Dendam Cucu Mafia

Dendam Cucu Mafia
43.Melawan Musuh dengan otak bukan dengan otot


__ADS_3

Young sedang melatih pasukan pulau yang baru bergabung sa-tu Minggu lalu,dengan di bantu oleh Ezra.


Banyak yang gunakan samsak gantung,atau samsak tinju,Young juga melatih mereka dengan melawan teman seangkatan mereka, minggu ini kebanyakan wanita yang datang ke pulau.


"Bagaimana kabar Mu,kenapa Kamu memilih untuk datang kemari ?bukannya seharunya Kamu tinggal bersama dengan Suami Mu?" Tanya Young yang pura-pura tidak tahu kejadian Minggu lalu.


"Kabar Ku seperti yang Bibi lihat,Aku baik-baik saja !" Jawab Ezra masih memantau anak didik nya yang sedang berlatih.


"Fisik Mu memang bagus,karena Kamu sudah berlatih sejak kecil,tapi bagaimana dengan hati Mu?apa ia baik-baik saja ?"Tanya Young ingin tahu isi hati Ezra.


"Hiiiiyaaakkkk !"Dugh ! Dugh ! Bugh !Bugh !


Ezra meninju tanpa menggunakan sarung tinju,ia juga menendangnya tanpa pelindung kaki.Young yang melihatnya hanya bisa menggelengkan kepala nya saja.


"Ada yang Kamu pendam?ceritakan kepada Ku!"Ucap Young mendekat kearah Ezra.


"Apa Kamu sangat ingin tahu tentang hati ku?" Tanya Ezra memegang samsak,Young menganggukkan kepala nya.


"Kalau gitu lawan Aku sa-tu ronde,maka akan ku ceritakan pada Bibi semuanya !" Ucap Ezra berdiri mengangkat kedua tangan nya.


"Aku tidak punya waktu melawan Mu,Kamu tidak mau berbagi juga tidak masalah,Aku juga tidak ingin membantu mu saat Kamu memerlukan nya !"Ancam Young mengharap ia dapat mendengar penjelasan dari Ezra.


Dengan sekuat tenaga ia melayangkan kaki nya kearah Young.


Huussss!


Kaki yang dilayangkan Ezra berhasil di hindari oleh Young.


Dugh !


Namun,disaat kaki keduanya Young tidak dapat menghindari karena Ezra menyerang dalam diam.


"Kamu !" Geram Young saat kaki nya di tendang oleh Ezra,dan membuat ia jatuh .


"Maaf!"Ucap Ezra lalu mengulurkan tangannya kepada Young,dengan tersenyum Young menerima tangan Ezra,lalu memutarkan nya ke belakang membuat Ezra terkejut.


"Heh!Aku meremehkan trik Bibi !"Ucap Ezra yang tersenyum .


Dugh ! Dugh !


Young menendang kedua kaki Ezra,sehingga membuat ia terjatuh,Young baru melepaskan tangan Ezra.

__ADS_1


"Ayoo bangun!Kita harus melihat Nicko yang sedang berlatih di Utara pulau !" Ucap Young yang meninggalkan Ezra.


Nicko adalah anak Young dan Berson yang baru berusia 18 tahun,ia lebih muda dari Ezra 2 tahun.


"Bibi!Aku ingin melakukan penyerangan kepada Mr.D!"


Mendengar pernyataan Ezra,membuat Young menghentikan langkah nya.


"Sudah punya kekuatan begitu hebat Kamu berani menyerang bak*ngan itu!apa Kamu sudah bosan hidup bisa memikirkan itu !" Ucap Young berbalik memegang lengan Ezra,lalu menatap nya penuh amarah.


"Untung saja Kamu bukan Anak Ku,jika tidak Aku akan mengurung mu di gudang bawah tanah !"Sambung Young lagi dengan nada masih marah.


Puk !


Ezra menghempas tangan Young, "Ia Aku bukan Anak Mu,Kamu boleh memberi Ku Bibi,tapi Aku punya keinginan untuk membalaskan dendam ibu ku!" Teriak Ezra kepada Young.


"Aku memang terlahir begitu sial,tidak punya mama di samping Ku!bahkan kalian berani memarahi Ku,apa salah nya jika anak punya keinginan untuk balas dendam,Aku memang tidak punya siapapun,Aku hidup sendiri !" Teriak Ezra kepada Young .


Pak !


"Tapi Kamu masih punya Aku !" Jawab seseorang yang menepuk bahu Ezra dari belakang.


Ezra berbalik melihat kearah pria itu,dan ia terkejut.


Pria itu tersenyum.


"Aku bukan polisi!Aku hanya seorang gangster !" Jawabnya menahan tawa.


Young langsung mendekat kearah Ezra.


