
Cit..Cit...Cit...
Suara burung yang berkicau riang,membangun kan gadis manja yang bermalas-malasan.
"Hooooaaaammm!" Waktu sudah mau petang,ia masih bisa menguap dengan santai di atas ranjang.
Membuka kedua mata nya lalu bangun dan duduk di atas ranjang.Melihat sekeliling kamar,terakhir pandangan nya berhenti ke sudut kamar,di sana ada Candra yang sedang berpakaian.
"Aku mau keluar,Kamu mau ikut ?" Tawar Candra yang melihat Ezra sudah bangun.
Candra mengenakan kaos putih dan sweater hitam nya,kalau di depan Ezra ia akan berpenampilan biasa saja.
Ezra belum menjawab,ia masih terus menatap Candra dengan tatapan yang begitu serius.
"Apa ada yang salah dengan penampilan Ku?" Tanya Candra mendekat kearah Ezra yang masih duduk diatas ranjang.
"Tidak !cukup tampan !"Jawab nya santai dan tersenyum.
"Cepat mandi !"Ucap Candra mengacak-ngacak rambut Ezra.
"Haah !Apaan sih,Aku bukan anak kecil yang harus di acak - acakan rambut !" Jawab Ezra mengerutkan bibirnya karena kesal.
"Iya ya..!Kamu bukan bocah lagi!cepat mandi,Aku menunggu di ruangan tamu!" Seru Candra beranjak dari dalam kamar menuju ruang tamu.
Beberapa saat kemudian,Ezra telah keluar dengan hotpant dan kaos hitam miliknya.Candra menatap kearah Ezra tanpa mengedipkan matanya.
"Kenapa memakai celana begitu pendek !" Protes Candra kepada Ezra.
"Ini yang nyaman!" Jawab nya ketus,berjalan menghampiri Candra.
"Seorang perempuan itu,biasa kan duduk yang sopan,turun kan Kaki Mu !" Candra memukul betis dengan mistar yang ada di atas meja tamu,entah punya siapa.
"Awww..!Sakit !" Pekik Ezra memegang betis nya."Aku lebih nyaman begini!"Sambung Ezra lagi,masih menaikan kedua kaki nya keatas sofa sehingga memperlihatkan paha nya yang mulus.
Gluk !Candra menelan ludah saat melihat paha Ezra yang begitu mulus,sehingga membuat singkong muda nya begitu mood memberontak didalam sana.
"Gantikan celana Mu,kalau tidak akan Aku pukuli lagi!"Ancam Candra dengan mengangkat mistar di tangannya.
"Oke !Aku akan ganti!" Ezra segera beranjak dari duduknya dan masuk kedalam kamar.
Tap..Tap..Tap..
Setelah li-ma menit,Ezra kembali lagi ke depan Candra,mengantikan celana pendek dengan celana jeans yang panjang.
"Ayooo pergi !" Ucap Candra yang bangkit dari duduk nya.
Mereka berdua segera keluar,dan Candra menghentikan sebuah taxi untuk mengantar Mereka ke taman,Candra berencana membawa Ezra jalan-jalan .
__ADS_1
Mereka berdua berdiri tepat di depan gerbang sebuah taman yang begitu besar,dan Ezra baru pertama kali datang ke tempat seperti ini.
"Awwww....!Aku..Aku mau naik itu!" Ucap Ezra yang lompat - lompat di samping Candra.
"Apa yang Kamu lakukan !semua orang melihat Mu!" Ucap Candra memeluk Ezra yang sedang lompat .
Ezra mendongakkan kepala nya melihat keatas,Candra masih memeluk Ezra tanpa sadar,Ezra telah melihat nya begitu lama.
"Maaf !" Ucap Candra langsung melepaskan pelukan Mereka. "Apa Kau baru pertama kali kemari ?" Sambung Candra lagi membeli karcis masuk.
"Iya,Aku besar di tempat yang jauh dari rumah,jangan kan main kesini,bahkan Aku tidak pernah melihat Orang Tua Ku setiap hari!"Jawab Ezra menundukkan kepala nya.
"Sudah!"Ucap Candra memperlihatkan karcis yang ia beli kepada Ezra. "Hari ini Kamu main sepuasnya,Aku akan mentraktir Mu!" Sambung nya lagi menarik lengan Ezra untuk masuk ke dalam.
"Candra !"Panggil Ezra saat Mereka sudah berada di dalam lingkungan taman,yang penuh dengan permainan .
"Eemm..!"Candra menoleh kearah Ezra yang berhenti di depan gerbang .
"Ada apa ?" Sambung Candra lagi mendekat kearah Ezra.
"Kenapa Kau begitu baik pada Ku,Kita kan hanya orang asing !" Ucap Ezra sedikit menaikan kepala nya melihat ke arah Candra.
