Dendam Cucu Mafia

Dendam Cucu Mafia
58.Bumil bertingkah


__ADS_3

Candra masih melirik kearah Ezra yang terus saja menempel pada nya,membuat Candra geli sendiri melihat sikap Ezra yang cemburu.


"Marco pergi cari makanan dulu,Aku tidak ingin Anak Ku kelaparan nanti!"Titah Candra.


"Baik Tuan!"


Angel terlihat kesal,Candra lebih mementingkan istrinya dari apa Dia cinta pertama nya.


"Can..Kamu ingat Kita pernah membeli semangkuk mie rebus daerah sini,dan Kita beli sa-tu mangkuk berdua karena uang kita tidak cukup!He..he..!" Ucap Angel menoleh ke belakang,terlihat wajah Candra yang suram.


"Tapi sekarang Kamu sudah banyak uang kan,tidak mungkin kan akan membeli sa-tu mangkuk untuk Ku?" Tanya Ezra kepada Candra,Pria ini tersenyum kecut berada diantara dua wanita ini.


"Kalau Kamu mau Aku akan membelikan restoran mie rebus itu untuk Kamu juga !"Jawab Candra.


"Kamu baik banget sih sayang Cup !" Ezra mencium pipi Candra,membuat pria ini tidak usia menahan nya,lalu mencium bi bir Ezra yang dari tadi berada di dalam pelukannya.


Melihat Candra dan Ezra ciuman,membuat Angel panas,dan mencari cara untuk memisahkan nya.


"Akkkhh perut Ku!"Ketus Angel yang berpura- pura sakit,membuat Candra segera melepaskan ciuman nya,meski kedua orang ini tahu Angel berpura- pura,namun Candra tidak mungkin membiarkan Angel merusak moment nya begitu saja.


"Kamu kenapa?"Tanya Candra singkat


'Yes berhasil' Angel melirik ke belakang "Bisakah hantar Aku dulu ke rumah sakit Aku merasa jika perut Ku sedang sakit !" Ucap Angel memelas pada Candra.


"Baiklah !"Jawab nya singkat,ia melirik kearah Ezra yang mengerutkan bibirnya.


"Marco Kita ke rumah sakit saja dulu,cari yang lebih dekat dari sini,mungkin Angel sudah tidak tahan lagi!" Sambung Candra lagi masih melihat ke arah Ezra.

__ADS_1


Cup ! Candra mencium bi bir Ezra yang dari kesal.Wanita ini memberontak nanti Candra mengabaikan nya,bahkan Candra bisa terang-terangan memainkan li dah nya di leher Ezra,membuat Ezra men desah, "Aaahhh ...!"


Marco sudah paham dengan sikap bosnya,ia sudah terbiasa,namun Angel yang berada disana baru mengetahui tekad yang di miliki oleh ke dua orang ini membuat Dia kesal.


'Sial !'Umpatnya dalam hasil sambil meremas dress yang ia kenakan,semakin mendengar de sahan itu semakin membuat ia kesal dan emosi.


"Bos,Kita sudah sampai!" Ucap Marco berhenti di depan rumah sakit.


"Angel sudah sampai Kamu bisa langsung turun !" Sahut Candra masih memeluk Ezra yang bersandar di dada bidang nya,sambil tangan di mainkan di pipi Candra.


"Tapi kalian?"Tanya Angel yang melihat Ezra dan Candra belum turun dari mobil.


"Kami tidak ada yang sakit,jadi untuk apa kerumah sakit!"Jawab Ezra yang masih bersandar di dada Candra.


Tanpa pilihan lain Angel segera turun dari mobil.


"Pulang sendiri ya,Kita tidak bisa menjemput "Sambung Ezra lagi yang masih tersenyum kearah Angel,Wanita ini membatu di tempat berdiri nya tidak menjawab.


Angel yang tadi berpura-pura sakit pun kesal karena rencana nya gagal,ia segera memberhentikan kan sebuah taxi untuk kembali pulang ke bar dan hotel,yang Kita menjadi milik Dia.Itu yang Angel harap dari dulu,kekuasaan dan kemewahan,makanya ia rela di tiduri Mr.D berkali -kali asal sebagian harta Mr.D menjadi milik nya.


