Dendam Cucu Mafia

Dendam Cucu Mafia
26.Pernikahan


__ADS_3

Semua Orang telah hadir di acara yang bahagia ini,tidak satu orang pun tertinggal untuk datang ke acara pernikahan Candra Hengkara dan Ezra Qaziya Carlose.


Setelah melakukan upacara pernikahan,dan mengambil sumpah pernikahan,Candra dan Ezra berjalan ke arah Zico untuk meminta restu kepada Papanya.


"Selamat ya sayang!"Ucap Zico memeluk Anaknya, "Cepat masuk ke dalam rumah,minta restu pada Mama Mu,sebelum Kamu bertemu dengan tamu yang lain!" Sambung Zico melepaskan pelukan Anaknya.


"Selamat !" Ucap Zico singkat memeluk Candra,


"Ingat satu helai rambut Ezra jatuh,Kamu akan tau akibatnya,jika Kamu berani menyakiti Dia nyawa Mu taruhannya !" Sambung Zico berbisik kepada Candra,dalam keadaan masih memeluk.


"Bapak Mertua tenang saja,Anda bisa percayakan Ezra kepada Saya !" Jawab nya penuh keyakinan melepas pelukan.


"Ayoo!Aku akan membawa Mu menemui Mama Ku!" Ucap Ezra membuat Candra tersentak.


"Maksud Ku melihat foto mama ku !" Sambung nya lagi.


Candra segera mengendong Ezra berjalan ke dalam rumah,semua orang melihat Mereka, dan tersenyum,melihat kemesraan pasangan yang baru saja menikah ini.


"Marco!"Panggil Santiago mendekat kearah Marco "Seperti nya Bos Kita benar jatuh cinta kepada gadis itu!" Santiago melirik ke arah Marco.


"Heh!Pria seperti Candra itu tidak akan mudah jatuh cinta,Kita lihat saja apa yang terjadi!" Jawab Marco,berjalan kearah Zico untuk mengobrol lebih banyak,Marco bertujuan untuk menggali informasi sama Zico.


Candra menurunkan Ezra tepat di depan foto Anushka.


"Mah !" Ezra berjalan lebih dekat lagi dengan foto Mamanya.


"Hari ini Aku sudah mendapatkan seseorang yang akan menjaga Ku,seseorang yang akan melindungi Ku,Aku berjanji akan membalaskan dendam atas kematian mama !" Ucap Ezra meneteskan air matanya,Candra ikut mendekat dan memegang bahu Ezra yang sekarang sudah menjadi istri sah nya.


"Tante,Aku menantu Mu,Aku berjanji akan melindungi Ezra,Aku akan menjaga nya dalam suka dan duka !" Ucap Candra.


"Bukan Tante,tapi Mama !" Ucap Ezra membuat Candra malu,dan tersenyum kepada Ezra.


Candra mengajak Ezra untuk keluar bertemu dengan tamu yang lain.


***


Marco menyetir mobil dengan begitu fokus.Candra dan Ezra juga ikut dengan mobil yang sama yang di sopirin oleh Marco.

__ADS_1


"Kemana Kita akan pergi ?" Tanya Ezra saat Mereka sudah keluar dari halaman rumah Beauty.


"Kita akan segera berangkat ke Turki bagaimana ?" Jawab Candra masih memeluk Ezra.


"Hah!bagaimana bisa,Aku belum siap-siap,bahkan Aku tidak membawakan baju ganti !" Jawab Ezra panik,saat sang suami akan membawa ia honey moon.


"Ssstt!!" Candra meletakan jari tengah di bibir Ezra,membuat gadis ini terdiam.


"Berhenti bertingkah seperti itu,sekarang Kamu adalah istri dari CEO Master Properti,Kamu harus bisa menjaga image suami Mu ini!" Goda Candra menyentuh hidung Ezra dengan hidung nya.


"Te..tentu !" Jawab Ezra gugup saat melihat Candra menggoda nya.


"Marco,langsung pergi ke lapangan,seperti nya Angga sudah menunggu Kita disana !" Titah Candra kepada Marco yang fokus menyetir.


"Baik Bos !"


Marco segera melajukan mobil nya ke lapangan yang sudah di infokan oleh Candra.


"Kamu jangan takut,semua perlengkapan mu sudah di siapkan !"Ucap Candra,ia masih memeluk Ezra.Wanita ini hanya menganggukkan kepala nya .


