
Mr.D mengirim seseorang untuk mengawasi gadis yang tinggal bersama dengan Candra.Karena Mr.D ingin menggunakan Ezra sebagai alat untuk mengancam Candra, suatu saat nanti jika orang ini mengkhianati nya .
Sementara itu,Candra sudah turun ke lantai dasar,di lantai atas terlihat kalau tempat ini tidak lah mewah ,tapi begitu sampai di lantai dasar semua orang tahu kalau tempat ini adalah hotel mewah dan juga mahal yang ada di Negara E.
Hotel dan Bar Mr.D sengaja membuat tempat ini seperti hotel pada umum nya,untuk menghindari pandangan orang - orang dari pemerintahan.Karena dengan begitu Mr.D dapat selalu menjalan kan bisnis pros titusi nya,dan juga obat - obatan,penyeludupan sen jata yang sudah lama ia jalan kan,berkat bantuan dari Candra,semua bisnis nya berjalan dengan lancar.
Oleh karena itu Mr.D sangat takut, jika suatu saat nanti Candra akan mengkhianatinya.
Besar kemungkinan Candra akan mengambil hak dan kekuasaan yang ia miliki sekarang,ia tidak ingin Candra yang mengkhianatinya,Ia ingin Dia yang akan membereskan para pengkhianat itu sendiri.
Marco yang melihat Candra berjalan kearah nya,ia segera membuka pintu mobil untuk Candra.
Blam !
Pintu mobil kembali tertutup,Marco sudah berada di tempat kemudi.
"Rambo mengirim email kepada Ku!" Ucap Marco saat mobil sudah melaju.
"Kita ke tempat Santiago,Aku sudah lama tidak ke perusahaan !" Titah Candra kepada Marco,pria ini segera menganggukkan kepada nya.
"Bos,apakah sesuatu terjadi diatas ?"Tanya Marco saat melihat raut wajah Candra yang begitu memerah,sedang menahan amarah nya kepada Mr.D.
"Aku merasa kalau Ayah angkat mulai menargetkan Kita!Dia tidak biasanya bersikap begitu ramah saat Kita berkunjung ke tempat nya,Aku yakin Dia sudah menyusun rencana untuk menjatuhkan Kita!" Jawab Candra
"Jadi Bos apa rencana Anda kedepannya ?"Tanya Marco lagi,kali ini melirik ke arah Candra yang sedang menyenderkan kepala nya di pintu mobil,menatap kearah jalanan,banyak mobil yang lalu lalang di jalanan .
"Cepat atau lambat Ayah angkat akan bertindak,diantara Kami hanya akan ada satu yang hidup,jika bukan Aku,ya tentu Ayah angkat.Tapi Aku tidak akan membiarkan Ayah angkat menikmati semua hasil jeri payah ku"Ucap Candra memejamkan matanya.
Marco terdiam mendengar pernyataan Bos nya,meskipun Mereka bawahan dan atasan,Candra selalu menganggap Marco sebagai keluarga.
Candra keluar dari mobil nya,memasuki kantor dimana ia selalu bertemu dengan karyawan dan bawahannya .
Kantor terlihat begitu sepi,karena karyawan sudah pulang dari tadi sore.Namun,Santiago akan pulang dari kantor jam 21:00 malam .
Ceklek !
__ADS_1
Pintu ruangan Direktur terbuka,di dalam nya terdapat Santiago yang sedang duduk di depan komputer nya.
"Baby.....!" Panggil Santiago dengan lembut,dan berjalan kearah Candra yang berjalan masuk ke dalam ruangannya.
Santiago segera memeluk Candra dengan erat,dan mencium bibir Candra dengan lembut,membuat Marco menahan ketawa nya.
"Puuffft..!" Marco segera menutup mulut nya,Candra melirik tajam kearah Marco.
"Berhenti lah bertingkah seperti ini !" Ucap Candra saat Santiago melepaskan ciumannya.
"Aike..menyukai nya,bibir Mu sungguh manis,dan juga begitu sexy,Aku tidak bisa tidak mencium nya !" Jawab Santiago enteng lalu berjalan kembali duduk di kursi nya.
"Jangan - jangan Kau sudah belok semenjak tinggal disini begitu lama!" Cibir Marco kepada Santiago.