***


Abian sedang mempersiapkan rencana nya kedepan,Abian telah mengetahui kalau Candra telah membunuh Mr.D,ia tahu sasaran selanjutnya pasti dirinya .


"Apa yang Kamu lakukan ?" Tanya Clara saat melihat sang suami yang sibuk menyiapkan berkas- berkas penting.


"Tidak ada hanya saja,sejak di Australia banyak sekali proposal dan juga berkas yang tertinggal jauh,Aku belum memeriksanya !"Jawab Abian berbohong kepada istrinya.

__ADS_1


"Sayang kemampuan akting Mu sangat bagus,kenapa tidak mencoba ikut casting saja !" Cibir Clara yang berbaring di tempat tidur,melirik kearah Abian.


Abian menyadari kalau Clara sedang menyindir nya,ia hanya tersenyum lalu menyimpan semua berkas nya,meletakan kembali diatas meja di dekat sofa yang berada di dalam kamar nya.


Abian membuang sembarangan baju tidur nya,Clara yang melihat nya langsung masuk kedalam selimut untuk bersembunyi,bagaimana tidak,Pria itu berjalan kearah nya,tanpa memakai baju,hanya bermodal sem pak saja.


"Kenapa bersembunyi,bukan kah tadi Nyonya Clara sangat bersemangat saat menyindir saya ?bagaimana kalau sekarang Aku memperlihatkan kepada mu akting yang bagus,Aku akan berakting sebagai Pria dewasa memuaskan Wanita nya !jika hasil nya bagus,maka layak untuk di jual !"Ketus Abian balik menyerang Clara.


"Stop ! berhenti ! cukup !"Semua kata- kata telah di keluarkan Clara namun Abian belum berhenti menggelitik Clara.


Ha..Ha..Ha..Gelak tawa kedua nya memenuhi ruangan kamar yang telah lama sepi,bahkan seperti tempat mati,Zico juga jarang kembali ke mansion,karena setiap kali disini,yang membuat ia trauma adalah pagar utama mansion,dimana tempat terkahir yang bersejarah baginya.


Cup !Abian menempel bi bir nya di bi bir Clara,mereka berdua berpangutan seperti saat pertama kali mereka melakukan itu,Abian mencium lembut bi bir istrinya,memainkan li dah di dalamnya .


Tangan Abian yang sudah menjelajahi gunung kembar di balik baju tidur Clara,tangan nya yang kuat mere mas dan memainkan pu ting su su,membuat Clara mende sah nikmat.


"Eeemm..!Aaaahh !"


Respon tubuh Clara sangat cepat,Abian yang melihat tubuh Clara menggeliat ia segera menurunkan tangannya kebawah,memainkan jari nya di kelopak mawar.


Clara mengalungkan tangannya di leher Abian,kini ciuman Abian sudah turun ke le her lalu sampai lah di gunung kembar yang sudah menantang nya untuk memainkan pu ting itu dengan li dah nya.


Tangan nya masih di kelopak mawar milik Clara ,salah satu jari nya sudah berhasil menebus pintu masuk,ia bergerak kiri dan kanan lalu memutar,membuat Clara sekali lagi mende sah,namun kali ini ia merasakan sensasi yang luar biasa.


"Oohhh,Eeemmm..Aaaahhhh!" Clara sudah tidak dapat menahan gejolak cinta yang membara,kian membuat nya tersiksa,ia segera mengisyaratkan Abian untuk memainkan nya,menyuruh ular piton nya untuk main di kelopak bunga mawar yang mekar itu.


Jleeeb !

__ADS_1


Clara mendengar suara tusukan dibawah sana,dan merasakan kalau ular piton sudah berhasil masuk sedang memainkan kepala nya di dalam sana,membuat tubuh Clara menggeliat hebat,bahkan kaki nya bergetar saat Abian memaju mundur kan pinggul nya.


Clara mengeluarkan suara yang begitu keras,ia tidak akan menahannya,Abian semakin bersemangat mendengar suara desa han dari sang istri,sehingga membuat nya melercepatkan gerakan,hingga dapat merasakan puncak nikmat berkali-kali,umur boleh Tua,namun soal perkasa Abian rajanya,diatas ranjang.


__ADS_2