
Ruangan itu terlihat gelap,setelah kepergian Candra dan Ezra.
"Periksa seluruh ruangan,Aku yakin Mereka masih disini !"Ucap salah satu pasukan itu.
Krak !
"Aahh!"
Tanpa sengaja,Ezra menginjak ranting kayu,yang ada di belakang rumah,Candra segera menarik tangan istri nya untuk bersembunyi.
"Sayang !" Ezra melihat kearah Candra,Pria ini cukup khawatir dengan kondisi istrinya.
"Kamu jangan bertindak apapun,ingat ada calon anak Kita di dalam sini!" Ucap Candra menyentuh perut Ezra yang mulai membuncit.
"Tapi sayang,Kita akan bersama - sama melawan Mereka !" Ujar Ezra yang berusaha untuk berdiri.
"Tidak sayang,kali ini dengar kan Aku!Kamu tidak boleh menyerang Mereka,Kamu harus diam di tempat,biarkan Aku yang menyerang Mereka!"
Candra memegang wajah istrinya,ia tidak ingin melibatkan Ezra dalam pertempuran tersebut,ia takut membuat Ezra dan calon anak nya dalam bahaya.
Candra bersama dengan Ezra berjalan masuk dalam hutan,Candra memilih jalan pintas untuk menuju ke kota.
"Haaah..Haaah..!" Ezra kelelahan,ia berhenti sejenak,Candra menoleh kebelakang,melihat istrinya yang lelah.
"Ayoo naik,Aku akan mengendong Mu!" Ucap Candra duduk di depan Ezra,meminta istrinya untuk naik ke punggung.
Akhirnya Ezra memilih untuk di gendong Candra,ia benar-benar tidak sanggup berjalan lagi.
Sudah begitu lama berjalan ke dalam hutan,akhirnya Candra mendengar suara mobil yang melintas jalan kota.
Candra berdiri di tepi jalan,ia menunggu bus yang lewat jalan tersebut agar ia bisa kembali ke kota.
Sa-tu bus kota terlihat berjalan kearah Mereka,Candra melambaikan tangannya,berharap bus itu segera berhenti.
Ckkkiiiiiitttt....!
__ADS_1
Melihat bus yang sudah berhenti,Candra menuntun Ezra masuk ke dalam bus,semua penumpang melihat kearah Mereka,namun Candra memegang bahu Ezra agar tidak takut.
"Ezra,Kamu harus segera melewati jalan ini,Aku akan turun di persimpangan jalan,bus ini akan berhenti di kilometer ke empat,Kita akan bertemu disana!" Ucap Candra memberi arahan kepada Ezra.
Ezra hanya bisa menatap Candra dalam menahan rasa sakit nya,ia merasakan perut nya yang keram,karena terlalu lama berjalan.
"Ingat,Kamu yakin lah kita akan bertemu disana,Aku akan menemui Mu nanti,Aku akan turun dari sini untuk membereskan semua orang !" Candra berdiri dari tempat duduk nya,berjalan untuk turun,Ezra menarik tangan Candra,Pria ini menoleh kearah istrinya.
Candra melihat mata Ezra yang sayu,butiran bening lolos begitu saja dari kelopak mata nya,Ezra tidak dapat menahan rasa sedih nya,Candra menyentuh pipi Ezra.
"Kita akan bertemu lagi yakin lah !" Ucap Candra mengecup kening Ezra.Lalu melepaskan tangannya yang di genggam Ezra.
Ezra menatap kepergian Suaminya,Candra segera turun dari bus,dan melihat Ezra dari jendela bus ia tersenyum,meskipun sulit untuk melepaskan Ezra saat ini,namun ia harus bisa menyelamatkan istri dan Anaknya.
***
Marco sedang berada di Hyde Park,di dalam ruangan kerja milik Candra,ia mulai mencari semua informasi mengenai perusahaan Master Properti dan juga semua aset milik Candra.
Marco beserta bawahan yang lain,sedang melacak keberadaan Candra,namun sa-tu tempat pun tidak ada yang terlihat ada nya Candra dalam pengawasan cctv.
"Baik Tuan!" Mereka segera pergi meninggalkan ruangan kerja itu.
