
Tok..Tok..Tok..
Clara baru saja membuka matanya saat seseorang mengetuk pintu kamar Mereka.
"Tuan Besar,seseorang mencari Mu di luar !" Ucap orang yang berada di pintu luar
"Sayang,bangun,ada yang sedang mencari Mu!" Bisik Clara membangun kan suaminya yang masih tertidur.
"Siapa pagi-pagi yang berani mengganggu tidur Ku,bahkan Aku baru saja tidur 20 menit!" Sahut Abian masih dalam keadaan tidur,dan memeluk guling.
"Itu Bi Nana,seperti nya ada yang mencari Mu !"
"Aku tidak akan bangun,jika Dia ingin bertemu Ku,maka datang disaat Aku senggang,bukan di jam tidur Ku!"
Mendengar jawaban Suaminya,Clara segera turun dari ranjang,mengenakan baju tidur nya.
Ceklek !
"Nyonya ..!" Sapa Bi Nana saat melihat Clara membuka pintu.
"Siapa yang mencari Tuan?" Clara berdiri di ambang pintu.
"Itu bawahan Tuan,Berson mencari Tuan Besar!"Jawab Bi Nana,sedikit gemetar.
"Suruh Dia tunggu,bilang saja Tuan masih tidur,tidak mau bangun !"
"Baik Nya,permisi !"
Clara mengangguk nya,lalu kembali ke kamar,melihat Abian yang masih tertidur,Clara memilih untuk mandi.
'Ada masalah apa?kenapa Berson pagi-pagi mencari Abian,apakah sesuatu terjadi di pulau ?'
Clara langsung berendam dalam bathub yang sudah berisi air hangat.
Setelah selesai dengan ritual mandi nya,Clara segera keluar dari kamar mandi,dan bergegas mengantikan bajunya,karena ia ingin bertemu dengan Berson.
"Sayang,jangan tanya hal-hal yang tidak penting,masalah yang terjadi antara Berson dan Aku tidak ada hubungan nya dengan Mu,ingat jangan bertanya hal yang tidak ada kaitannya dengan Mu!" Ingat Abian kepada Clara yang masih memejamkan matanya.
Abian tahu betul istrinya,pasti akan menyelidiki masalah yang telah menimpa Ezra dan Candra.
"Berson !"Panggil Clara saat sudah di anak tangga terakhir.
__ADS_1
"Nyonya besar !" Berson berjalan kearah Clara dan menundukan kepalanya.
"Apa yang terjadi,kenapa wajah Mu membiru ?" Tanya Clara yang melihat wajah Berson banyak bekas pukulan.
"Ini tidak ada kaitan nya dengan Nyonya,saya datang kemari ingin bertemu dengan Tuan,bisa kah saya menunggu nya ?" Tanya Berson,Pria ini tidak akan menceritakan kepada Clara apa yang terjadi kepada Berson dan keluarga nya.Namun,melihat sikap Clara yang begitu ingin tahu,Berson juga tidak akan bisa menutup lebih lama.
"Tuan tidak akan bangun dari tidur nya,ia baru tidur beberapa jam lalu,jika Kamu butuh sesuatu bisa katakan pada Ku,Aku ingin membantu Mu!" Ujar Clara berjalan ke arah sofa.
"Aku sudah mengetahui apa yang terjadi dengan Ezra dan Candra,namun semua masalah yang terjadi tidak ada hubungan nya dengan Ku,Aku tidak tahu apa-apa,Aku sendiri di khianati oleh Young !"Jelas Berson,tidak menatap wajah Clara.
"Young ?apa yang wanita itu lakukan?" Clara berbalik bertanya.
"Young merencanakan pembunuh*n kepada Ezra dan Candra,ia mengkhianati Tuan besar,dan bergabung dengan bawahan Candra"Sambung Berson lagi.
"Apa yang tidak membuat Young puas tinggal bersama dengan keluarga Carlose?kenapa Dia melakukan penyerangan itu?"
Clara kini bangkit dari duduk nya.
"Young mencintai Tuan besar,ia menikah dengan Ku,hanya untuk mengalihkan kewaspadaan Kita saja !"
Berson mengepalkan tangan nya,ia sebenarnya tidak tahan jika harus bercerita kepada Clara.Namun,saat ini hanya Clara yang dapat membantunya.