Marco segera memarkirkan mobil nya di tempat parkiran lapangan pesawat pribadi milik Candra.


"Tunggu !" Ucap Ezra mengejar Candra,membuat wanita ini kesal karena mengabaikan nya.


Candra mengabaikan panggilan Ezra,Pria ini terus saja berjalan kearah Angga.


"Angga bawa Ezra naik ke dalam pesawat,nanti Aku akan menyusul !" Ucap Canda melirik kearah Ezra.


"Baik Bos!" Angga segera berjalan kearah Ezra.


"Nyonya Muda,mari ikut Saya !" Ezra segera mengikuti Angga,tanpa menjawab sepatah kata pun,bahkan tidak melirik kearah Candra yang sedang berbicara dengan Marco.


"Bos,Kamu yakin akan membawa nya honey moon?" Tanya Marco,berdiri di sebelah Candra.


"Menurut mu?" Candra melirik kearah Marco.


"Jika Kau tidak suka lebih baik jangan menyentuh,karena disaat Dia akan sadar dengan semua itu,Kamu tidak akan bisa menjelaskan nya pada gadis itu!" Ingatkan Marco,melipatkan kedua tangannya di dada.

__ADS_1


"Aku sudah membeli nya,bukan kah seharusnya Aku menikmati barang yang sudah Ku beli?"Jawab Candra tanpa menoleh kearah Marco.


"Lebih baik menjauh!" ketus Marco.


"Aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini,Aku sudah membeli nya,seharusnya Aku akan menikmatinya,karena Kami sudah sah sebagai suami istri,jadi Dia juga tidak akan bisa menolak atau menuntut Ku kelak!" Jawab Candra tanpa berperasaan.


"Bos,Aku sudah ingat kan,kalau Kamu harus menjauh,tapi jika kamu melewati batas Aku yakin Kamu tidak bisa kembali lagi!" Marco menatap Candra yang sedang melihat nya.


"Apa Kau mulai meragukan pendirian ku?" Tanya Candra kepada Marco yang berdiri didepan nya.


"Aku hanya tidak ingin Bos,melewati batas!" Jawab Marco ragu.


"Heh!" Candra menatap tajam ke arah Marco "Tapi kenapa Aku merasa kalau Kau mulai peduli dengan gadis itu!" Tatapan Candra begitu sinis.


"Bukan begitu,gadis itu tidak salah apa-apa!jadi Kita jangan terlalu menyiksa hatinya,takutnya akan merusak mental Dia !" Jawab Marco masih ragu.


Ha Ha Ha "Mental ?" Gelak tawa Candra yang membuat Marco terdiam.


"Apa peduli Kita,itu urusan Dia !"Candra berjalan meninggalkan Marco.


"Bos,tunggu !" Marco masih mengejar Candra.


"Tolong lebih berhati- hati jangan ke blas-blasan,jangan biarkan wanita itu mengandung benih Mu!" Ucap Marco dengan lancang,membuat Candra menatap nya dengan tajam.


"Kalau Dia bisa melahirkan benih Ku,Aku lebih senang punya penerus untuk masa depan Ku,Aku yang akan merawat anak itu,dan tentu Aku akan memberikan keuntungan yang besar untuk wanita itu!"Jawab Candra membuat Marco menggelengkan kepala nya.


"Aku sudah ingatkan,semua yang terjadi terserah bos saja!" Gumam Marco menunggu Angga turun dari pesawat.


Candra berjalan kearah Ezra yang sedang menunggu nya,wanita ini berbaring diatas matras yang ada didalam pesawat,semua keperluan nya sudah di siapkan oleh Candra.


"Bos !"Sapa Angga menundukkan kepala nya,berdiri di depan ruangan istirahat Ezra.


"Kamu boleh turun,tetap pantau semua yang terjadi disini,dan laporkan kepada Ku,jangan lewatkan satu pun informasi yang kalian dapat !"Ucap Candra mengingatkan Angga.


"Satu lagi,Angga !pantau terus Ayah angkat jangan biarkan Dia bertindak di luar batas nya !jangan biarkan Pria tua itu menghancurkan rencana Kita!" Sambung Candra lagi sebelum masuk kedalam ruangan dimana Ezra sedang istirahat.


Angga menganggukkan kepala nya,lalu pergi meninggalkan pesawat.

__ADS_1


JANGAN LUPA VOTE,BERI HADIAH,DAN LIKE YA,Jangan lupa komentar πŸ€—πŸ™


__ADS_2