Dendam Cucu Mafia

Dendam Cucu Mafia
45.Tidak Sabaran


__ADS_3

Altar berdiri di bawah,ia melirik kearah Candra yang sedang marah,lalu Angel datang menghampiri Candra,memberikan minuman kepada Candra.


Dugh ! "Aagrh!"


Ezra menendang Mr.D hingga terjatuh,semua orang melihat ke arah Mereka yang berada diatas panggung,lebih lagi Candra dan Altar yang kaget.


'Apa yang di lakukan gadis ini!'Altar melirik ke kiri dan ke kanan,banyak pengawal Mr.D yang mendekat,namun Altar menyadari gerakan mata dari Mr.D menghentikan pengawal nya .


'Sial!Apa Dia tidak takut !'


Candra memberikan minuman kepada Angel,lalu naik keatas panggung.


Ezra segera mengambil senjata yang ia bawa dan menembak Mr.D.


Dor ! "Aaaaaaaaa ....!" Semua orang berlari karena kaget.


Bugh ! Candra mendorong Mr.D dan menyelamatkan Ayah angkat nya dari tembakan Ezra.


Altar segera naik keatas panggung,dan menolong Ezra.Namun,disaat Altar dan Ezra mau turun panggung,semau pengawal Mr.D mendekat .


"Apa yang Kamu lakukan,kenapa Kau membawa senjata "Bisik Altar kepada Ezra,melihat situasi di sekitaran panggung yang telah di kepung oleh semua pengawal Mr.D.


"Aku berniat ingin membunuh nya,tapi Candra malah menyelamat Dia!"


Jawab Ezra yang menempelkan tubuh nya kepada Altar.


"Itu sudah di rencanakan Pria tua itu,ia yakin kalau Candra pasti akan menolong Dia,ia sengaja lemah di depan semua orang !karena disini banyak Wartawan!" Ucap Altar.


"Ha..ha..ha..!berani sekali Kamu menantu!" Ucap Mr.D yang berdiri bersama dengan Candra.


Ezra menoleh kearah suara,di belakang nya Candra bersama dengan Mr.D berdiri melihat kearah Ezra.


"Apa yang harus Kita lakukan !" Tanya Ezra lagi,dengan senjata masih di tangan,para pengunjung sudah pergi meninggalkan Aula perjamuan.


"Jika Mereka menyerang terpaksa Kita harus melawan!" Jawab Altar,dengan posisi yang siapa menyerang.


Para pengawal mengarah kan senjata kearah Mereka berdua.


"Tangkap kedua orang itu!" Titah Mr.D,namun Candra melarang nya.


"Berhenti!"Ucap Candra membuat Ezra dan Altar menoleh.


"Kita tidak bisa menangkap Mereka,disini masih banyak wartawan!" Bisik Candra kepada Mr.D


"Aku tidak peduli!Aku ingin Mereka !" Jawab Mr.D berjalan kearah Ezra.


"Kamu berani menyerang Ku,terang-terangan begitu,bosan hidup Kamu ?"Tanya Mr.D menggenggam tangan Ezra.


"Lepaskan tangan Mu !" Ucap Altar memegang tangan Mr.D

__ADS_1


Candra melirik ke Marco untuk bertindak,Marco segera pergi ke belakang.


"Berani sekali Kamu memerintahkan Aku!"


Mr.D mencengkram kuat leher Altar,Pria ini tidak bisa melawan sekarang dengan kondisi mereka yang banyak.


Dugh !


Dugh !


Ezra menyerang Mr.D,sehingga membuat Pria tua ini melepaskan tangannya di leher Altar.


"Jika Kamu mendekat Aku akan menembak Mu!" Ucap Ezra.


"Ha...Ha..!tembak saja kalau berani!Saya tidak takut!" Tantang Mr.D,Candra mulai geram tidak bisa melakukan apapun.


"Ezra turun kan Senjata Mu!" Teriak Altar di sebelah Ezra.


Mr.D sengaja menantang Ezra agar menembak,dengan begitu ia bisa membuat laporan atas tuduhan pembunuhan kepada Ezra,ia akan menghancurkan Abian melalui Ezra.


Klik !


"Sial!" Gumam Mr.D "Jangan biarkan Mereka lolos!" Sambung nya lagi.


Seluruh lampu di dalam ruangan Aula padam,semua pengawal mengepung tempat itu,seketika lampu nyala lagi,tapi Ezra dan Altar menghilang,hanya ada Marco disana.


"Dimana Candra !" Tanya Mr.D menarik kerah baju Marco.