"Bodoh,wanita itu,selama ini Aku selalu menganggap nya seperti saudara kandung,namun ia malah menusuk Kami dari belakang!"Pungkas Clara dengan raut wajah yang memerah.
"Nicko?Aku tidak tahu Nicko ada di mana !"Clara memang tidak tahu dengan masalah ini,karena Abian tidak ingin Clara terlibat.
"Tuan Besar tahu,mohon Nyonya bujuk lah Tuan besar!" Pinta Berson lagi.
"Kamu kembali lah ke pulau,Aku akan berbicara baik-baik dengan Tuan !"Ujar Clara,karena jika Berson langsung bertemu dengan Abian,bisa-bisa Berson tidak akan bertemu dengan anaknya lagi.
Clara melihat kepergian Berson dari Mansion.Tak selang berapa menit Abian turun ke lantai dasar,Pria ini sudah rapi dengan jas yang di kenakan nya.
"Mas..!"Panggil Clara mendekat.
"Ada apa ?" Tanya Abian melihat kearah Clara.
"Aayoo,sarapan bersama,Aku ingin pergi ke rumah sakit !" Seru Clara memeluk lengan Abian.
Mereka berdua langsung pergi ke ruangan makan,disana sudah ada Bi Nana yang sedang menyiapkan sarapan untuk Mereka.
"Bi tolong siapkan makanan untuk Ezra ya di dalam rantang!" Pinta Clara saat sudah duduk di kursi.
__ADS_1
"Baik Nya..!"
Bi Nana,langsung kembali ke dapur untuk pergi menyiapkan makanan untuk Ezra.
RUMAH SAKIT HK !
Sampai di rumah sakit,Clara melihat Altar yang sedang berjaga di luar ruangan Candra dan juga Ezra.
"Oma!" Panggil Altar bangkit dari duduk nya.
"Altar,dimana Ezra ?" Tanya Clara saat sudah di depan ruangan.
"Ada di dalam ruangan,Oma kondisi Ezra lemah,karena beberapa hari ia terlalu memaksa untuk bergadang menjaga Candra,dan akhir nya ia tumbang juga,Mereka ada di kamar yang sama !" Jawab Altar membuka pintu untuk Oma dan Opa nya.
"Kamu pulang lah dulu,biar Opa yang disini!"Seru Abian,berjalan masuk ke dalam,Altar mengangguk lalu pergi meninggalkan rumah sakit.
Clara segera menghampiri Ezra yang berbaring di dekat Candra dengan ranjang yang berbeda.
"Sayang..."Panggil Clara memegang tangan Ezra.
"Oma...!" Ezra melihat kearah Clara dengan tersenyum,namun wajah nya terlihat begitu pucat.
"Bagaimana keadaan Mu,apa semua baik-baik saja ?" Tanya Clara kepada Ezra.
"Aku baik - baik saja,namun seperti nya Candra mengalami luka yang begitu parah,ia belum sadar dari kemarin!"
Ezra melirik ke arah suaminya yang masih berbaring lemah diatas ranjang rumah sakit.
"Tidak apa-apa,nanti juga sembuh!" Sambung Abian yang melihat kondisi Candra,terlihat beberapa luka bekas peluru yang ada di tubuh Candra.Abian dapat melihat kerasnya hidup Dia lebih keras lagi hidup Candra.
Clara membantu Ezra untuk duduk,lalu menyuapi sarapan untuk Ezra,yang ia bawa dari mansion tadi.
Meskipun ada perasaan khawatir dari raut wajah Clara,namun ia sengaja menyembunyikan itu dari suaminya nya.
Clara takut Berson bertidak di pulau,karena bagiamana pun Berson sangat sayang pada Nicko.
Abian tidak akan bertoleransi,kepada orang yang berkhianat.Ia akan membunuh siapapun orang yang berkhianat kepada nya.
"Opa,bagaimana dengan Young,apa yang Dia perbuat kepada Kami tidak bisa di toleransi lagi!" Ucap Ezra melirik kearah Abian.
"Opa sudah mengatasi nya,Kamu tidak perlu khawatir lagi !"Jawab Abian,dengan datar.
__ADS_1
Clara mengurung kan niat nya untuk bertanya tentang Nicko.