Cinta Suci

Cinta Suci
Awal mimpi


__ADS_3

Brakkk


suara pintu terbuka kasar di dorong paksa


adik ku..sambil cemberut dia langsung nyerocos...


"mbk mau mimpi sampe kapan


aku dah siap berangkat dari tadi loh"


aku terdiam


lupa kalo punya kewajiban mengantar dia


kesekolah tempat nya


menuntut ilmu..


dengan rqsa malas ku paksa kan


kaki menuju kamar mandi


sekedar cuci muka dan gosok gigi


sekejap kemudian ku sudah siap dengan


sweater lusuh ku


lalu bergegas keluarkan sepeda ontel ku


dari samping rumah..


sekejap kami sudah di jalan Desa


sapaan hangat dari para tetangga sekitar


rumah atau desa sebelah


sebelum lanjut..


perkenlkan nama ku Ranum pratiwi


dan ini adik bungsu ku.


Anis


lengkap nya Anisa Ayu


tahun ini usia ku genap 25 tahun


sangat jauh dengan adik ku yang baru berusia


sekolah menengah pertama


di tengah perjalanan adik berkata


" mbk semalam itu pak de karo budhe ke rumah kita loh"

__ADS_1


aku tersentak sedikit kaget


"Aneh..ndak biasa nya mereka ke rumah apa lagi setelah ibu ku wafat beberapa tahun lalu"


"mau apa mereka Dek"


"entah mbk..aku cuma mendengar mereka sebut" nama mbak"


sebelum pulang mereka bilang ke bapa


agar di fikir kan baik" gitu loh"


aku terdiam dengan seribu pertanyaan


karna melamun itu..


sepeda ku oleng


dan kami pun terjatuh


adik ku marah"


karna seragam nya jadi sedikit kotor


aku mencoba membujuk nya agar tidak marah


di saat itu lah


tiba tiba berhenti sebuah sepeda motor


depan kami..


aku menengok dan tampak seorang laki laki


berusia sekitar 5 tahun di atas ku


"iki loh mas bayu..mbk Ranum melamun jadi sepeda nya oleng"


sungut nya.


"oh seperti itu toh"


ayo berangkat sama mas saja


kebetulan mas searah dengan sekolah mu


ujar mas bayu"


Anis pun dengan cekatan naik ke motor nya


sebelum menyalakan mesin motor nya


mas bayu menengok ke arah ku..


"Num..kamu luka tidak..sepeda mu bagaimana..bawa ke bengkel pak tarjo..


nanti ku susul ya"

__ADS_1


kemudian mereka berlalu pergi


aku pun sedikit membereskan rambut ku


lalu menuntun sepeda ku ke bengkel pak tarjo


sesampai nya di sana ku


ku ucap kan salam


tak lama keluar lah seorang pria paruh baya


berwajah tirus..


berbadan kurus


"ada apa Ndhuk"


" iki pak sepeda kulo tibo


nang jalan desa sana..


"oh injjih"


sebentar ku periksa dulu ya ndhuk


aku manggut" mengiyakan


tak lama kemudian


beliau berkata


"iki rante ne sing pedot


karo ban nya bocor ndhuk"


aku terdiam..memikir kan biaya


perbaikan nya


"Ndhuk kowe mikir opo toh


ora usah mikir opo"


sekarang kamu pulang saja


nanti sore balik lagi ambil sepeda mu


aku tersenyum dan mengiyakan..


"Maturnuwun pak dhe"


sambil mengucap Salam


di jalan Desa aku terus berfikir


ada urusan apa mereka datang ke rumah ku

__ADS_1


dengan tergesa ku berjalan


gak sabar menemui bapak ku


__ADS_2