Dendam Cucu Mafia

Dendam Cucu Mafia
51.JoNes ,(Jomblo Ngenes)


__ADS_3

Candra menatap Ezra dengan penuh hasrat,apalagi kondisi Ezra yang di bawa pengaruh obat.


Gluk,Candra menelan ludahnya,lalu buru-buru melepaskan kemeja nya,Ezra melihat tubuh Candra yang sixpack sangat menggoda bir ahinya.


Candra menutup tubuh Ezra dengan kemeja,lalu ia membuka semua ikatan tangan dan kaki Ezra.


Candra menyempitkan matanya melihat kearah luka yang ada di tangan Ezra,dan juga di pergelangan tangannya.


Candra mengusap lembut wajah Ezra.Setelah ikatan terlepas,Ezra segera memeluk Candra,ia dapat mendengar detak jantung Candra yang begitu kuat.


Cup !


Candra mencium lembut bi bir Ezra,mereka berdua berciuman begitu mesra,Candra segera mengendong tubuh Ezra,dan melepaskan ciumannya,ia membawa keluar Ezra dari dalam gedung.


Marco menatap kearah Candra dengan membulatkan mata,melihat Candra yang telanj*g dada,Ezra masih mengalungkan tangannya di leher suaminya.


"Udah ?" Tanya Marco seketika tidak sadar,namun segera menutup mulutnya.


Candra mendengar ucapan Marco,lalu menatap pria itu dengan tatapan membunuh.


Ceklek !


Marco segera membuka pintu mobil untuk Candra,dengan gugup masih di lihat oleh Candra,Marco segera menutup pintu mobil.


"Bos,kemana?"Tanya Marco tanpa menoleh kebelakang.


"Hyde Park!" Jawab Candra singkat,lalu melirik kearah Ezra,yang sudah merasa kepanasan,padahal di dalam mobil AC nya hidup .


Marco segera menyalakan mobilnya,lalu melaju dengan kecepatan tinggi,ia tahu dengan kondisi tubuh Ezra,karena sudah bisa menebak apa yang akan di lakukan oleh Ayah angkat Candra.


"Sayang,inikah Kamu ?" Tiba- tiba Ezra menyentuh wajah Candra,dalam keadaan setengah sadar.


"Ezra duduk lah dengan tenang,Kita masih di dalam mobil !" Ucap Candra,membenarkan duduk Ezra,lalu menutup kembali tubuhnya.


Ezra segera bangkit dan membuang kemeja milik Candra,dan duduk di depan Candra,membuat pria ini menyempitkan matanya,melihat kearah spion depan,Marco segera menggesernya agar tidak melihat pemandangan di belakang,jika tidak Candra akan membunuhnya saat itu juga.

__ADS_1


Pak !


Ezra menangkup kedua pipi Candra,membuat Pria itu mengerutkan bibir nya melihat tingkah Ezra yang begitu lucu.


"Kenapa Kau datang terlambat,dasar pria brengs*k,membuat Aku kesusahan !" Ucap Ezra dalam keadaan pengaruh obat.


"Panas!" Sambungnya lagi,menyentuh dada milik Candra,melihatnya dengan menggoda,wanita ini segera mencium dada Candra,dan menggigit ujung pen til milik Candra dengan kuat.


"Aaaggrrhhh!!"Pekik Candra,terlihat Marco yang menaikan kedua bahunya karena kaget.


"Ezra duduk yang benar,jika tidak Aku akan menurunkan Kamu di jalan!" Ancam Candra,pria ini sudah begitu malu terhadap Marco.


"Kamu berani menurunkan Aku disini!oke Aku akan turun!"Ezra ingin turun dari pangkuan Candra,karena Ezra tidak berpakaian,Candra melarang nya,ia memegang tangan Ezra.


"Jangan !" Ucap Candra memelankan suaranya,ia takut Marco mendengar,akan jatuh wibawa nya seketika.


Cup !


Bak di sambar petir Candra kaget,saat Ezra sudah melu matkan bibirnya.Marco segera memberhentikan mobilnya di tepi jalan yang sepi.Lalu ia turun dari mobil,berdiri li-ma langkah jauh dari mobil .


Permainan Ezra yang begitu liar,membuat Candra takut Wanita ini akan melakukan hal-hal diluar kendalinya,Candra yang melihat Marco keluar dari mobil,ia pun tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang di berikan oleh bawahannya.


Candra mendorong tubuh Ezra,menurunkan kursi mobil agar membuat Ezra lebih nyaman.


"Ini Kamu yang maksa ya !" Ucap Candra.


Cup ! Cup !


