
Clara baru membuka matanya,ia menatap langit-langit kamar,dengan interior yang begitu mewah,ia sudah menempati kamar ini lebih dari 40 tahun,namun suasana nya masih sama masih hangat seperti dulu.
Clara berbalik,ia melihat wajah suaminya yang masih tertidur,lalu menyentuh, dengan jari-jari Nya mulai dari dahi,hidung dan bi bir.
Abian menggerakkan kepala nya,Clara menarik kembali tangan,
"Sudah puas menatap Ku?"
Ujar Abian yang membuka mata tiba-tiba,Clara segera berbalik dan tersenyum.
Cup ! Abian mencium punggung sang istri yang sedang membelakangi dirinya.
"Jam berapa sudah?"
Tanya Abian kepada Clara,istrinya segera melirik ke arah jam yang ada di sebelah nya.
"Jam 11 siang udah!"
Ketus Clara memejam matanya kembali.
"Hah!"
Clara kembali membuka mata,lalu duduk,tanpa mengetahui selimutnya jatuh.
"Apa Kamu sengaja menggoda Ku pagi-pagi?"
Tanya Abian yang duduk di depan Clara.
"Mana ada !"
Jawab nya memalingkan wajahnya.
"Awww!"Pekik Clara,Abian menarik choco chip yang ada di depan nya.
Clara segera menarik selimut nya,
"Sekali lagi?"
Bisik Abian,Clara cepat-cepat menggeleng nya.
"Please!"
Pinta Abian,memegang bahu nya.
"No..!"
Clara segera turun dari ranjang.
"Mau kemana ?"
"Mandi!"
Abian hanya tersenyum,melihat tingkah lucu Clara yang malu.
Di tempat lain...!
Candra dan juga Ezra,sedang membuka pintu utama.
"Aaah!"De sah Ezra,memegang perut nya.
"Sayang Kamu kenapa?"
Candra memegang bahu Ezra,wajah nya terlihat panik.
"Anak Kita nendang !"
Ujar Ezra tersenyum kearah Candra,Pria ini terlihat bingung,tapi Ezra menarik tangan Candra dan meletakkan nya di perut.
"Bagaimana ?"
Tanya Ezra,
"Sayang,Anak Ku begitu aktif,ia pasti tampan seperti Aku !"
Tegas Candra.Ezra tersenyum,
"Kalau tampan jelas ia mirip opa nya,tapi kalau jelek mungkin mirip Mu!"
Cibir Abian,Clara menyenggol tangan suaminya.
"Huusss,Kamu apa-apain sih sayang!"
Ucap Clara,berjalan ke arah Ezra.
"He..he..Opa hanya bercanda sayang!"
__ADS_1
Pungkas Ezra.
"Kalian mau ke kantor?"
Tanya Abian!
Ezra mengangguk nya,
"Yaudah,hati-hati ya!"
Clara tersenyum,Ezra segera berpamitan,lalu berjalan ke arah mobil,disana Han sudah menunggu mereka.
"Tuan,Nyonya selamat pagi !"
Han menunduk.
"Pagi !"
Jawab Ezra,Candra hanya melihat nya dengan datar.
Ezra segera masuk ke dalam mobil dengan di susul oleh Candra,dan duduk di sebelah nya,Candra juga membawa dokumen yang di berikan Han kemarin bersama dengan Nya.
"Sayang bagus enggak?"
Ezra memperlihatkan gambar yang di ponsel nya.
"Bagus,suka?"
Tanya Candra,Ezra mengangguk nya.
"Iya,tapi mahal sayang!"
Ezra mengerucutkan bi birnya.
"Berapa mahal nya?"
Tanya Candra lagi.
"4M!"
Cetus Ezra singkat,Candra menyempitkan mata nya.
"Tuh kan dah Aku bilang mahal!"
Ezra menatap ke arah Candra.
Ujar Candra,Ezra terkejut menatap nya dengan intens.
"Kenapa ?"Tanya Candra lagi.
"Benaran mau di beli?"
Ezra berbalik bertanya kepada suaminya.
"Iya,kenapa enggak,itu cuma setengah dari harga cincin yang Kamu pakai itu !"
Ketus Candra.
"Haah!pantesan bagus banget,Aku pesan ya sayang !"
Candra mengangguk nya,Ezra memesan box baby berukuran emas di pinggiran,Ezra menyukai nya,Candra tidak bisa menolak,ia sangat senang menyenangkan istri nya.
