Cinta Segitiga Sang Ceo

Cinta Segitiga Sang Ceo
Eps 43


__ADS_3

Sementara dilobby kantor bryan, angel merasa besar kepala, karena mendapat bantuan dari mama bryan untuk mendekati bryan, dengan angkuh nya iya bilang kepada semua karyawan disana bahwasanya iya adalah nyonya bryan dan bentar lagi mereka akan menikah.


"Kau sudah bicara dengan mama sofia kan, iya adalah mama bryan dan saya akan menunggu diruangan nya, "ucap angel sinis pada resepsionis tersebut.


"Iya nona, maafkan saya yang tidak tau, bahwa nona adalah calon istri tuan, "ucap resepsionis itu gugup.


"Kalau begitu antar saya keruangan calon suamiku, "ucap angel angkuh.


"Baik nona, silahkan, "jawab resepsionis tersebut merasa takut kalau dipecat.


Angel pun melangkah dengan angkuh mengikuti resepsionis tersebut menuju lift karyawan.


"Tunggu, kenapa kita naik lift karyawan, bukan nya naik lift khusus.,"tanya angel heran melihat lift yang ramai karyawan gunakan.


"Maaf nona, lift khusus hanya digunakan untuk presdir dan klien penting saja, itu pun harus ada sidik jari presdir atau asisten nya nona, "jawab resepsionis itu.


"Saya kan calon istri nya, apa saya ga penting, "bentak angel.


Resepsionis itu hanya menunduk saja takut dengan amarah calon nyonya nya.


"Kenapa kamu diam saja, "tanya angel membentak resepsionis itu.


"Maaf nona, saya kan sudah bilang harus ada sidik jari presdir atau asisten nya baru lift bisa terbuka, "jawab resepsionis itu.


Angel mencerna ucapan resepsionis itu, iya menganggukan kepala nya.


"Ya sudah kita naik kelift yang bisa digunakan sekarang, "ucap angel pasrah.


Mereka pun naik lift kelantai tertinggi ruangan bryan.


Ting


Pintu lift pun terbuka, angel pun melangkah bersama resepsionis kearah ruangan presdir. Tiba didepan ruangan bryan resepsionis itu pun memberitahukan ruangan presdir nya.

__ADS_1


"Ini nona ruangan presdir, "ucap resepsionis itu.


Waktu resepsionis itu ingin membuka pintu ruangan presdir mereka dilarang oleh sekretaris bryan.


"Maaf nona dilarang masuk keruangan presdir, "ucap sekretaris itu.


Angel melihat sekretaris itu dari bawah hingga atas dan mengerutkan dahinya.


"Kamu siapa, "tanya angel dengan nada kuat.


"Saya sekretaris presdir nona, "jawab sekretaris itu.


"Baru sekretaris saja sudah berlalu melarang saya masuk keruangan calon suami saya, "ucap angel yang mengaku calon istri.


Sekretaris itu pun terkejut, mendengar bahwa didepan nya ini calon istri presdir. "Apa bener ini calon istri presdir, kalau saya kasih masuk keruangan presdir, takutnya presdir marah padaku, "monolog sekretaris itu dalam hati.


"Kenapa, kamu ga percaya ucapanku, "kata angel karena melihat sekretaris itu diam saja.


"Bukan begitu nona, saya hanya takut saja presdir marah kalau saya memberi ijin nona masuk keruangan presdir, "ucap sekretaris itu.


"Iya nona saya tau, "jawab sekretaris itu.


"Ya sudah saya mau ketoilet, dimana toiletnya, "ucap angel.


"Disana nona, "jawab sekretaris itu.


"Hem"


Angel pun melangkah menuju toiletnya yang diberitahukan sekretaris itu, tapi tiba tiba..


Brakkkk


"Aw, apa kamu ga punya mata, "ucap angel dan bangkit dari jatuhnya.

__ADS_1


"Maaf nona, apa nona ga apa apa, "tanya wanita yang brtabrakan dengan angel.


"Ga apa apa pala mu, ga kau lihat aku jatuh dan baju ku kotor, "bentak angel marah pada wanita yang menabrak nya.


"Wanita itu merasa heran kenapa dia pula yang marah, padahal wanita ini yang menabrak ku, "monolog nya dalam hati.


"Bukan nya nona yang menabrak saya, kenapa nona yang marah, "tanya wanita itu yang taun adalah nahya.


"Apa, kau nyalain aku, kau ga tau siapa aku, "ucap angel sombong.


"Bukan nona tapi memberitahu nona, nona yang jalan tidak melihat kedepan, "ucap nahya memberi penjelasan pada angel.


"Cih.. Bisanya kau bilang aku yang ga lihat jalan, hu hanya karyawan rendahnya saja sudah sombong, "ejek angel pada nahya.


"Nona saya sudah jelaskan, kenapa nona malah menghina saya, "kata nahya ga terima dengan ucapan angel.


"Kenapa rupanya, ga terima kau, bisa saja kamu saya penat, kau tidak tau siapa saya, "ucap angel angkuh.


Nahya terdiam mendengar ucapan wanita itu, "iya ga mau dikeluarkan, karena magangnya belum selesai, kalau dikeluarkan iya akan mengulang mencari tempat magang baru.,"bathin nya.


"Plak"


"Kenapa nona menampar saya, "tanya nahya meringis menahan sakit yang ditampar angel.


"Hu itu balasan untuk kamu yang menuduh saya yang menabrak kamu, cih dasar kampungan, "ucap angel menghina nahya.


Angel pun pergi meninggalkan nahya yang sedang bengong karena ditampar oleh angel, apa lagi para staf karyawan cuma pada lihat bukan melerai nya.


Terimakasih.


Jangan lupa like, vote dan komen.


I LOVE YOU 😘😘😘

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2