Dendam Cucu Mafia

Dendam Cucu Mafia
19.pengancaman


__ADS_3

Zico membantu Ezra berjalan kearah mobil,sementara mobil pemadam kebakaran baru datang.


"Ezra !" Panggil seseorang,membuat Ezra segera menoleh ke belakang.


"Candra ..!" Ezra segera mendorong Zico,dan berlari kearah Candra,membuat Zico kaget.


Bugh! Ezra memeluk Candra dengan erat,Pria itu juga membalasnya,tanpa memperdulikan Zico yang ada di depan Mereka.


"Candra,Aku takut sekali,begitu melihat Apartemen mu terbakar,Aku takut jika kamu ada didalam,Aku tidak bisa melihat wajah Mu lagi!" Ucap Ezra tanpa henti,memegang wajah Candra.


"Ssstttt...!" Candra meletakan jari telunjuknya di bibir Ezra,membuat gadis ini terdiam,menatap kearah Candra,hembusan angin menerbangkan rambut panjang Ezra yang tidak di ikat nya,beterbangan menutup matanya,Candra memindahkan rambut yang menutup mata Ezra.


Dari jauh Zico menatap nya dengan marah,lalu mendekat kearah Mereka.


Zico segera menarik Ezra untuk menjauh dari Candra,bahkan Zico mengancam Candra untuk menjauhi anaknya.


"Jauhi Anak saya !" Ucap Zico menunjuk kearah Candra,Pria ini tidak menanggapi nya dengan serius,lalu mendekat kearah Zico dan memeluknya.


"Aku tidak tau,Aku ini salah apa dengan Anda,tapi Aku tau,Anda telah membakar apartemen Aku!jika terus mengancam Aku seperti ini,Aku tidak jamin Aku akan terus menyembunyikan nya dari Ezra!" Ancam Candra kepada Zico,membuat Zico mengepalkan tangan nya dengan kesal.


"Eeemmm..!"Bugh ! Bugh !


Zico menepuk punggung Candra dengan sangat keras.Ezra yang melihat nya tidak mengerti apa yang di maksud oleh orang itu.


"Memang Anak muda sangat kuat,bisa lepas dari kobaran api begitu besar !" Ucap Zico melepaskan pelukannya dengan Candra.


"Ini juga suatu keberuntungan om !" Jawab Candra dengan tersenyum paksa, sambil melirik kearah Ezra.


"Kamu akan tinggal dimana?"Tanya Ezra kepada Candra.


"Aku akan tinggal bersama dengan teman Ku!" Jawab Candra seketika melirik kearah Zico.


"Bocah sialan ini sedang mengancam Ku!" Batin Zico melihat kearah Candra.


"Kamu kenapa bisa disini ?" Tanya Candra kepada Ezra.


"Aku mendengar suara ledakan,jadi Aku takut sesuatu terjadi,dan langsung datang untuk melihat nya sendiri " Jelas Ezra kepada Candra.

__ADS_1


"Pah!" Panggil Ezra,membuyarkan lamunan Zico.


"Iyah!" Jawab nya singkat,masih kesal dengan keselamatan Candra.


"Kenal kan ini Candra,dan Candra ini papah Ku!" Ezra memperkenalkan kedua orang itu,dan kedua nya berjabat tangan,sama- sama menekan tangan satu sama lain,sehingga tidak ada yang mengalah untuk menerima nya.


"Pah! katakan !" Ezra memegang lengan papa nya,meminta Zico untuk berbicara lebih serius lagi dengan Candra.


"ehem ..!" Zico berdehem saat di paksa Anak nya untuk berbicara dengan Candra.


"Ezra sangat menyukai mu,Dia meminta Ku untuk menyampaikan nya kepada Mu,apa kau mencintai Anak ku ?" Tanya Zico menahan kesal nya.


"Aku suka dengan Ezra,tapi Aku tidak tau om akan setuju atau tidak !" Jawab Candra sengaja memojokkan Zico di depan Ezra.


"Papah !"Ezra menatap kearah Zico dengan penuh harap,Zico pun tidak kuasa menolak permintaan anaknya itu.


"Aku pasti akan setuju,tapi Aku punya satu syarat,jika Kamu sanggup maka Aku akan setuju !" Ucap Zico lagi menantang Candra.


"Apa syaratnya?" Tanya Candra penasaran.


"Besok ada acara tembakan di kediaman Kami rumah Beauty,Kamu datang lah !" Ucap Zico mengundang Candra.