Restoran Nuasa...
"Kak,Aku mau Kau membantu Ku!"
Ketus Wanita yang bernama Linda,wanita yang tempo hari berurusan dengan Candra dan Ezra.
"Katakan,bagaimana Aku membantu Mu?"
Tanya seorang Pria bertubuh kekar.
"Aku ingin Kakak membuat istri Candra malu,sama seperti yang mereka lakukan kepada Ku!"
Tegas Linda.
"Tapi Lin,Mereka tidak bisa kita ganggu,Kamu tahu itu!"
Pungkas Pria itu.
"Pokoknya Aku mau Kau melakukan satu hal kepada Ku!"
Linda bersikukuh untuk meminta bantuan kepada saudara kandung nya.
"Baik,Baiklah!konsekuensi nya tanggung sendiri!"
__ADS_1
Ketus Pria itu.
"Siap!Aku akan tanggung konsekuensinya!"
Jawab Wanita itu dengan lantang,lalu mengeluarkan foto istri Candra .
Pria itu tersenyum genit melihat,kecantikan Ezra di foto yang di berikan Adik perempuan nya.
Di perusahaan Master Properti,
Seperti biasa Dea membantu Ezra untuk pergi ke butik,untuk memilih gaun yang akan ia pakai di malam perjamuan para pengusaha di kota tersebut.
Namun,sebelum pergi,Ezra lebih dulu menemani suami nya untuk meeting,serta Dea ikut juga menghadiri meeting.
"Properti yang di lelang di amal,sepenuh nya sudah di sumbangkan,nominal yang di keluarkan oleh Master properti sekitar 146 M,dana yang di habiskan!"
Jelas Candra,mereka semua mencatat nya dan memeriksa nya dengan detail.
"Dea,ceklis nominal yang saya sebut tadi,nanti malam di tempat perjamuan Kamu wajib mencatat nilai dana yang mereka sebutkan satu-satu,jangan sampai berkurang dari nilai yang Saya keluarkan !"
Tegas Candra
"Baik Pak,ini sudah Saya ceklis semua Pak!"
"Baik,untuk rapat nya sampai disini dulu,Saya akan menghadiri rapat di perusahaan lain!"
Semua orang menyimpan dokumen nya masing-masing,begitu juga dengan Dea.
Setelah semua nya keluar,kini hanya tersisa,Ezra dan juga Candra.
"Dea,Kamu temani Ezra untuk berbelanja,ingat dompet dan tas di bawa,jangan ketinggalan!"
Ketus Candra,mengejek Ezra.
"Apaan sih sayang,Aku kan cuma lupa sekali!".
Ezra mengerucut kan bi bir nya,Dea tersenyum geli melihat Istri Bos nya yang manja.
"Aku cuma bercanda sayang!"
Candra memeluk Ezra.
"Bilang aja Kamu marah Aku menganggu Mu kan?"
"Enggak Sayang,pokoknya Aku enggak mau kejadian kemarin terulang"
"Siap Bos!"
Jawab Ezra begitu semangat.
"Dea ingat!jaga Istri Ku baik-baik,jangan sampai ada yang lecet,kalau sesuatu terjadi kepada nya seger hubungi Saya!"
"Baik Pak!"
Jawab Dea menundukkan kepala nya.
"Udah aah,Aku pergi dulu!"
Ujar Ezra langsung pergi,Candra segera menarik nya kembali.
"Aagrh!"
Ezra kaget,tiba-tiba Candra menarik nya dalam pelukan.
"Ci um nya belum ?"
Ezra melirik ke arah Dea,Wanita ini segera pamit dan menunggu di luar.
"Buk,saya tunggu di luar saja!"
"Baik!"
Blam!
Begitu pintu tertutup,Candra segera mengangkat tubuh Ezra ke atas meja,kini berat badan nya bertambah,semenjak ia mengandung.
Cup!
Candra segera menci um Ezra,ia tidak ingin membuang-buang waktu nya,ci uman yang penuh gairah itu,berhasil membuat junior Candra berdiri begitu tegak,dan itu menyentuh pa ha Ezra.
"Aah,Sayang,sudah cukup,jika di terus kan takut nya kebablasan!"
Tegas Ezra,
"Oke oke,Ayo,keluar!"
__ADS_1
Candra memegang tangan istrinya,lalu membawa nya keluar ruangan meeting.Di luar Dea sedang menunggu Mereka.