"Dia Altar Carlose,kakak Mu !"Ucap Young "Yang jadi polisi militer,Azlan Kakak Altar!Aku rasa kalian sudah pernah ketemu!"'Sambung Young lagi,memegang lengan Ezra.


"Aku akan membantu Mu,kita semua akan membantu Mu!" Seru Altar memegang kedua bahu Ezra.


"Altar !" Young menatap kearah Altar ,Pria ini juga berbalik menatap kearah Young.


Altar adalah pria bar -bar,ia tidak mau ada orang yang menentang keputusannya.


"Altar,cobalah mengerti,ini bukan hal biasa yang bisa kalian main-main,Kami sudah banyak melewati berbagai masalah!" Seru Young lebih mendekat kearah Ezra.


"Bibi Aku mohon biarkan Aku mencoba nya ya !" Ezra memegang tangan Young,sebenarnya wanita ini tidak tega harus memarahi Ezra,namun Dia juga tidak mau Ezra dalam kesulitan atau masalah.

__ADS_1


"Kamu bantu Nicko berlatih dulu ya,Bibi mau bicara dengan Altar !"Ucap Young,Ezra segera pergi meninggalkan mereka di tempat latihan samsak.


"Altar,Kamu tau apa yang kamu ucapkan barusan,kalau Tuan Tetua tau ia akan marah,bukan dengan Ku saja tapi dengan Kita semua !" Ucap young.


"Panggil Aku Tuan Muda Altar,hanya Keluarga Ku yang bisa manggil Aku nama saja !"Tegas Altar.



"Baik lah,Tuan Muda,ingat ini bukan sebuah lelucon,anda tidak bisa memutuskan langsung untuk menyerang Mr.D Dia bukan lawan kalian !" Young mencoba mengingatkan Altar.


"Heh!Aku tidak ingin mendengar perkataan mu yang tidak masuk akal itu,Aku pergi,Aku titip Ezra kepada Mu,ingat !jangan memarahi Dia,Kamu tidak punya hak !" Ucap Altar lalu pergi meninggalkan Young.


"Kalau Aku tidak bisa menjaga Ezra,Clara pasti akan marah!"Gumam Young yang melihat kearah Altar sudah pergi meninggalkan tempat pelatihan.


***


Candra bersama dengan Marco,berjalan kearah kamar Mr.D.Ia belum sempat membuka surat yang di berikan oleh Ezra,Pria ini datang menemui Ayah angkatnya .


Ceklek !


Pintu ruangan terbuka,Candra masuk kedalam,ia melihat ada Angel dan juga Mr.D yang sedang menunggu nya.


Rambo berdiri di sebelah Mr.D,sementara Marco berdiri di sebelah Candra.


"Kenapa Kau memanggil Ku kemari ?" Tanya Candra saat sudah duduk di depan Mr.D.


"Nanti malam ada acara perjamuan antar bisnis,Kita semua akan pergi,Kamu pergi dengan Angel sa-tu mobil,Aku akan pergi dengan Rambo !" Ucap Mr.D,Candra berniat menolak,namun Marco menghentikannya,memegang bahu Candra.


"Baik lah!Aku akan menjemput nya nanti malam !" Jawab Candra,tidak melirik kearah Angel.


"Bagaimana dengan obat - obat itu,Kamu sudah mengirim nya ?" Tanya Mr.D kepada Candra,selama ini Mr.D selalu memanfaat kan kekuasaan Candra di bisnis Master nya,karena hanya Candra yang bisa lolos dari kejaran polisi,dan FBI,Candra sudah menjalankan bisnis ini sejak lama,seharunya ia lebih tahu tempat teraman untuk transaksi,apalagi perusahaan Master sudah banyak di kenali oleh orang sekitarnya .


"Aku sudah mengirim nya,Angga juga seharusnya sudah sampai disana !" Jawab Candra.


"Produksi kan lebih banyak lagi obat itu,Aku ingin dalam jumlah yang besar!" Seru Mr.D kepada Candra.


"Tidak bisa!Kita sudah menyimpan begitu banyak obat,jika suatu saat FBI melacak tempat Kita,Aku tidak bisa mengelak jika terlalu banyak obat!"Candra menatap kearah Mr.D,ia tahu kalau Pria tua itu punya suatu rencana terhadap nya.


"Apa Kamu takut?" Tanya Mr.D kepada Candra.


"Bukan takut,Aku hanya tidak ingin melawan hukum,itu membuat Ku jenuh,sementara biarkan segitu dulu!"

__ADS_1


Candra bangkit dari duduk nya,lalu mengajak Marco untuk pergi,ke perusahaan Mereka.


vote,like dan koment,beri hadiah dengan mendukung kami dengan cara begitu,bisa bangkitkan semangat author 😘


__ADS_2