"Tentu!jangan kan setuju,Aku akan segera menikahkan kalian !" Jawab Zico dengan tegas.


Ezra yang mendengar nya,sedikit khawatir dengan apa yang di ucapkan papanya.


"Kalau Candra berhasil maka itu baik,tapi kalau Dia gagal,bukan saja menjauhi kami,tapi juga akan membunuh Dia!"Batin Ezra yang gelisah melirik kearah Candra.


"Pah !apa syarat nya tidak terlalu berat !" Ezra memegang tangan Zico.


"Jika Dia menyukai Anak dari keluar terpandang,ia harus bisa sedikit berkorban,bukan hanya bisa memamerkan ketampanan saja,apa Kamu mau makan ketampanan Dia saja setelah menikah!" Sindir Zico kepada Candra,tanpa mengetahui latar belakang pria ini.


"Benar Ezra!" Jawab Candra mendekat kearah mereka.


" Apa yang di katakan papa Mu benar,Pria itu tidak cukup hanya tampan saja,tapi juga harus mampan,Aku yakin Mama Mu dulu juga begitu terhadap papa Mu,Dia sangat beruntung bisa mendapati Pria mampan dan tampan seperti Papamu !" Sambung Candra lagi,tapi tiba- tiba membuat Zico mengingat Anushka yang berasal dari keluarga biasa,membuat Zico segera mengajak Ezra untuk pulang.


"Sampai bertemu besok di kediaman Beauty "Ucap Zico menarik tangan Ezra,dan membuka pintu mobil untuk putri nya.

__ADS_1


Candra hanya bisa tersenyum bahagia,saat ia berhasil membuat Zico tidak bisa melawan dirinya.


"Bos !" Panggil Marco yang datang menghampiri Candra.


"Memang benar Papa Ezra yang melakukan itu!ia sengaja berbuat begitu agar Aku menjauhi anaknya ,seperti nya itu sedikit menarik!"Jawab Candra sambil melirik kearah apartemen nya yang terbakar.


"Kita kembali ke Hyde Park !" Ucap Marco lagi.


"Iyah!Aku akan tinggal disana,setelah menikah Aku akan membawa Ezra kesana!" Sambung Candra lagi berjalan kearah mobil.


"Bos,Anda benar ingin menikah dengan gadis itu?" Tanya Marco menoleh kearah Candra yang duduk di belakang sopir.


"iya!"Jawab nya singkat


"Bos,jangan - jangan Anda sudah jatuh cinta kepada gadis itu!" Ucap Marco lagi membuat Candra tertawa.


"Ha..ha..ha..cinta?" Candra menyempitkan matanya kearah Marco.


"Tidak semudah itu!Aku tidak jatuh cinta kepada gadis itu!tapi Aku tau papa nya adalah orang hebat,Aku yakin suatu saat Aku bisa meminta bantuan kepada Mereka untuk mencari tau pembunuh Kakak Ku!" Sambung Candra lagi merebahkan kepala nya.


"Bos,jangan senang dulu,cinta itu tidak akan datang begitu saja,tapi ia akan datang disaat Bos tidak menyadarinya!"Perkataan Marco membuat Candra berpikir begitu keras.


"Tidak akan pernah !" Ucap Candra lagi.


Perkataan Candra tidak sesuai dengan isi hati nya.


Tiba- tiba saat Candra memejamkan matanya,malah bayangan Ezra yang muncul dari dalam pikirannya,pria ini tidak dapat menghindari bayangan Ezra yang begitu saja melintas dari dalam ingatannya.


"Sial !" Gumam Candra,namun Marco dapat mendengar nya.


"Sudah mulai Bos,Kau pasti memikirkan gadis itu!" Ucap Marco,meledek Candra.


"Diam!" Teriak Candra dengan keras,membuat Marco seketika terdiam.


"Marco kalau Aku jatuh cinta bukan kah itu sebuah lelucon ?" Tanya Candra lagi,Marco melirik kearah Candra.


"Bos,Kamu sudah pernah jatuh cinta,jadi itu bukan lelucon!" Jawab Marco.

__ADS_1


"Aku jatuh cinta pada angel,itu bukan Cinta,hanya saja,waktu itu entah kenapa Aku sangat ingin melindungi gadis itu,tapi setelah tau Dia tidur dengan singkong tua itu,Aku merasa jijik,sampai saat ini Aku belum pernah bertemu dengan nya setelah ti-ga tahun lama nya!" Jawab Candra lagi.


__ADS_2