
Candra tidak banyak membawa pengawal,sebagian ia tinggalkan di Hyde Park.
"Aku akan turun,ini Kamu pakai !" Ucap Candra memberikan baju pelindung peluru kepada Santiago.
"Bos,apa Kita akan langsung masuk ke sana !"Tanya Santiago yang sedang memakai baju yang di berikan Candra.
"Ia Kita akan langsung masuk,kalau sudah datang kemari jangan kembali lagi!" Jawab Candra turun dari mobil,semua pengawal untuk berbaris di depan mobil.
Candra segera berlari kearah gedung yang di jaga oleh pasukan Mr D,Santiago dan pengawal yang mereka bawa segera menyerang,sementara Candra menyelinap masuk kedalam.
Dugh !
Dugh !
Prak !
Brak !
Suara gaduh di dalam ruangan,yang di kelilingi oleh pasukan Mr.D lain nya,Candra langsung menarik pintu besi ruangan,dan segera menutup nya.
Di dalam terlihat Rambo dan Mr.D serta klien nya unt melakukan transaksi.
Brak !
Candra menendang sebuah kursi yang ada di depannya,mengejutkan Mr.D dan langsung menoleh kearah suara.
"Kenapa Kau disini !" Tanya Mr.D berjalan kearah Candra,Rambo langsung menyerang Candra .
Jleb ! "Aaakh !"
Candra menusuk sebuah pisau di perut Rambo,pria itu meringis kesakitan,Mr.D langsung mengambil senjata nya.
Krak !
"Berhenti,jika Kamu melangkah Aku akan menembak !" Seru Mr.D mengarah kan senjata kearah Candra.
"Sssttt!jangan Ada yang berani menembak,jika tidak Kita semua tidak akan keluar dengan selamat didalam gedung ini,Aku membawa bom bersama Ku!" Ucap Candra mendekat kearah Rambo.
"Katakan apa mau Mu!" Mr.D meletakan senjatanya di atas meja.
__ADS_1
"Cuma satu !Aku ingin nyawa Mu,ayah angkat !" Jawab Candra mendekat kearah Mr.D,Pria tua itu mundur satu langkah.
Ha..Ha..Ha.."Kau ingin nyawa Ku ?"Mr.D duduk di sofa yang ada di dalam ruangan.
"Apa yang Kau pikirkan,apa Aku akan menyerah begitu saja ?"Tanya Mr.D kembali.Candra masih melihat nya dengan tenang,meskipun saat ini langsung ingin segera membunuhnya.
"Sebelum Kau membunuh Ku,Aku akan memperlihat sesuatu kepada Mu!" Sambung Mr.D lagi,menyalakan laptopnya yang terletak di atas meja.
"Kamu lihat !" Ketus Mr.D menatap Candra dengan senyuman sinis nya.
Di dalam Vidio itu terdapat,seseorang yang di bakar oleh seseorang,dan begitu jelas wajah Pria itu sangat mirip dengan Abian,Candra kaget,Vidio yang di perlihatkan oleh Mr.D sama persis dengan yang di berikan Abian sa-tu Minggu lalu,itu sedikit membuat Candra terkejut.
"Dari mana Kamu dapat Vidio ini?"Tanya Candra masih menatap Mr.D dengan tatapan sangar nya.
"Heh!tentu Aku punya Vidio ini yang jelas ini yang asli,ini terjadi di tempat Ku,Kamu tentu kenal orang di dalam ini!"Ucap Mr.D menunjukan kearah Vidio yang masih menyala.
"Katakan mana yang asli!Aku tau punya Mu pasti palsu !" Candra segera mengarahkan senjatanya kearah Mr.D
Krak !
"Katakan mana yang asli,yang diberikan Opa Ezra atau yang ini kalau Kamu masih sayang nyawa Mu!"Ancam Candra masih mengarahkan senjatanya kearah Mr.D.
Dor !
Dor !
