
Mereka masuk ke dalam apartemen itu, hanya saja wajah Samuel mulai cemas, ia takut kalau Raka benar-benar nekad. Samuel juga sebenarnya sudah mengirim pesan pada Reyhan tentang Suci, dan sekarang samuel juga mengirim kode apartemen itu pada Reyhan, ia bukan ingin menghianati ketua gengnya, tapi ia tidak ingin melihat Reyhan kecewa, karena ia sudah tau segalanya tentang Reyhan. Langkah kaki terdengar oleh Suci yang masih terduduk lemas di sofa, ia senang karena Danil cepat kembali, tadi memang Danil mengatakan akan mencari dokter, tapi saat melihat pemandangan di depan, membuat Suci tercengang, ia tidak percaya kalau akan bertemu Raka di sini
" Hai Suci!"
Suci bisa melihat senyuman Raka yang menyeringai. Sekarang Raka berdiri di depan Suci, sedangkan ke dua temanya sudah duduk di sofa
" Kenapa lo ada di sini?"
" Lo nggak tau kalau ini memang apartemen gue?!"
" Di mana Danil?"
" Danil sudah pergi!"
" Kenapa lo jahat sama gue Suci?!"
" Maksud lo?!"
" Suci, gue cinta sama lo dari dulu! Gue pergi karena orang tua gue bercerai! Gue janji pada diri gue kalau gue akan datang untuk menemui lo, tapi lo jahat! Lo memilih Reyhan, lelaki yang sering keluar masuk kantor polisi! Lo kejam Suci! Seharusnya lo hanya milik gue!"
Suci yang mendengar ucapan dari Raka, ia langsung mengingat mimpi itu, semua kata yang Raka katakan sama persis, tidak ada yang berbeda di sana
" Kenapa mimpi ini jadi kenyataan?" batin Suci
Raka yang awalnya menatap dengan tatapan senyum sinis, kali ini tatapanya berubah mejadi terluka, ia sudah berusa memendam rasa cintanya selama ini, tapi kali ini ia tidak bisa, ia tidak bisa terus pura-pura bahwa seperti tidak mengenal Suci, rasa rindunya dari dulu Sudah menggebu, ia kembali ke jakarta hanya untuk Suci bukan untuk ayahnya. Suci dan Raka memang sahabat kecil, mereka berdua sangat dekat, hingga terjadi perceraian orang tua Raka. Raka pergi tanpa sepatah kata pun pada Suci, Suci tidak pernah tau alasan perginya teman kecilnya itu, hingga mereka di pertemukan kembali saat kelas 2 SMA, di mana Suci sudah memiliki pacar yaitu Reyhan, Raka sangat kecewa, bahkan Raka juga tidak pernah dekat lagi dengan Suci. Suci berkali-kali mendekati Raka, dan selalu bertanya kesalahan apa yang Suci buat hingga Raka seperti membencinya, tapi Raka tidak pernah menjelaskan hingga terjadi insiden balapan liar saat itu, di situ kalau yang kalah maka harus menuruti yang menang. Suci bukan tidak bisa mengalahkan Raka saat itu, tapi ia mencoba mengalah, karena ingin tau permintaan apa yang Raka inginkan, namen keingin Raka hanya ingin Suci tidak mengenalnya lagi, di situlah mereka mejadi orang asing
__ADS_1
" Raka, tapi lo yang minta untuk tidak lagi menjadi teman, dan maaf, cinta itu tidak bisa di paksakan Rak. Gue mencintai Reyhan dari pertama kali mengenalnya dan sampai kapan pun."
" Itulah egoisnya lo Suci! Lo nggak pernah buat membuka hati buat gue! Selama bertahun-tahun gue berharap bisa bertemu lo lagi dan bisa miliki lo seutuhnya, gue mencoba untuk lebih baik juga lo nggak pernah bisa simpati sama gue, bahkan saat gue melakukan kejahatan lo juga nggak pernah peduli sama gue! Lo jahat Suci! Kita pernah berjani kalau kita akan selalu bersama! Tapi nyatanya lo melanggar janji itu!"
" Gue janji akan selalu bersama bukan berarti sebagai pacar Rak, gue janji sebagai sahabat sejati lo. Terlebih lagi sekarang. Gue sudah memiliki Reyhan untuk jadi pendamping gue."
