
Candra bukan saja memutuskan panggilan dari Angel,tapi juga mematikan handpone nya.
Baru saja beberapa menit di kamar mandi,namun waktu malam telah tiba.
Tok..Tok..Tok..
Pintu tidak akan terbuka jika tidak di buka kan oleh Candra dari dalam kamar.Sandi card cadangan ada pada Marco,hanya Pria itu yang bisa keluar masuk dari dalam kamar milik Candra.
Ceklek !
Candra melihat pelayan membawakan makan malam untuk Dia, dan sekalian memerintahkan Mereka juga membawanya untuk Marco yang ada di kamar sebelah .
"Baik Tuan,saya permisi !"
Candra kembali ke kamar nya,dengan nampan di tangan,dan meletakan nya diatas meja.Tidak langsung menikmati tapi Dia lebih memilih untuk tidur sebentar.
Hotel dan Bar !
Di tempat lain,Mr.D sedang bersama dengan Angel,Mereka baru bertemu lagi,setelah lama berpisah,selama ini Mr.D mengirim Angel ke Negara S untuk melayani pelanggan setia Mereka.Tapi setelah pelanggan itu tahu Angel hamil,Mereka mengirim nya kembali ke Negara E kepada Mr.D.
"Tuan,Aku mohon jangan gugur kan kandungan Ku,Aku janji Aku akan bekerja kembali setelah Anak ini lahir!" Ucap Perempuan cantik yang duduk tidak jauh dari Mr.D memakai dress merah,dengan sedikit riasan di wajahnya.
"Kamu cuma ada dua pilihan,gugurkan Anak itu,atau biarkan Candra menerima Mu lagi,dengan begitu Aku akan bisa membawa Ezra bersama dengan Ku,selama Candra tidak melepaskan gadis itu,Aku tidak bisa bertindak !" Ucap Mr.D bangkit dari duduknya.
"Bagaimana Aku bisa menghubunginya,ia saja mematikan ponsel nya,bahkan Dia tidak ingin melihat Ku!" Jawab Angel sudah putus asa.
"Jika Kau setia pada Ku,maka Aku bisa membantu Mu mendapatkan kembali Candra !" Seru Mr.D berjalan kearah Angel,dan menarik lengan wanita ini agar ikut bersama nya.
"Tuan,Ku mohon lepaskan Aku!" Teriak Angel,namun Mr.D tidak menghiraukan nya ia segera menarik lengan Angel dan membawanya masuk ke kamar,setelah sampai disana,ia segera menghempaskan tubuh Angel ke atas ranjang.
Mr.D membuka jas beserta kemeja nya,Angel tahu apa yang akan di lakukan Mr.D ini,ia bahkan tidak punya kekuatan apapun untuk melawan seorang bajingan seperi Mr.D.
"Puas kan Aku !maka Aku akan membantu Kamu merebut kembali hati Candra !" Bisik Mr.D di telinga Angel,Pria tua ini segera menjulurkan li dah nya lalu menji lat telinga Angel,dan menggigitnya sesekali.
"Tuan,Kau sudah katakan Kau akan membantu Ku,dan ingat janji Mu,jangan ingkari !" Ucap Angel,merelakan Mr.D menjamah tubuhnya lagi seperti sebelumnya.
__ADS_1
"Aaah....uuhhh..!" Angel Mende sah saat Pria tua ini menggigit pu ting su su milik nya,meskipun jijik terus saja menjadi pemuas nafsu pria bejat ini,Angel harus bersabar untuk satu tujuan.
"Sudah lama tidak bermain Kau terlihat semakin pintar dan menggairahkan !" Ucap Mr.D melu matkan gunung kembar milik Angel dengan rakus melahap nya dengan habis.
Pak Pak !
Mr.D memukul pan tat Angel,Wanita ini sudah cukup paham dengan permainan yang akan di mainkan oleh Mr.D bukan sehari dua hari ia kenal Pria ini bahkan hampir bertahun-tahun.
"Aah..Aah!"
De sahan demi de sahan terdengar dari dalam kamar Mr.D seakan - akan itu sudah seperti irama musik bagi nya,setiap hari hanya main perempuan saja,ia mungkin hanya istirahat dalam sehari dua jam,selebihnya pasti sibuk diatas ranjang.
