Dendam Cucu Mafia

Dendam Cucu Mafia
76.Sarapan Pagi


__ADS_3

Suasana di meja makan begitu tegang,Zara mencuri pandang kepada Abian,namun pria tua itu tidak melihat kearah nya,Dia tetap fokus kepada sarapannya.


"Biarkan Aku sendiri,Aku bisa melakukan nya sendiri!"Ucap Candra,Ezra mengangguk lalu memberikan semangkuk bubur kepada Candra.


"Mama Zara,kapan mama akan pulang ? "Tanya Ezra,seketika membuat Zara kaget.


"Apa Kamu sedang ingin mengusir Ku?Kamu tahu ini rumah Ku,yang seharusnya bertanya itu Aku kapan Kamu kembali ke rumah suami Mu !" Ketus Zara dengan kesal,membuat Clara dan Abian marah.


"Zara !" Teriak Abian.


"Mama Zara,maksud Aku enggak gitu,Aku bertanya kapan Mama pulang,jika lama disini,Aku ingin mengajak mama belanja,jika Mama tidak bisa Aku bisa pergi sendiri!"Jawab Ezra,wanita ini menundukkan kepala nya,ia merasa sedih dengan sikap Zara.


'Kenapa Aku kesal kepada Ezra,ini kan masalah Aku dengan papa,harus nya Aku tidak marah kepada Ezra'


Zara menatap tajam kearah Ezra,yang terus saja menundukkan kepala nya.


"Aku bisa menemani Mu,kemana Kau ingin pergi!" Sambung Candra memegang tangan istrinya.


"Sayang maaf,mama enggak bermaksud membuat Mu sedih,akhir-akhir ini banyak sekali masalah yang mama hadapi,maaf ya sayang!" Ucap Zara tulus.


"Enggak apa-apa Ezra mengerti,seharusnya Ezra bisa pergi sendiri tanpa merepotkan orang lain,Ezra hanya rindu Mama Anushka saja!" lirih Ezra,lalu meletakan gelas berisi susu kembali di meja,lalu ia pergi meninggalkan meja makan.


"Sayang...!"Panggil Candra,namun Ezra tidak menoleh "Aku akan melihat nya!" Sambung Candra lagi bangkit dari duduk nya.


"Zara,Kamu tau,Ezra selama ini hanya dekat dengan Mu,harusnya Kamu tidak berbicara begitu!"


Mattew memegang tangan istrinya.


"Mas,Aku tau Aku salah,maafkan Aku mas!" Zara melirik ke arah Mattew.


"Kamu harus bisa mengontrol emosi Mu,jika itu menyakiti orang,harusnya Kamu tidak berbicara begitu!"Sambung Abian dengan datar.


"Ini juga salah Mu,harusnya Kamu tidak bersikap begitu kepada anak Mu,Dia kan jadi salah tanggap,Kamu juga harus nya bersikap lebih dewasa!"Cibir Clara kepada Abian,Pria ini melirik kearah istrinya.

__ADS_1


"Sudah tidak apa-apa,bagi Kami orang dewasa,masalah itu kadang bisa mempengaruhi sifat seseorang,jadi makin dewasa Kita makin berat juga masalah yang di hadapi,Kita harus saling kompromi dan saling terbuka,agar keluarga kita tidak ada yang salah paham!"


Mattew mencairkan suasana canggung di meja makan,namun ia tetap memihak ke istrinya.


"Sudah tidak apa-apa!Bi Nana,bereskan meja makan!" Titah Clara saat semua orang telah siap sarapan pagi.


"Baik Nya!"


Bi Nana datang,dengan dua pelayan lain yang ikut membantu nya membereskan meja makan.


Di taman Mansion,taman mawar yang selama ini di rawat Clara,ia telah lama merawat taman tersebut.


"Sayang..!"Panggil Candra duduk di sebelah Ezra.


"Apa yang tersisa disini?hanya ada kenangan ?dimana semua orang berkumpul,sayang nya saat Mama masih ada Kau belum mengerti apa-apa,pasti rasanya cukup bahagia di perhatikan oleh orang yang Kita sayang !"Ucap Ezra melirik kearah Candra.


"Apa Aku kurang perhatian kepada Mu sayang,maaf kalau Aku belum bisa menjadi suami yang baik,tapi sayang,Kamu satu-satu nya wanita yang beruntung disini,Kamu masih memiliki keluarga yang sayang pada Mu,banyak di luaran sana yang tidak memiliki keluarga bahkan tempat tinggal,jadi hidup Kita ini termasuk beruntung !"


