
Waktu berlalu begitu cepat,tapi Candra masih sibuk dengan klien nya,sementara Ezra sudah terlihat begitu bosan.
Ezra segera bangkit dari duduk nya,berjalan kearah Candra .
"Can,dengar Aku ingin berbicara dengan Mu!" Ucap Ezra menarik lengan Candra.
"Haii Candra,selamat atas bisnis properti Mu!" Seseorang datang menarik tangan Candra untuk berbicara dengan nya,Candra mengabaikan Ezra.
Dengan rasa kesal Ezra berjalan ke arah bartender,ia meminta minuman kepada Bartender,segelas wine pun datang ke hadapannya,ia segera meminum nya tanpa memperdulikan orang lain.Sesekali ia melihat Candra yang masih sibuk dengan klien - klien nya.
Candra melirik ke arah Ezra yang sedang kesal,Dia tersenyum,karena berhasil membuat wanita itu marah.
"Menantu ?"Sapa Mr.D yang baru datang bersama dengan Rambo,ia juga membawa Angel bersama dengan nya.
"Ayah angkat,permisi Aku harus kesana !"Ezra segera pergi meninggal kan Mr.D.
"Candra,dengarkan Aku !" Ucap Ezra berdiri di sebelah Candra.
"Tunggu,tunggu sebentar Aku masih ada urusan bisnis!"Jawab nya lalu berbalik mengobrol dengan kliennya lagi,Marco juga bisa melihat nya,namun memilih untuk diam.
Ezra dengan kesal langsung menarik paksa Candra.
"Aku sudah menunggu Mu sejam yang lalu untuk berbicara,jika Kamu terlalu sibuk dengan klien Mu,kenapa membawa Ku kemari !"
Bentak Ezra dengan kesal.
"Tunggu sebentar,Aku harus menyelesaikan tugas Ku!"Jawab Candra berbalik badan,Ezra segera menarik nya lagi.
"Dengar,Aku ingin berbicara sekarang,tidak ingin menunggu !" Ezra menarik Candra keluar dari ruangan VVIP tersebut,sedikit menjauh dari suasana keramaian.
"Ezra !" Teriak Candra dengan keras,melepaskan tangan nya dari Ezra.
"Kenapa Kau begitu berani,mempermalukan Aku ?"Sambung Candra lagi dengan raut wajah yang sedang marah.
"Kau menganggap Aku ini apa?apa seorang pelayan ?"Tanya Candra lagi mencengkram kuat tangan Ezra.
"Kau yang menganggap Aku ini pelayan Mu!Kita tidak terlihat seperti seseorang yang sudah menikah,Kau meninggalkan Aku sendirian selama berjam-jam tapi Kamu sendiri sibuk dengan klien Mu!" Ezra berbalik marah kepada Candra.
"Hentikan!cukup,Kau sendiri yang ikut kesini!"Jawab Candra memandang lekat kearah Ezra.
"Kau yang membawa Aku kemari,Aku tidak akan ikut jika Kau tidak mengajak Ku,Aku melakukan tugas Ku sebagai seorang istri,menemani Suami yang sedang bekerja,tapi apa yang kau lakukan,Kau meninggalkan Aku sendiri,membiarkan Aku melewati malam sendiri di dalam tempat itu!" Netra Ezra menatap tajam kearah Candra.
"Aku sedang melakukan bisnis Ku,Kamu tidak melihat nya didalam banyak klien yang datang dari berbagai Negara,tapi Kau malah melakukan hal memalukan seperti ini!"
Mereka berdua sibuk adu mulut,sehingga tidak melihat kalau Marco sudah berdiri disana.
"Bos,Klien nya sudah mau pergi!" Bisik Marco kepada Candra.
__ADS_1
"Kita kesana!" Jawab Candra pergi meninggalkan Ezra.Namun,Ezra menarik tangan Marco.
"Tunggu,berikan kunci nya kepada Ku,Aku akan pulang sendiri!" Ucap Ezra.
"Tapi Nya,Kau tidak bisa menyetir sendiri!"Jawab Marco melarang Ezra untuk pulang.
"Aku bisa,berikan !"Ezra terus memaksanya,akhirnya Marco memberikan kunci mobil kepada Ezra,Ia segera pergi dari tempat itu,dan meninggalkan Candra dan Marco di dalam bar.
***
Ezra belum mengetahui apa penyebab Candra seperti itu,ia segera melajukan mobil yang biasa di bawa Marco untuk mengantar jemput mereka.
Ezra memberhentikan mobilnya di tepi jalan,saat melihat laptop kerja Candra ada di mobil,ia juga membuat box mobil beberapa senjata tersimpan disana.
Ezra segera mengambil laptop tersebut,ia membuka nya,tapi laptop itu memakai sandi pembuka laptop,ia kebingungan.
