Dendam Cucu Mafia

Dendam Cucu Mafia
11.pengkhianatan 2


__ADS_3

Setelah pesanan datang,mereka berdua sama - sama menyeruput kopi yang barusan di hantar oleh pelayan restoran.


"Katakan apa yang terjadi !"Tanya Candra meletakan kopi nya diatas meja.


"Aku tidak tau dengan detail yang terjadi di markas,tapi Aku mendapatkan info penting,yang menyerang markas bukan Ayah angkat melain kan orang baru !" Jelas Marco kepada Candra.


"Siapa ?" Candra sudah cukup penasaran dengan orang tersebut.


"Seperti nya Pasukan pulau Elang !Aku melihat identitasnya yang jatuh disana!" Sambung Marco lagi,memperlihatkan kartu nama.


"Kasio ?" Candra melirik kearah Marco.


"Iyah "Jawab nya singkat.


"Apakah mereka mengirim seseorang untuk membuntuti ku ?"Ucap Candra dengan suara yang pelan.


"Tidak,mereka memasang beberapa cctv di area markas,dan juga tempat dimana bos sering berkunjung,di pintu masuk markas satu,dan satu lagi ada di perusahaan Kita !"Jelas Marco


"Pintu gerbang hotel dan Bar,terus di area lift markas dan juga yang lebih mengejutkan Mereka memasang kamera pengawas di kantor pusat tempat produksi barang dan obat-obatan terbesar kita!" Sambung Marco lagi.


"Singkirkan semua cctv,jangan sampai Mereka dapat melacak Aku !" Pinta Candra kepada Marco


"Akan Aku lakukan Bos,tapi Aku curiga seperti nya ada yang berkhianat di markas Kita,Aku akan menyelidiki orang nya !"


"Baik,Aku percaya Kamu dapat melakukan nya!" Candra bangkit dari duduk nya.


"Perlu Aku antar?" Marco menawarkan dirinya.


"Tidak perlu Aku akan jalan kaki,dari sini sudah dekat "Jawab Candra lalu pergi meninggalkan Marco di restoran.


***


Ezra sudah berjalan sepanjang hari,namun tidak menemukan seseorang yang membuat janji dengan nya.


Wanita ini terus saja mencari alamat yang ada di handpone nya.Lalu melihat sebuah gang kecil,Ezra memasuki gang tersebut,dan mendapati sebuah gudang tempat pembuatan tahu,Ezra segera mendekat kearah gudang tersebut dan mengintip ke dalam.Tidak ada seorang pun yang berada disana.


Ezra melihat orang yang berjalan disekitar gudang dan bertanya kepada Mereka apa benar alamat yang tertulis di ponselnya adalah tempat yang ia kunjungi sekarang .


Tapi banyak orang yang tidak paham dengan isi pesan tersebut,tidak sedikit orang yang cuek saat Ezra bertanya mengenai alamat yang ia cari.


"Aah sial !kenapa orang itu tidak menghubungi Ku!" Ucapnya kesal,lalu beranjak pergi mendekati gudang tahu itu lagi.


"Kenapa Kau disini ?" Tiba -tiba seseorang datang mengagetkan Ezra.


"Kau !"Ezra mengenali orang itu,karena is tinggal bersama dengan pria ini

__ADS_1


"Kamu sendiri kenapa ada disini"Tanya Ezra balik kepada Candra.


"Aku tadi pulang ke apartemen,tapi tidak menemukan mu,sementara Aku melihat posisi mu ada di gudang tahu yang lama terbengkalai disini !" Jelas Candra.


"Ezra!jangan bertindak bodoh,meskipun kamu jago dalam ilmu bela diri,kamu harus sadar,bahwa kamu tetap lah seorang wanita,banyak pria licik di sekitaran sini,bisa saja Dia menipu mu untuk datang kemari,hanya untuk membunuh Mu!"Sambung Candra lagi membuat Ezra terdiam.


"Aku telah menempel brosur di jalan,Aku hanya ingin mencari tau keberadaan seseorang !" Jawab Ezra


"Aku tau,tapi yang Kamu lakukan itu salah,bisa saja orang yang sedang kamu cari yang mengirim pesan itu kepada Mu !" Candra terlihat sedikit kesal dengan sikap keras kepala Ezra.


Dor ! Dor !


Tiba- tiba seseorang menyerang mereka,Candra segera menarik tangan Ezra untuk bersembunyi.