Candra menarik kepala Ezra diatas bahunya.Dali balik jendela ruang tamu,Abian melihat kearah taman,ia memperhatikan Candra yang begitu tulus mencintai Cucunya.


"Kenapa Kamu begitu kasar kepada Zara,sejak kecil ia termasuk orang yang kurang kasih sayang Mu !" Sambung Clara lagi.


"Apa yang kurang?sampai saat ini Kita berdua masih di dekat Dia,memiliki suami yang begitu sayang,hidup yang berkecukupan,memilki saudara laki-laki yang mencintai Nya,jadi apa yang kamu maksud kurang ?" Tanya Abian berbalik kepada Clara,Wanita ini menghela nafas nya melihat tempramen istrinya.


"Maksud Aku perhatian Mu,Kamu kurang memperhatikan anak perempuan Mu itu,pernah enggak sehari Kamu tanya Dia bahagia enggak,senang enggak Dia dengan pilihan Mu,sayang,Kamu boleh egois dengan Ku,tapi tolong sekarang anak-anak mu sudah menjadi milik orang lain,jangan egois kepada Mereka,perlakukan mereka dengan sebaik-baik nya,dari pada menyebabkan kebencian kenapa Kamu tidak tanam rasa sayang dalam diri anak-anak Mu!"


Clara mengelus bahu suaminya,ia ingin mengajak pria Paranoid ini untuk menurunkan tempramen nya yang tingkat tinggi,agar lebih mengontrolnya.


"Aku salah,mungkin Aku mendidik mereka terlalu keras,Aku hanya tidak ingin mereka lemah,Aku bangga dengan hasil didikan ku semua,Kamu lihat semua penerus Carlose memiliki jiwa besar dan pemberani!"


Abian menatap kearah istrinya,yang semakin hari terlihat semakin cantik,sedangkan dirinya semakin hari semakin tua,apalagi usia nya yang tidak muda lagi.


"Kapan Zico akan pulang?"Tanya Clara penasaran.

__ADS_1


"Zico tidak akan pulang,ia sedang membangun cabang Mexio di Jepang !"Jawab Abian,berjalan kearah pintu utama,Abian baru berdiri di depan teras,ia melihat sebuah mobil yang masuk dalam halaman mansion nya.


Ceklek !


Seseorang baru saja keluar dari mobil,Abian melihat dengan nya,seorang gadis muda yang berusia 19 tahun,wanita cantik dan juga elegan.


Setelah wanita muda itu membenarkan kaca mata nya, sepasang suami istri juga ikut turun dari dalam mobil,Pria ini melambaikan tangan nya kearah Abian .


"Bos !" Panggil Pria ini dengan kencang,membuat istrinya melirik.


"Mike ..!" Abian juga ikut menghampiri Mike dan keluarga nya.


Abian dan Mike berpelukan melepaskan rindu Mereka,Roshita dan Clara juga demikian,hanya Gadis kecil yang disebelah Roshita yang terlihat begitu sombong.


"Sayang kenali,ini Tante dan Paman Mu..!" Ucap Roshita memegang bahu anaknya.


"Hallo,Tante dan Paman!" Ucap Gadis ini menyapa,tanpa melihat kearah Clara dan Abian.


Mike merasa malu melihat sikap Anaknya yang begitu sombong.


"Didikan siapa ini,apakah didikan di istana Jepang seperti ini,dimana sopan santun Mu?" Tanya Mike yang malu melihat sikap anaknya.


"Daddy...!Aku tidak betah disini !" Teriak gadis itu.


"Mita,jaga sikap Mu !Mereka juga sama seperti orang tua bagi Mu,Kamu tidak boleh bersikap kurang ajar!" Roshita memarahi Anaknya.


"Clara maafkan Anakku sikap nya kurang ajar padamu !" Ucap Roshita memegang tangan Clara.


"Tidak masalah,namanya juga anak -anak !" Jawab Clara tersenyum,lalu melirik kearah Mita.


Candra dan Ezra baru kembali dari taman.


"Sayang sini,Oma kenalin dengan teman Oma !"Panggil Clara kepada Ezra.

__ADS_1


Ezra dan Candra langsung menghampiri Mereka yang tengah mengobrol di halaman.


"Senior ...?" Panggil Mita yang kaget melihat kearah Ezra dan Candra,Abian serta yang lain juga ikut kaget,Mita kenal dengan salah satu dari Mereka.


__ADS_2