Candra mulai menciumi le her Ezra,ia menyentuh bi bir Ezra dengan tangan nya melihat sudut bi bir yang terluka,lalu ia menciumnya.


"Bodoh,kenapa Kamu melukai diri mu separah ini !"Candra melihat banyak luka gigitan di tangan Ezra.


"Aku mempertahankan sesuatu yang menjadi milik suamiKu!" Ucap Ezra dengan mata yang setengah sayu,ia sendiri tidak sadar apa yang telah terjadi,pengaruh efek obat begitu kuat.


Cup ! Cup!

__ADS_1


Candra mulai menjelajahi tubuh Ezra dengan bi bir dan li dahnya.Ia tidak meninggalkan walau seinci tubuh Ezra,semua di sapunya dengan li dah.


pLup ! plup !


Terdengar suara saat Candra menyusui,ia melahap nya sampai habis,bahkan bukit kembar membuat ia tidak bisa menahannya,Candra menarik celana jeans pendek ke bawah.Lalu tangan nya menyelinap masuk ke dalam goa untuk membangunkan anak burung,ia sudah lama merindukan anak burung milik Ezra yang berada didalam goa.


Disaat tangan nya menyentuh bi bir goa,sang naga pun memberontak di dalam sana,minta di keluarkan.


Sa-tu tangan lagi memainkan pu ting susu sebelah nya,yang sa-tu nya masih di **** oleh Candra,tangannya yang sa-tu memainkan bi bir goa.


"Aaah..!Aaahh!Cand...!" Gerutu Ezra,tubuh nya menggeliat,merasakan sensasi yang berbeda,ada sakit,nikmat dan geli semua bercampur aduk,Candra membuat nya menjadi satu.


Candra menurunkan CiumanNya,kearea perut dan juga pusar,lalu turun ke bawah,tepat di bi bir goa,ia mencium nya.Cup Cup Cup.


Lalu menjulurkan li dah nya,masuk dalam goa,menyapa anak burung di sana,semakin lama tubuh Ezra semakin bereaksi menerima permainan li dah Candra yang begitu mahir memainkan nya.


"Oooh!Chan..!Aaaagrrhhh !" Suara Ezra terdengar begitu jelas di telinga Candra,tidak terkecuali Marco yang berada di luar mobil,ia merasakan tubuh nya yang keringat dingin.


"Hhmmmmpph..!Aaahhh! A..ku mau...!"Ucap Ezra terbata "Mau ke..luar !Aaahhhh.....!" Cai ran ken tal itu mengalir di bi bir Candra,Pria ini menyapu nya dengan bersih dengan li dah nya,tidak berasa jijik sama sekali.


Ezra sudah mencapai nikmatnya yang pertama,namun Candra tidak melepaskan Ezra begitu saja,ia masih menjelajahi goa dengan li dahnya membuat lutut Ezra gemetar,kaki dan tangan juga ikut dingin.


Candra segera menurunkan cela na nya saat melihat Ezra yang menggeliat saat di makanan goa oleh Candra.


Sang naga akhirnya bernafas lega saat di lepaskan oleh Candra,ia segera berdiri di bi bir goa,Candra mengges ekan nya di bi bir goa,membuat tubuh Ezra semakin tidak karuan,ia memegang kedua paha Candra,dan mencakar nya dengan kuat di ikuti dengan permainan Candra.


"Aah!" De sah Candra saat merasakan sesuatu yang perih,ia melihat Ezra mencakar pahanya.


Jleb ..Jleb ..Jleb..jleb...Jleb..


Candra mendorongnya nya dengan kuat,membuat mobil sedikit bergerak,Marco memerhatikan nya malah semakin membuat nya tidak tenang,ia beberapa kali menghela nafas,keringat dingin mulai turun dari pelipisnya.


"Aagggrh! Aaahh ..eemm..Aaagggrhhh!" Kini Candra yang merancau dengan hebat,Pria ini juga tidak bisa lagi menahannya,meski di dalam mobil,mereka berdua menikmatinya bersama.


Dalam keadaan naga masih di dalam goa,Candra menarik tubuh Ezra dan kini posisi nya Ezra duduk di pangkuan Candra,Pria ini menuntun Ezra agar ia memimpin permainan nya.

__ADS_1


"Aah..Aaah.. Aaahh..AaH..!" Terdengar suara Ezra yang tidak bisa di tahan nya.


Candra mencium kembali le her Ezra,masih duduk dia atas nya,setelah mencapai Kenikmatan yang ketiga kalinya,akhirnya Candra melepaskan Ezra,dan membantu nya memakai cela na nya kembali,lalu membantu nya mengancingkan kemeja Candra di tubuh Ezra.


__ADS_2