"Aaahhh,sial!" Ucap Mr.D lagi lalu berbalik kearah Marco."Cari tau siapa Pria yang bersama dengan Ezra!" Titahnya.


"Tuan itu bukan tugas Saya,hanya Bos yang bisa memerintahkan saya,maaf saya permisi!" Ucap Marco lalu meninggalkan Mr.D dalam keadaan kesal.


"Rambo!cari wanita itu sampai ketemu,bawa Dia hidup atau mati!cari tau juga Pria yang bersamanya !"Titah Mr.D yang tengah kesal


"Baik Tuan !"


Rambo segera pergi meninggal kan aula,bersama beberapa pengawalnya.


***


Candra bersama dengan Ezra dan Altar berada di mobil yang sama.


"Kenapa Kamu menarik Kami keluar dari Aula?" Tanya Ezra kesal


"Kalau Aku enggak menyuruh Marco untuk mematikan lampu Aula Kau akan di makan oleh Pria tua itu!"Jawab Candra menoleh ke belakang mobil.


"Apa rencana mu?kenapa Kamu membantu Kami?"Tanya Altar menoleh ke belakang .


"Aku membantu istri Ku sendiri bukan membantu Kamu !" Jawab Candra tegas.

__ADS_1


"Hah!istri?Kalau Dia istri Kamu,harusnya Kamu adalah ipar Ku!" Jawab Altar meledek Candra.


Candra menoleh Ezra untuk membenarkan pernyataan Altar.Ezra hanya mengerutkan bibirnya saja lalu memalingkan wajahnya.


Ckkkiiiittt !


Altar mengerem mobilnya mendadak membuat Candra dan Ezra terbentur dengan jok depan .


"Awwww!" Pekik Ezra,"Kenapa kau berhenti !" Tanya nya kesal,masih memegang jidatnya yang sakit.


"Turun !" Titah Altar


"Kau berani menyuruh Aku turun !" Ucap Ezra lagi.


"Dia maksud Ku,turun disini,Aku tidak ingin pengawal Mr.D curiga padamu!" Jawab Altar menoleh ke arah Candra.


"Tapi ini jalanan sepi,tidak ada taxi yang lewat !" Protes Candra.


"Kamu takut ?bukannya Kau mafia ?"Cibir Altar.


Ezra menoleh kearah Candra saat mendengar perkataan Altar.


"Candra,apa yang tidak Ku ketahui tentang Mu?apa pekerjaan Mu ?" Tanya Ezra.


"Pekerjaan ku sama seperti papa Mu,jadi Kau tidak perlu takut,Aku turun disini!" Candra segera membuka pintu mobil lalu turun dari mobil,sebelum ia pergi ia masuk kembali dalam mobil.


Cup ! Candra mencium lembut bi bir Ezra,wanita ini terkejut menerima serangan mendadak dari Candra.


"Aku ingin bertemu dengan Mu besok,jam 9 di tempat Apartemen lama Ku!" Ucap Candra saat ia melepaskan ciumannya.


Blam !


Candra menutup pintu mobil,Altar melihat kearah Ezra yang sedang terpaku,menatap kearah Candra.


"Apa bisa pergi sekarang ?"Tanya Altar kepada Ezra,yang masih menatap kearah Candra.


Tiiiiiiiittttt !


"Apa yang Kau lakukan!bising!"Protes Ezra yang kesal.


"Apa bisa pergi sekarang ?" Tanya Altar lagi,Ezra segera menganggukkan kepalanya.


Altar segera menaikan kecepatan mengemudinya,meninggalkan Candra di tepi jalan.


"Altar,kenapa Kau melarang Aku menembak Mr.D?" Tanya Ezra


"Kalau Kamu sampai menembak Dia,Kamu akan di tuduh pembunuhan oleh Mr.D dan saat punya kesempatan mereka akan mengalahkan keluarga Kita dengan alasan menolong Kamu,itu taktik lama,jangan sampai terpengaruh,mulai sekarang kalau mau bertindak kompromi dulu Aku!jika Kamu terus bertindak bodoh,maka Aku berhenti membantu Mu!" Altar terlihat kesal dengan Ezra.


"Maaf!Aku janji lain kali demi melancarkan aksi Kita Aku akan dengar kata-kata Mu!" Jawab Ezra,berusaha menggoda Altar agar berhenti marah.

__ADS_1


"Besok Kita pikirkan lagi!"


Altar melanjutkan mengemudi mobilnya,dengan kecepatan tinggi menuju Pulau Elang.


__ADS_2