
Brakkk
suara pintu terbuka kasar di dorong paksa
adik ku..sambil cemberut dia langsung nyerocos...
"mbk mau mimpi sampe kapan
aku dah siap berangkat dari tadi loh"
aku terdiam
lupa kalo punya kewajiban mengantar dia
kesekolah tempat nya
menuntut ilmu..
dengan rqsa malas ku paksa kan
kaki menuju kamar mandi
sekedar cuci muka dan gosok gigi
sekejap kemudian ku sudah siap dengan
sweater lusuh ku
lalu bergegas keluarkan sepeda ontel ku
dari samping rumah..
sekejap kami sudah di jalan Desa
sapaan hangat dari para tetangga sekitar
rumah atau desa sebelah
sebelum lanjut..
perkenlkan nama ku Ranum pratiwi
dan ini adik bungsu ku.
Anis
lengkap nya Anisa Ayu
tahun ini usia ku genap 25 tahun
sangat jauh dengan adik ku yang baru berusia
sekolah menengah pertama
di tengah perjalanan adik berkata
" mbk semalam itu pak de karo budhe ke rumah kita loh"
__ADS_1
aku tersentak sedikit kaget
"Aneh..ndak biasa nya mereka ke rumah apa lagi setelah ibu ku wafat beberapa tahun lalu"
"mau apa mereka Dek"
"entah mbk..aku cuma mendengar mereka sebut" nama mbak"
sebelum pulang mereka bilang ke bapa
agar di fikir kan baik" gitu loh"
aku terdiam dengan seribu pertanyaan
karna melamun itu..
sepeda ku oleng
dan kami pun terjatuh
adik ku marah"
karna seragam nya jadi sedikit kotor
aku mencoba membujuk nya agar tidak marah
di saat itu lah
tiba tiba berhenti sebuah sepeda motor
depan kami..
aku menengok dan tampak seorang laki laki
berusia sekitar 5 tahun di atas ku
"iki loh mas bayu..mbk Ranum melamun jadi sepeda nya oleng"
sungut nya.
"oh seperti itu toh"
ayo berangkat sama mas saja
kebetulan mas searah dengan sekolah mu
ujar mas bayu"
Anis pun dengan cekatan naik ke motor nya
sebelum menyalakan mesin motor nya
mas bayu menengok ke arah ku..
"Num..kamu luka tidak..sepeda mu bagaimana..bawa ke bengkel pak tarjo..
nanti ku susul ya"
__ADS_1
kemudian mereka berlalu pergi
aku pun sedikit membereskan rambut ku
lalu menuntun sepeda ku ke bengkel pak tarjo
sesampai nya di sana ku
ku ucap kan salam
tak lama keluar lah seorang pria paruh baya
berwajah tirus..
berbadan kurus
"ada apa Ndhuk"
" iki pak sepeda kulo tibo
nang jalan desa sana..
"oh injjih"
sebentar ku periksa dulu ya ndhuk
aku manggut" mengiyakan
tak lama kemudian
beliau berkata
"iki rante ne sing pedot
karo ban nya bocor ndhuk"
aku terdiam..memikir kan biaya
perbaikan nya
"Ndhuk kowe mikir opo toh
ora usah mikir opo"
sekarang kamu pulang saja
nanti sore balik lagi ambil sepeda mu
aku tersenyum dan mengiyakan..
"Maturnuwun pak dhe"
sambil mengucap Salam
di jalan Desa aku terus berfikir
ada urusan apa mereka datang ke rumah ku
__ADS_1
dengan tergesa ku berjalan
gak sabar menemui bapak ku