
pagi hari atau jelang siang
aku terbangun..
ku lihat Dia atau suami ku
sudah tidak ada..
kamar ku berantakkan
Tubuh ku tanpa benang sehelai pun
aku merasa kan tubuh ku sakit seluruh nya..
Sayup" terdengar suara dari ruang tengah
seperti nya bapa dan adik ku sudah pulang
"tok tok"
"mbak sudah bangun belum..
ini sudah siap sarapan nya"
aku tahu itu adik ku
"n*anti mbak mandi dulu dek"
ku dengar suara kaki menjauh
segera ku ke kamar mandi..
sakit semua Tuhan..
banyak kissmark di mana mana
area wanita ku terasa membengkak..
belum lagi bokong ku
ku sudahi mandi itu
ku kenakan baju daster berlengan panjang
dan segera ke ruang makan..
di meja makan
bapa dan adik ku sedang makan
beliau melirik sebentar ke arah ku
lalu semua sepi..hening..
selesai makan segera ku kembali
ke kamar..
aku pamit pada bapa.
__ADS_1
bilang masih mengantuk
bapa hanya mengangguk
di kamar..segera ku ganti sprei
membereskan semua
lalu kembali merebah kn diri
kejadian semalam terbayang di mata
bagaimana suami ku itu
memperlakukan ku seperti binatang
dia menyuruh ku menungging sambil di jejali alat itu di anus..
sedang dia sendiri duduk di kursi
lalu menjambak rambut ku
dan menyuruh ku menjilati ujung milik nya
dia bilang"Ayo turuti aku..kalo tidak ku kata kan pada semua warga desa kau sudah tidak perawan..dan adik mu akan ku nikahi
sebagai ganti nya"
aku tidak mau adik ku
mengalami ini..
jadi lah malam itu malam jahanam
alat itu ke milik ku..
lalu di ganti dengan milik nya..
lalu dengan jari" nya
dan seperti orang rakus
dia membenan kn wajah nya lama di sana
lidah nya masuk ke dalam liang ku
dia baru berhenti setelah terdengar adzan subuh..
setelah aku memohon..
Dia pun berkata"baik malam ini cukup sampe di sini. besok kita lanjut..
tapi biarkan benda itu tetap di liang itu
menancap..jangan berani kau cabut"
aku ingin marah dan menolak
tapi ingat adik dan bapa..
__ADS_1
Dia pun pergi meninggalkan aku
dengan kondisi mengenaskan terlentang dengan benda asing itu
"Kulonuwun"
terdengar suara lembut..
entah siapa..
lalu"Ranum..apa kau tidur"
itu suara sumiati.
kawan kecil ku..
bukan kah dia merantau ke jakarta
"Sum"
panggil ku..
masuk lah..ujar ku
dan muncul lah seraut wajah cantik
sumiati..
kami berpelukkan
menangis bersama
aku menangisi nasib
dia menangis keadaan ku juga
"bukan rahasia lagi kalo juragan hadiwijaya itu
gak normal Ranum"
tiba tiba dia mengatakan itu..
aku tersentak kaget..
bagaimana dia tau..
"aku korban nya juga ranum"
ujar nya..
kami saling pandang..
"dulu bapa ku menolak lamaran nya" ujar sumiati.
Dan dia menculik..menyekap ku
memperlakukan ku seperti hewan..
aku menangis..baru ku ingat..
__ADS_1
sumiati sahabat ku pergi tanpa pamit..
rumor beredar dia jadi Tkw atau ke jakarta*