
Akhir nya hujan reda
saat ku mulai membuka..
mas bayu telah pergi..ku simak pakaian
ku.semua berantakan..
ku rapihkan Seada nya.
ku cari cari obat untuk ayah
ach..ayah..engkau pasti mencemaskan aku
sambil tertatih tatih
ku tuntun sepeda ku menuju arah pulang
mencoba menahan segala rasa sakit di sekujur tubuh juga Hati
di kejauhan ku melihat ada beberapa orang keluar dari rumah ku..
aku segera menyelinap melalui pintu belakang
Sayup sayup ku mendengar suara bapa
dan pak dhe ku di dominasi suara budhe
"poko ne Ranum iku manut wae..juragan itu kurang apa tho..
Sugih, Terpandang..dan tokoh masyarakat di desa kita" ujar budhe..
aku menangis..
segera membersihkan diri di kamar mandi
mencoba menghilangkan Noda di sekujur tubuh ..
terbayang wajah mas bayu saat kejadian itu
"aaakrghhh"
aku berteriak tanpa sadar..
hingga adik dan bapa ku menggedor kamar mandi
"Ndhuk sampean iki ono opo cah ayu"
suara bapa terdengar cemas..
aku segera mengunakan Handuk
dan membuka pintu..
ku peluk bapa dengan erat.
sambil menangis sesenggukan
"n*dhuk jika memang awak mu
ndak mau menikah dengan juragan
ya ra popo..
bapa akan mencari jalan keluar lain ndhuk"
aku terdiam ..sudah mengerti..*
itu hanya cara bapa membujuk ku
aku sangat mengerti..
dari mana bapa bisa membayar hutang itu
dengan tubuh kurus nya.dan juga mulai sakit sakitan..
segera ku rebahkan tubuh di kasur tipis ku
menggigit bibir bawah ku..
agar suara tangis ku ndak pecah keluar kamar
seminggu lagi acara pernikahan ku dengan sang juragan..
Di Sabtu pagi itu
"*saya terima nikah nya Ranum pratiwi binti Sutedjo dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan 1 Set Emas senilai 100 juta
di bayar Tunai"
Aku terdiam.dan baru tersadar saat budhe menoleh Bahu ku untuk segera menCium tangan Sanga juragan yang sudah resmi menjadi Suami ku*
malam hari saat semua tamu telah pulang
aku hanya berdua dengan sang juragan
di dalam kamar..
bapa dan adik ku di minta budhe untuk
tidur di rumah nya
aku sempat heran kenapa mesti tidur di sana
meninggal kan aku hanya berdua dengan Sang juragan..
__ADS_1
"*Num..aku telah memperhatikan mu sejak kecil..aku yakin kau akan menjadi gadis Cantik di desa ini..ternyata aku tidak salah"
ucap nya sambil memegang Dagu ku
"aku meminta hak ku sekarang jadi kau harus siap "
tanpa basa basi lagi
dia* mulai menjamah ku
mencium wajah dan leher ku..
berlanjut di kedua bukit kembar ku
aku bergetar menahan diri
saat tangan nya dengan kasar
menarik kebaya ku..
membuka gelungan rambut ku..
Dia terbelalak melihat Dua bukit kembar ku
dan melihat perut rata ku..
dengan buas dan kasar dia
mencium..menghisap.bahkan menggigit secara bergantian
aku hanya terdiam menahan Rasa Sakit
kemudian jari" nya bermain di pusat Inti
wanita ku..
2 jari nya di masukkan ke dalam milik ku
lalu bermain di sana..
"aaghh..aghh.."
tanpa sadar aku mendesah
sekejap kemudian
juragan mengeluarkan Milik nya
yang sudah membesar..panjang..
dan berurat..
aku tersentak Kaget sekaligus Takut
Dia mengangkat kaki ku ke pundak nya..
hingga terbuka dengan lebar Milik ku..
dan tanpa Ba bi bu
dia menghujamkan milik nya..
sekali Tekan"blesss"
Sejenak dia berhenti
menatap ku Tajam
"plakkkkk"
tamparan nya mendarat di wajah ku
"*Kau sudah tidak perawan heh"
aku terdiam..
menangis pilu..
"gadis jalang..munafik kau yah" ujar nya*
aku berfikir dia akan pergi
meninggalkan ku..
sejenak kemudian dia kembali
membawa sebuah benda
berwarna hitam
dan aku mengernyit heran
kenapa benda itu mirip dengan milik nya
"karna kau sudah membohongi ku
kau sudah tidak perawan..
maka aku akan menghukum mu malam ini
hukuman yang kau tidak akan lupakan seumur hidup..
lalu dia membuka paksa mulut ku
memasukkan sebutir pil dengan paksa
__ADS_1
lalu memberi ku minum..
sejenak dia duduk di sudut kamar
menyaksikan aku yang tanpa busana di atas kasur
"aku tidak akan bertanya siapa yang pertama dengan mu..buat ku itu tidak penting
tapi kau harus tetap di hukum" ujar nya
Ku menatap nya
"*ceraikan saja aku tuan juragan
aku mohon"
dan plakkk
dia menampar kembali
"tidak semudah itu"
tiba tiba ku merasa panas di sekujur tubuh
tatapan ku liar..nafas ku memburu aku bingung
ada apa ini..
seperti ada yang menusuk di Area wanita ku
menuntut di keluarkan
dia tertawa..
aku memohon agar dia memelukku
namun dia malah mendorong ku..dengan kasar..
kemudian memberikan benda itu
memerintah..agar di masukan ke dalam milik ku..
aku kaget tersentak..
ingin menolak..tapi rasa itu sangat menyiksa..
dengan paksa dia membuka paha ku
lalu "blesss"
alat itu tertanam di sana..dan bergetar hebat
kemudian dia menhampiri ku..
membuka paksa mulut ku
memasukkan milik nya ke dalam..
menekan kepala ku..
maju mundur..
aku menangis pun menikmati
tiba tiba dia menegang..
dan serasa ada cairan di mulut ku
aku ingin melepas nya
tapi dia menekan kuat
hingga tertelan oleh ku ku
dan kemudian dia melepas milik nya..
dia berjongkok..
memainkan benda itu di sana..
dan aku segera menyambar Selimut membersihkan mulut ku
aku merasakan kenikmatan saat benda itu bergetar..
tiba tiba dia meminta ku merubah posisi
seperti sujud..
aku bingung tapi menurut
ada cairan seperti jelly
di masukkan ke lubang anus ku
aku bingung untuk apa..
tiba tiba aku merasa ada jari mengocok anus ku..
lalu"aaghhhhh"
aku berteriak menahan sakit
saat benda itu di paksa masuk
dan tertancap di sana*
__ADS_1