BIP ...BIP..
Panggilan terhubung antara Marco dan Candra,saat ini Candra sedang berada di gedung markas lama mereka,ia mengambil alat dan perlengkapan nya yang tersisa disana,Candra sudah lama tidak datang ke gedung tersebut.
"Hallo...!" Sapa Candra dengan senyuman yang terus melekat dari wajah nya.
"Apakah Kau sudah lama mencari ku kawan,kini Aku sendiri yang datang kepada Mu,Kau tidak perlu mencari Ku,karena Aku sendiri yang akan datang mencari Mu!" Ucap Candra dari balik panggilan laptop nya,layar yang terhubung ke pada Marco begitu besar.
"Jangan terlalu senang,Kau sendirian,semua orang saat ini sedang mencari Mu,untuk membunuh Mu,yang lebih terpenting adalah istri dan calon baby Mu,akan mati..!"Ha...Ha...Ha...
Marco tertawa di depan layar monitor yang terpasang di dinding.Namun,Candra tidak merasa panik,ia malah lebih senang untuk memprovokasi Marco saat ini.
"Sebelum Kau membunuh istri Ku,lebih dulu Aku membunuh mu !"
__ADS_1
BIP ...!
Panggilan terputus,Candra telah memutuskan panggilan nya.
"Lacak dan selidiki semua tempat yang di datangi Candra,dalam waktu sa-tu jam kalian telah menemukan keberadaan Dia..!"Titah Marco dengan nada tinggi,Pria ini mengambil senjata nya lalu keluar dari ruangan kerja,turun ke lantai dasar.
"Siapkan mobil nya !"Titah Marco yang berjalan kearah pintu utama Hyde Park.
Sekitaran 10 mobil mewah keluar dari garasi mobil,beberapa pengawal mengikuti Marco dari belakang.
Dddrrtt..!
Dddrrtt..!
"Hallo !" Marco meletakan headphone di telinga nya saat Santiago menelpon nya.
"Aku menemukan Ezra di dalam sebuah bus jalur kota,bus itu menuju persimpangan jalan kilometer empat !" Seru Santiago di balik handpone.
"Kirimkan beberapa orang kesana !hubungi Young juga !" Titah Marco .
"Young tidak bisa di hubungi sejak sejam yang lalu,Aku akan mengirim kan beberapa orang untuk menangkap Ezra,yang terpenting bunuh wanita itu dan juga calon bayi nya!" Ucap Santiago penuh dengan percaya diri.
"Aku telah menemukan keberadaan Candra,Aku sedang dalam perjalanan kesana !"
Marco memutuskan panggilannya,ia segera menatap layar laptop nya,kini posisi Candra telah berubah,Mereka kehilangan jejak Candra.
"Sial!jaringan terputus,cari dan sambungkan kembali,terus cari posisi Dia ada dimana ?" Titah Marco kepada semua pengawal nya yang terhubung ke dalam mobil semua.
Di tempat lain ...!
Ezra sedang gelisah,ia terus saja menatap kearah jam yang ada di dalam bus tersebut,Candra berjanji setelah tiga jam perjalanan ia akan datang menjemput Ezra lagi, di kilometer ke empat.Namun,Ezra tidak berhenti mengkhawatirkan suaminya,Ezra takut jika ia tidak bisa lagi bertemu dengan Candra.
"Aaahh..!" Ezra memegang perut nya,sesuatu terjadi,ia tidak bisa menahan nya,ini sungguh sakit,karena terlalu banyk berpikir dan stres membuat calon baby nya dalam masa buruk,ia segera mengontrol emosi nya kembali,agar tidak berpengaruh kepada bayi nya.
"Sayang,sabar ya,Kita akan segera bertemu dengan papa !"Ezra mengelus perut nya,semua orang didalam bus terlihat sedang tertidur.Hanya Dia yang tidak bisa tenang dan memejamkan matanya,ia memilih untuk tetap bangun dan melihat situasi disekitarnya.
__ADS_1
Ezra melihat kalau simpangan kilometer ke empat hampir dekat,ia segera berdiri untuk turun disana,ia berjalan ke depan untuk melihat keadaan.