"Sial!"Gumam Ezra,tidak bisa membuka laptop.Tiba-tiba Ezra teringat akan sesuatu,ia segera merogoh ponselnya di tas,lalu melihat layar ponsel banyak panggilan masuk dari Zico.
Ezra menelpon Abian,ia teringat menyimpan nomer Abian di ponsel milik nya.
"Hallo!" Jawab Abian
"Opa!"
Mendengar suara Ezra,langsung membuat Abian semangat.
"Opa,bagaimana cara membuka laptop yang lupa sandi ?" Tanya Ezra kepada Abian.
"Apa Kau sedang membuka laptop suami Mu,seharusnya tidak salah sandi,tapi Kamu ingin mencari sesuatu disana tanpa sepengetahuan Dia?" Tebak Abian,membuat Ezra gugup .
"Eemm,iya benar !" Jawab Ezra tanpa ragu.
"Sayang dengarkan,Kamu harus melakukan ini !" Abian langsung memberitahukan kepada Ezra,cara memblokir sandi laptop milik suaminya,seharusnya itu akan berhasil,karena Abian sering melakukan itu saat memblokir situs musuh.
"Berhasil!" Ucap Ezra kesenangan.
Tanpa sadar Ezra langsung mematikan panggilan nya,padahal ada satu hal yang ingin Abian bicarakan dengan Ezra.
"Aku harus melakukan itu dengan cepat sebelum Candra menyadarinya !" Gumam Ezra,membuka semua file yang ada di laptop,meskipun banyak memakai sandi,Ezra tidak membuka semuanya,ia memilih file semalam yang ia lihat.
"Ini Dia !" Gumam Nya.
Tak ..Tak!
Ezra menekan tombol keyboard,untuk melihat data Mr.D yang ada di laptop Candra,dan mengunduh sebuah foto,Ezra penasaran dengan foto itu.
"AYAH ANGKAT !"
__ADS_1
Sebuah foto muncul di layar laptop sungguh mengagetkan Ezra,bahkan ia memijit kepalanya yang tidak sakit,dada berasa sesak,ia ingin mencari minuman,namun tidak di dapat di dalam mobil itu.
"Apa hubungan nya Mr.D dan Ayah angkat "Gumam Ezra membaca semua informasi mengenai pria tua itu.
"Kenapa ?"Ezra masih bingung dengan informasi di depan nya "Kenapa Candra tidak pernah mengatakan ini ?"Sambung Ezra masih melihat semua informasi,tentang Mr.D.
Ezra segera memanggil ponsel milik nya,lalu menghubungi Abian.
"Opa ..!" Panggil nya saat mengetahui panggilan sudah terhubung.
"Kamu sudah mengetahui nya !" Abian langsung menebak isi hati Ezra.
"Opa mengetahui juga?" Tanya Ezra lagi.
"Iya Opa sudah tau,kalau suami Mu,Ketua Mafia serigala yang di incar oleh Papa Mu!" Jawab Abian,tapi bukan ini yang di maksud Ezra.
Ezra segera memutuskan panggilan nya.
"Kenapa jadi Mafia?Aku ingin memberitahukan tentang Mr.D!" Gumam Ezra lagi,langsung memutar balikan mobil nya kearah bar yang tadi .
Di tempat lain,dimana Candra dan Marco sedang bernegosiasi dengan klien Mereka.Setelah kepergian Mereka Mr.D datang menghampiri Candra dan Marco.
"Apa rencana Mu?" Tanya Mr.D kepada Candra.
"Masih dengan cara yang sama !" Jawab nya singkat,memberikan paperbag kepada Marco.
"Kirim Dia ke Hotel dan Bar,Aku yakin banyak tamu yang membayar mahal untuk wanita seperti Dia!" Ucap Mr.D lagi,Candra melirik kearah Pria tua itu.
"Tunggu Aku sudah bosan main dengan Nya,Kau boleh membawa nya !" Jawab Candra,meninggalkan Mr.D.
"Kapan Kau bosan?"Tanya Mr.D
"Tunggu saat Aku membuat Dia lebih menderita!" Jawab Candra hanya menoleh.
"Jangan lupa dengan dendam Kamu yang semula,Kau harus bisa menjalan kan nya sesuai dengan rencana Kita,kirim Ezra ke pelanggan Kita,jadi kan Dia ladang uang untuk Kita!" Ucap Mr.D lagi.
"Akan Aku pertimbangkan!" Jawab Candra lalu berjalan menemui Marco.
"Kau kirim kan ini ke lantai Atas!"Ucap Candra kepada Marco.
"Baik !"
Candra berdiri di tempat parkir,melihat semua orang telah pergi,ia segera berbalik,dan pandangan di depannya membuat Candra kaget.
Tang !
Korek di tangan nya terjatuh ke lantai,melihat seseorang yang berdiri di depannya.
__ADS_1