"Aku sudah katakan,mereka tidak datang untuk memberikan informasi,tapi mereka datang untuk membunuh mu!" Ucap Candra dengan kesal.


Dor !


Klang ! Suara peluru yang memantul mengenai besi di dekat gudang.


Saat melihat orang itu sedang mencari Mereka,Ezra tidak bisa menahan diri untuk menembak lawannya.


Dor Dor Dor


"Apa yang Kau lakukan!Aku akan membunuh orang itu !" Ucap Ezra kesal ingin keluar dari lagi tempat persembunyian.


"Dari mana Kau dapat senjata ini?" Tanya Candra kebingungan,kenapa sbelum nya ia tidak tahu kalau Ezra membawa senjata bersama nya.


"Ini punya Papa Ku,Aku membawa ini bersama ku untuk berjaga- jaga !"Jawab Ezra,namun matanya lebih fokus untuk mencari keberadaan musuh,karena sudah terluka Ezra yakin,musuh nya tidak bisa lari jauh.


Dor !


"Jangan keluar dulu,Mereka masih mengincar kita!" Ucap Candra .


"Ck ! Sial !" Kesal Ezra


"Kenapa ?" Candra melirik kearah Ezra.


"Senjatanya habis pel uru !" Jawab Ezra dengan kesal,menyimpan kembali senjatanya.


Candra mengintip dari tempat persembunyian nya,namun tidak ada siapapun disana,Candra segera mengajak Ezra untuk pergi.


Dugh !


"Akh..!" Pekik Ezra,saat pria itu memukul Candra hingga jatuh.

__ADS_1


Pria bermasker tersebut segera menyerang Ezra yang berdiri di depan nya.Namun,dengan cepat Ezra melawan yang membalas serangan dari Pria bermasker tersebut.


Dugh ! Bugh!


Ezra terjatuh di dekat Candra,dan melirik kearah Candra yang pura - pura menahan sakitnya.


Candra tidak bisa melawan dengan tangan kosong di depan Ezra,itu akan membuat Ezra curiga,Ezra segera mencari balok untuk memukul pria bermasker itu.


Bugh ! Bugh ! Bugh ! Candra memukul Pria itu berkali - kali,hingga terjatuh .


"Ezra cepat lari !" Teriak Candra kepada Ezra.


"Bagaimana dengan Mu "Ezra mau kabur tapi Dia teringat dengan Candra.


Dugh ! Pria bermasker itu menendang Candra hingga jatuh,membuat Pria ini semakin emosi dan marah.


"Cepat lari ! lari !" Teriak Candra,saat mendengar Candra memaksa nya untuk lari,akhir nya Ezra segera pergi mencari bantuan untuk menolong Candra.


Melihat bayangan Ezra sudah menghilang,Candra melirik kearah pria bermasker tersebut.


"hiiiyyyyaaaaakkkk ...!" Teriak bermasker itu,mengangkat kaki nya untuk menginjak dada Candra.


Puk !Candra segera menangkap kaki itu dan menghempasnya mengenai dinding beton gudang tahu.


Lemparan Candra begitu kuat,sehingga membuat Pria bermasker mengeluarkan darah dari mulutnya .


"Uhuk..uhuk..!" Pria itu terus saja memuntahkan darah nya.


"Katakan siapa yang mengirim Mu!" Teriak Candra namun tidak ada jawaban,karena Pria itu sudah mati.


"Candra !" Teriak Ezra kembali mencari Candra,Pria ini segera berpura - pura jatuh di dekat Pria bermasker.


"Pak,tolong teman saya!" Ezra membawa orang - orang untuk menolong Candra.


"Candra Kau tidak apa - apa ?"Tanya Ezra memangku Candra.


"Kenapa Kau membawa orang begitu banyak ?" Tanya Candra heran


"Aku meminta pertolongan untuk menolong Mu !" Jawab Ezra masih sedih melihat keadaan Candra yang begitu,karena dirinya Candra terluka.


"Aku tidak apa- apa,Pak terimakasih sudah menolong teman saya,tapi kalian bisa pergi,Aku tidak apa- apa !" Ucap Candra .


"Terimakasih pak!" Sambung Ezra lagi.


Ezra segera membantu Candra untuk bangkit,Ezra memapah tubuh Candra yang pura- pura terluka,Candra hanya tidak ingin Ezra curiga dengan nya.

__ADS_1


__ADS_2