Candra melepaskan kedua peluru nya kearah Mr.D,Pria itu masih tersenyum,dan menantang Candra.
"Setelah mengetahui kebenaran ini,apa Kau masih sanggup memikirkan untuk bersama dengan istri Mu ?dan menerima keluarga nya yang membunuh Mu?Ha..Ha..Ha..Kau pengecut!"Teriak Mr.D terkapar di lantai,tapi masih bisa bernafas dan tersenyum sinis kearah Candra.
Dor !
Satu peluru lagi melayang ke arah Mr.D,Santiago sudah menyusul Candra.
"Ayooo kita keluar, Aku telah memasang Bom di semua ruangan,dalam waktu li-ma menit Kita harus bisa sampai ke bawah,sekarang sisa ti-ga menit !" Ucap Santiago menarik Candra keluar,namun Pria itu masih melirik kearah vidio yang masih menyala.
"Ayooo !" Santiago terus menarik lengan Candra,yang tanpa bergeming di tempat.
"sa-tu menit lagi,Kita tidak punya waktu,harus segera melompat !"
__ADS_1
Candra bersama dengan Santiago melompat dari jendela lantai dua ke bawah.
Bugh !
Booooommm!
Boommmm!
Mereka berguling di bawah lantai gedung,semua ruangan meledak tanpa tersisa,Candra telah berhasil membalas dendam Ezra kepada Mr.D namun ia belum bisa mengetahui siapa sebenarnya yang membunuh Kakaknya.
"Bos,apa Kamu baik-baik saja ?" Tanya Santiago saat mereka telah sampai di bawah.
"Aku baik - baik saja,hanya terluka ringan !" Jawab Candra berjalan kearah mobilnya.
"Apa perlu kerumah sakit ?"Santiago kembali bertanya.
"Tidak perlu!langsung pulang ke Hyde Park !" Jawab Candra,tanpa menoleh kearah Santiago yang masih berdiri di belakang nya,pria ini menatap nya dengan heran.
"Kita telah melenyapkan beberapa orang yang ada di dalam gedung itu,Aku yakin masih ada sisa ti-ga Orang yang seharusnya akan membuat perhitungan dengan Kita!" Seru Santiago memutarkan mobilnya.
"Aku tau itu,disaat yang tepat dan pada waktunya kita akan menghadapi orang itu,yang lebih penting sekarang adalah,bagaimana cara nya membunuh Abian tanpa menyakiti Ezra !"Pertanyaan Candra membuat Santiago kaget.
"Bos,tapi Kau telah yakin kalau Mr.D yang menyusun semua rencana kematian Kakak Bos!"Santiago melirik kearah Candra yang duduk di sebelah nya,dengan tangan satu lagi memegang tangan nya yang terluka.
"Aku telah melihat nya,dan Aku tidak bisa hanya diam saja telah mengetahui orang lain mempermainkan Kita,Aku telah melihat vidio yang asli !" Jawab Candra.
"Apa Kita tidak menyelidiki dulu Bos?" Tanya Santiago lagi.
"Tidak perlu,hapus semua data tentang akun kita di jaringan hitam,jangan biarkan ada orang yang sadar kalau sebenarnya kita yang mengoperasi akun itu!" Seru Candra mengingatkan Santiago.
"Apa rencana kita sekarang ?" Tanya Santiago
"Aku akan menghadapi orang terkahir didalam kisah ini ,yaitu Abian,cepat atau lambat masalah ini harus kelar !" Jawab Candra dengan tegas.
"Bagaimana dengan ke ti-ga orang yang akan mengincar keberadaan Kita ?"
"Kamu tidak perlu khawatir,tugas mu sekarang adalah mencari tau ti-ga orang itu dan markas nya,jika Kita lebih cepat sa-tu langkah,maka semuanya akan baik-baik saja !"
Santiago bersama dengan Candra pulang ke Hyde Park,10 orang yang dibawa oleh Candra hanya bisa kembali empat orang saja.
__ADS_1