***
Disebuah restoran yang telah di janjikan oleh Santiago dan Angga,Marco datang bersama dengan Candra.
"Bos!"Sapa Angga saat melihat Candra sudah datang.
Candra segera duduk di kursi,dan tak lama minuman Mereka pun datang.
"Bos,Aku sudah selidiki latar belakang keluarga Ezra,namun Aku tidak menemukan hal aneh lainnya!" Ucap Angga memberikan berkas informasi kepada Candra.
Foto 20 tahun lalu dimana Zico dan Abian sedang berada di sebuah gedung,dalam acara peluncuran kalung berlian terbaru Mexio.Namun,sayang nya foto Abian waktu itu tidak di sorot kamera,hanya Zico yang terfoto dengan jelas.
"Siapa Pria di samping papa Ezra,Mereka terlihat berpelukan ?"Tanya Candra yang memperhatikan foto Abian dari samping,tapi tidak begitu jelas.
"Itu adalah Kakek Ezra,Ayah dari papanya!" Jelas Angga lagi.
"Sudah ku katakan,Dia bukan orang yang bisa Kamu singgung,Kamu mau lanjut mempermainkan Anaknya,atau berhenti sekarang sebelum jauh!" Ucap Marco mengambil minumannya.
"Baby...!Kau akan berpaling dari Ku ?" Tanya Santiago kepada Candra.
Angga dan Marco bergidik ngeri melihat sikap Santiago.
"Bersikap normal lah,Kita saat ini sedang di luar, semua orang memperhatikan Kita !" Jawab Candra masih melihat foto Zico dan Abian .
__ADS_1
"iiih...! Kesal !" Jawab Santiago menggoyangkan tubuhnya,Candra segera melirik kearah Santiago,Pria itu segera diam dan bersikap seperti seorang Pria normal pada umum nya.
"PELAYAN !"Teriak Santiago dengan suara keras nya,suara khodam nya pun keluar,saking takutnya dengan Candra.
"Puuffff...!" Ha..Ha..ha..ha..
Angga dan Marco tertawa bersama saat mendengar suara khodam Santiago,Mereka berdua tidak berhenti tertawa.Candra yang dari tadi menahan tawa nya pun ikut geli.
"Aku sudah membayarnya,apa kalian akan berhenti tertawa!"Ucap Santiago bangkit dari duduk nya.
"Santi,pokoknya besok Kau tidak bisa bersikap seperti ini,besok Kita harus terlihat hebat di depan target Kita!" Ucap Candra memperingati Santiago.Pria itu hanya mangut - mangut saja.
"Angga,Kau besok ke perusahaan menggantikan Santiago,Marco akan ikut Aku besok bertemu dengan calon mertua!" Sambung Candra lagi.
"Hadiah apa yang akan Kita siapkan ?" Tanya Marco saat Mereka sudah berada di mobil .
"Siapkan 99 bunga mawar merah,dengan satu set perhiasan berlian terbaru Kita,yang belum dimiliki keluarga Ezra,sa-tu lagi jangan lupa satu kotak minuman wine terbaru dan termahal untuk bapak mertua Ku!" Ucap Candra yang melonggarkan dasinya.
"Bos,seperti nya Kau akan melamar, bukan berkunjung!" Seru Marco melajukan mobilnya.
"Jangan lama- lama bermain,nanti Kita akan bosan,lebih baik langsung pada intinya!" Sambung Candra lagi,penuh keyakinan.
"Bos!Angel sudah kembali !"
Perkataan Marco membuat Candra terdiam.Lalu menghela nafasnya dalam- dalam.
"Terus?"Candra melirik kearah Marco.
"Biasanya Bos akan datang bertemu dengan nya!" Sambung Marco lagi.
"Sudah bosan!" Jawab Candra santai.Marco hanya meliriknya saja,lalu fokus kembali menyetir mobil.
Kriing...
kriing...
__ADS_1
kring...
Mr.D menelpon Candra,namun Candra belum mengangkat nya,ia tahu kalau Angel sudah berada disana.