"Diam !" Santiago menatap kesal kearah Marco.
"Hanya baby Ku yang boleh mencibir Aike" Sambung nya melirik kearah Candra.
"Santi !Aku punya tugas baru untuk Mu!" Candra berjalan kearah Santiago.
"iiiihhh !Aike geli deh lihat situ yang begitu !" Sambung Marco sambil memperagakan gerakan tangannya.
"Diam !jika kalian terus-terur san ribut Aku akan melemparkan kalian dari lantai li-ma ini kebawah sana!" Ucap Candra sambil menunjukan kearah jendela kaca.
Ke duanya mulai diam tanpa bersuara.
"Santi !" Panggil Candra lagi .
"iya,Bos !" Suara asli Santiago keluar begitu saja, saat dalam keadaan ketakutan setelah di ancam oleh Candra.Marco yang mendengar nya kaget,lalu melirik kearah Santiago begitu lama.
"Cari tau keluarga Abian Carlose,selidiki keberadaan nya,Aku hanya butuh Dia saja!" Ucap Candra dengan netra yang memerah,Marco melirik kearah Candra yang berdiri tidak jauh dari Santiago,Pria itu menggempalkan tangan nya saat mengucapkan nama tersebut.
"Aku akan segera menyelidikinya,hari ini ada beberapa pesaing perebutan lahan baru yang ada di Utara,Bos kita mendapatkan peluang banyak untuk lahan itu,apa perlu Aku mendapatkan lahan itu untuk Bos ?"
Santiago memperlihatkan layar laptop nya kepada Candra, yang menampakan lahan yang di maksud kan oleh nya barusan .
__ADS_1
"Aku butuh lahan itu,Aku akan membangunkan sesuatu disana !" Jawab Candra seketika saat melihat lahan itu disebelah kanan mendapatkan taman bunga lavender yang begitu luas.
Tit..Tit...Tit..
Suara handpone Candra berbunyi,itu adalah sinyal GPS yang ia pasang di apartemen,tepatnya di pintu,jika seseorang dengan sengaja merusaknya maka Candra akan segera mengetahuinya.
Candra menatap layar handphone,lalu melihat kearah cctv yang berada di depan pintu,terlihat dua Pria ber masker yang mencoba masuk ke dalam apartemen milik Candra.
"Ada apa Bos ?" Tanya Santiago penasaran.
"Seseorang ingin menerobos masuk ke dalam apartemen !" Jawab nya santai,belum menyadari bahaya untuk Ezra.
"Tuan !" Marco memanggil Candra dengan tatapan wajah yang panik,membuat Santiago penasaran .
Candra segera mengerti apa yang di maksud oleh Marco.
"Ezra "Batin Candra,melirik ke arah Marco.
"Santi,Aku harus segera pergi,Aku akan mengunjungi Mu besok!"Ucap Candra kembali memeluk Santiago,lalu berjalan kearah pintu.
"Bos,Nona Ezra masih di apartemen Anda !" Ucap Marco saat Mereka sudah berada di dalam lift.
"Aku tau,Aku akan mencoba menghubungi handpone Ezra!" Jawab Nya segera memanggil Ezra melalui ponselnya.
"Gimana Bos!"
Mereka sudah berada di lantai bawah,namun butuh waktu dua jam untuk bisa segera sampai ke apartemen Candra.
"Tidak ada jawaban !" Candra kembali memeriksa cctv di layar handphonenya.
Candra melihat,jika cctv di luar sudah di rusak,Candra segera membuka layar yang lain,yang memperlihatkan cctv di ruangan tamu.
Seseorang sudah berhasil masuk ke dalam apartemen,orang itu sedang mencari sesuatu di dalam ruangan kecil itu.Candra mengamati nya dengan serius,Candra tahu siapa yang mengirim orang itu kepada Nya.
"Bos,di depan macet sekali,Kita tidak akan bisa sampai tepat waktu !" Ucap Marco lagi.
__ADS_1
"Kamu bisa menerobos ya ?" Tanya Candra melihat ke depan,memang begitu macet,di luar perkiraan Candra,tadi sebelum ke kantor tidak begitu macet,namun begitu kembali malah mengalami kemacetan yang begitu panjang.