Candra memegang wajah Ezra,menatap netra milik Ezra senang begitu intens.
"Karena Aku senang,maka Aku akan membuat Mu senang!"Jawab Candra,tapi masih membuat Ezra kebingungan dengan jawaban yang ia dengar.
"Bicaralah yang jelas!Aku tidak tahu maksud Mu!" Ucap Ezra kesal,mendengar pernyataan Candra yang berbelit- Belit.
"Ayooo..!Kita naik itu!" Candra menunju kearah komedi putar.Ezra pun mengangguk tanda setuju.Mereka berdua duduk berurutan,terlihat kebahagian dari wajah Ezra yang selalu memperlihatkan tawa riang nya.
"Tetap lah tertawa,meskipun seseorang telah lama merebut kebahagian Mu !" Batin Candra melihat ke arah Ezra.
Setelah selesai naik komedi putar,Candra mengajak Ezra untuk membelikan es cream,ia tahu kalau Ezra pasti suka dengan es cream .
"Aku mau Vanilla late !" Ucap Ezra mengulurkan tangan nya kearah tukang es cream.
"Satu lagi,Aku juga mau Vanilla late !" Sambung Candra kepada tukang es cream.
"Eeh..!Kamu juga suka rasa ini!" Ucap Ezra memegang es cream di tangan kanan nya.
"Karena Kamu suka Aku pasti suka!" Jawab Candra,membuat Ezra kesal,karena selalu saja menjawab begitu sulit ia cerna.
Ezra segera menjilat es cream nya,tanpa sadar lelehan es cream membuat sudut bibir nya kotor.
Tep tep !Candra menekan sudut bibir nya sendiri,memberitahukan kepada Ezra kalau sudut bibir nya kotor.
"Eeemm"Tanya Ezra menaikan alisnya, ia masih sibuk menjilat es cream nya.
Tep tep !Sekali lagi Candra menekan sudut bibir nya,dengan rasa malu Ezra mendekat kearah Candra .Pria ini tengah sibuk menjilati es cream yang ada di tangannya.
__ADS_1
Cup..!Ezra mencium pipi Candra,membuat Pria ini kaget dan es cream di tangan nya jatuh,lalu menoleh kearah Ezra.
Gadis ini segera mundur karena malu,dan memalingkan wajahnya,tanpa ia sadari es cream di tangannya sudah akan meleleh.
Candra segera menarik tangan Ezra,lalu menjilati es cream yang ada di tangan Ezra,membuat gadis ini salting,begitu dekat dengan Candra.
Pria ini mendekatkan wajah nya,lebih dekat,semakin dekat membuat jantung Ezra berdetak kencang.
Deg...
Deg...
Deg...
"Eeemmm..!"Candra menjilat es cream yang ada di sudut bibir Ezra. "es cream yang ini lebih enak!" Ucap Candra membersihkan tangan dan mulutnya,serta membersihkan bibir dan tangan Ezra.
"Jadi maksud Kamu tadi !" Ezra menekan sudut bibir nya ,"Ada es cream,bukan menyuruh Aku mencium Kamu ?" Tanya Ezra lagi,membuat Candra tidak bisa menahan tawa.
"Ha..Ha..Ha..!" Candra berlari meninggalkan Ezra yang tengah malu.
"Awas Kau ya!" Teriak Ezra mengejar Candra.
"Tangkap Aku kalau bisa !"Teriak Candra.
"Haaah...Haah..!"Ezra terlihat kelelahan,lalu berhenti mengejar Candra.Ezra duduk di bangku panjang yang ada di taman.Candra menghampiri nya.
"Nih minum !" Ucap Candra memberikan sebotol minuman mineral kepada Ezra,gadis ini segera mengambilnya.
"Candra !" Panggil Ezra.
"eeemmm !" Pria ini menoleh kearah nya.
"Nikah yukk..!"Ucap Ezra menoleh kearah Candra.
"Ayuuukkk!"Jawab Candra santai
"Aku serius !" Ucap Ezra lagi,meyakinkan Candra.
"Aku juga serius,kapan ?sekarang ?"Tanya Candra masih menahan tawanya.
"Orang kaya mah beda ya,canda nya ajak nikah!" Sambung Candra lagi,menahan tawa.
Ezra terdiam,mengerutkan bibir nya,Candra mengetahui perubahan Ezra lalu berbalik menoleh kearah gadis itu.
Tap Tap Tap !
Li-ma orang Pria berbadan besar berhenti di depan Ezra dan Candra.
"Nona Muda !" Ucap Berson menundukkan kepala nya.Ezra segera bangkit dari duduk nya,ingin pergi,namun Candra melarang nya.
__ADS_1
"Nona Muda!Tuan Besar menunggu Anda di rumah !Tuan Besar ada di rumah Beauty !" Sambung Berson lagi,Ezra tidak bergeming.