam gelas. Surya pun ikut menikmati makanan yang dimasak nahya.


"Sur mulai besok, kalau kamu mau sarapan bawa sendiri, "ucap bryan datar.


Surya yang sedang menikmati makan nya pun tersedak mendengar ocehan bos dan juga sahabatnya. "Dasar pelit, "ucap surya pelan.


"Aku dengar ya, "saut bryan.


"Hehehe "


"Kenapa kamu senyum senyum, "tanya bryan.


Nahya yang sedang menyuapkan makanan kemulutnya mendongakan kepalanya menatap bryan.


"Ya tuan, apa tuan berbicara dengan saya, "tanya nahya.


"Siapa lagi yang senyum senyum sendiri kayak ga waras, "saut bryan.

__ADS_1


Nahya menundukan kepalanya malu karena kepergok menertawakan bos nya. Melihat nahya ketakutan membuat bryan gemas melihatnya, pingin sekali rasanya iya mencubit pipi nahya.


"Hahahaha "tawa bryan yang mengerikan menurut surya dan nahya melihat tuan nya tertawa keras.


"Ya sudah kamu selesaikan makan mu, kami akan berangkat kekantor, apa mau sekalian nebeng? "ucap bryan spontan.


"Ha, ga tuan, saya pergi sendiri, "jawab nahya heran dengan tawaran tuannya.


Mereka pun keluar dari apartemen menuju kantor, karena ada meeting pagi ini dengan para petinggi perusahaan.


Sementara digedung apartemen yang berbeda, baru saja bangun dari kegiatan panas nya, nasya mengerjap kan matanya, semua tulang nya pada remuk habis dihajar sama jaguar, sampai inti kandangnya perih.


"Sudah bangun sayang, bersihkan dulu badan mu baru kita sarapan, "ucap Rey.


Nasya merasa malu mengingat kegiatan mereka tadi malam, kenapa iya bisa bisa nya terbuai dengan permainan Rey, iya pun lari kekamar mandi dengan keadaan polos. Rey yang melihat nasya merasa lucu.


Jangan lupa like, vote dan komen setelah membaca.


Terimakasih.


Bersambung.


"ops, maaf tuan saya lupa,

__ADS_1


__ADS_2