" Sekarang lo pilih, lo mau tinggalin Reyhan dan hidup sama gue, atau gue yang akan merenggit kesucian lo!"
" Raka, dua-duanya bukan pilihan yang bisa gue ambil, Reyhan adalah cinta petama dan terakhir gue, gue nggak akan bisa hidup tanpa dia."
" Jadi lo memilih gue untuk merenggut kesucian lo, agar lo jadi milik gue?"
" Tolong jangan Raka, lo jangan lakukan apapun terhadap gue."
" Nggak bisa! Lo harus jadi milik gue seutuhnya!"
" Rak! Lo mau apain gue?!"
Suci bertanya dengan sedikit membetak, walau pun ia sudah tidak memiliki tenaga, nafasnya memburu matanya mulai berkaca-kaca
" Gue hanya ingin memiliki lo, karena dengan cara ini gue akan tetap miliki lo selamanya!"
" Rak, ini itu bukan cinta, tapi obsesi, kalau kamu cinta, kamu tidak akan melakukan yang kejam, atau merendahkan harga diri sesaorang yang di cintainya."
Suci mencoba menjelaskan pada Raka, itu adalah kata-kata dari Reyhan, lelaki yang mencintai wanitanya, ia tidak akan merendakan orang yang di cintainya.
__ADS_1
" Gue nggak peduli, gue akan tetap lakukan ini."
Suci langsung meneteskan air mata saat wajah Raka yang akan menempel ke wajahnya dengan jarak dua senti
" Gue hanya ingin memiliki lo Suci! Jadi lo nggak perlu menangis, gue nggak akan kasar sama lo."
Suci hanya diam, kini pandangan matanya melihat ke arah samping, di sana tidak ada Danil, lelaki brengsek yang merencanakan hal gila, ia juga bisa melihat wajah cemas Samuel, sedangkan wajah Rangga, ia terlihat santai. Suci menangis sambil menarik nafas berkali-kali, ia tidak percaya kalau Raka akan melakukan ini, terlebih seperti sedang Live, karena ada dua penonton di sana. Tangan kanan Raka membuka satu kancing baju atas milik Suci
" Gue mohon Rak, jangan lakukan ini hiks... Hiks..."
Tangisan Suci pecah saat Raka membuka satu kancing bajunya.
" Jangan bergerak!"
Suara sesaorang polisi masuk, bahkan mereka juga tidak tau masuknya. Dua orang polisi itu langsung menodongkan pistol. Raka yang mendengar jangan bergerak, ia langsung membalikan tubuhnya, ia terkejut saat melihat dua polisi dan Reyhan, termasuk Samuel dan Rangga, ia juga tidak menyadari ada orang masuk. Walau pun Samuel tidak tau, ia langsung tersenyum saat melihat Reyhan, sedangkan masalah ikut di tangkap atau tidak ia tidak peduli. Mereka bertiga langsung mengangkat ke dua tanganya. Reyhan langsung berlari ke arah Suci yang akan jatuh ke lantai, karena tubuhnya sudah tidak mampuh untuk berdiri. Reyhan memeluk Suci dengan posisi duduk sambil menahan tubuh Suci
" Rey, aku takut. Hiks... Hish..."
Suci memeluk Reyhan dengan perasan gemetar
" Maafkan aku sayang, aku terlambat datang, aku tidak bisa menjagamu dengan baik, akan aku pastikan kalau kejadian ini tidak akan terulang lagi."
Reyhan tidak menyalahkan Suci kenapa ia bisa ada di sini dan berahir dengan tubuh lemas, tapi ia menyalahkan dirinya yang terlambat datang
" Pak polisi bawa mereka berdua. Sedangkan dia, dia tidak ikut dalam rencana ini."
__ADS_1
Reyhan menujuk Raka dan Rangga, walau pun Rangga hanya diam, tapi Rangga akan di hadapkan dalam kasus yang berbeda, yaitu tentang kekerasan yang sering terjadi di area kampus. Sedangkan Samuel, Reyhan sudah tau kalau Samuel adalah orang baik, dan Samuel hanya pesuruh oleh mereka berdua