
Candra melihat Rambo yang sedang berdiri di depan kamar Mr.D,ia segera masuk ke dalam,pandangan Rambo melihat kearah Candra penuh kemenangan,Candra merasa aneh melihat sikap Rambo belakangan ini membuat ia curiga akan satu hal.
Ceklek !
Pintu kamar terbuka,Marco juga ikut masuk,Mr.D sedang melihat berkas dengan map bewarna merah di tangannya.
Pak !
Mr.D melempar berkas tersebut ke depan Candra,pria ini segera mengambilnya,dan melihat isi nya.
Netra Candra memerah,wajahnya juga merah padam,rahangnya mengeras,Marco menyadari sesuatu telah berlaku dengan berkas yang di berikan Mr.D kepada Candra.
Pak !
Candra bangkit dari duduk nya,ia mengepalkan tangan nya,ia ingin segera keluar dari kamar tersebut.
"Tunggu !"Mr.D melarang nya,ia bangkit berjalan ke arah Candra.
"Apa yang ingin Kau lakukan?"Tanya Mr.D kepada Candra.
"Aku akan melakukan apa yang seharusnya ku lakukan sejak dulu!" Jawab Candra tanpa menoleh kearah Mr.D.
"Jangan gegabah,Kita tidak bisa memancing musuh dengan kekuatan Kita,pancing musuh dengan kelemahan Nya,Kamu harus tau kelemahan musuh itu apa?"Seru Mr.D kepada Candra seakan - akan memberikan isyarat kepada nya.
"Ezra !" Ucap Candra menatap ke arah Mr.D,Pria tua ini mengangguk nya,seakan-akan membenarkan perkataan Candra.
"Kenapa Aku malah menikahi gadis cucu dari pembunuh Kakak Ku!bahkan Aku begitu bodoh ingin meminta papanya menyelidiki kasus ini!"Ucap Candra lagi,dengan hati penuh emosi,kobaran api yang sudah meluap-luap didalam tubuhnya.
"Pagi ini Aku mengetahui dari Rambo kalau Kamu ingin menemui Papa Ezra,Aku takut Kamu akan meminta bantuan Dia,jadi Aku segera menghubungi mu saat mengetahui kebenaran ini tadi pagi !"Mr.D sengaja berbohong kepada Candra,padahal ia sendiri yang memanfaat kan Candra untuk menikahi gadis itu.
"Aku belum sempat berbicara dengan nya,Aku harap mereka belum menyadari tentang Aku!" Candra duduk kembali di sofa nya,"Ezra ingin balas dendam atas kematian mamanya,apa itu ada sangkut paut dengan Ayah angkat?" Tanya Candra melirik ke arah Mr.D.
"Iya!"Jawab Mr.D duduk didepan Candra.
"Itu semua terjadi di luar perkiraan Ku,dan itu kecelakaan,Kami tidak membunuh orang,tapi hanya bentuk dalam membela diri !Kamu tau,Abian,yang membunuh Kakak Mu itu,Dia pria yang kejam,Dia bisa membalikan fakta seolah- olah Kita yang bersalah !" Mr.D menutupi kebenarannya dari Candra.Yang di ceritakan nya kepada Candra adalah kebohongan,ia telah mengatur semuanya.
"Aku akan menghancurkan keluarga itu,Aku telah bersumpah kepada Kakak Ku!" Ucap Candra penuh dengan kebencian.
"Lakukan apa yang seharusnya di lakukan Abian kepada orang lain,Dia akan membunuh atau menyiksa wanita yang bermasalah dengan Mereka,jadi Kamu bisa memulai nya dari Ezra!Buat Wanita itu tersiksa,lebih sakit dari kematian,Aku yakin tidak akan lama lagi,Abian akan muncul,Kamu bisa bertemu dengan nya!"
Lagi- lagi Mr.D memprovokasi Candra,Pria ini sudah tidak menahan emosi nya lagi,di tambah dengan Mr.D yang terus memprovokasinya.
Sampai saat ini,selain memanggilnya Ayah angkat,Candra tidak mengetahui nama asli dari Pria tua itu, yang telah memanfaatkan dirinya untuk balas dendam .
Musuh terbesar mr.D adalah Abian,ia sudah lama ingin membunuh Abian,namun ia tidak punya kesempatan,dengan adanya Candra ia yakin akan bisa menghancurkan abian,lebih lagi sekarang cucu Abian ada di tangan Mereka .
Saat ini Candra tidak tahu harus bersikap seperti apa,sebelum nya ia mengatur pernikahan ini hanya untuk memanfaatkan ke kekuasaan dari keluarga Ezra,tapi tidak di sangka orang yang di cari Candra adalah keluarga dari istrinya,terlebih lagi Dia adalah opa Ezra.
Candra berjalan ke arah pintu kamar,Marco mengikutinya dari belakang,Mr.D masih duduk di sofa dengan senyuman yang begitu bahagia terukir di sudut bibirnya.
'Heh ! bodoh!akhirnya Aku akan punya kesempatan untuk membunuh Abian,meski bukan Aku yang membunuh,setidak nya Aku dapat melihat ke hancuran dari keluarga Abian'
Ha..Ha..Ha..Ha..
Gelak tawa Mr.D memenuhi ruangan kamarnya,ia terlihat begitu bahagia,sudah lama ia menantikan saat- saat seperti ini,tapi tidak disangka itu datang begitu cepat.
***
Di dalam mobil,Candra terlihat begitu marah,apalagi sekarang harus bermain peran yang bahkan sangat sulit untuk ia lakukan,ia harus berpura-pura tidak mengetahui apapun di depan Ezra,padahal saat ini ia ingin sekali membunuh wanita itu.
__ADS_1
Dugh!
Dugh !
Candra beberapa kali memukul jok di depannya,Marco tidak berani mengeluarkan suaranya.
"Kenapa Kalian semua tidak bisa menyelidiki kasus ini lebih awal,sebelum pernikahan ini!" Ucap Candra membuat Marco kaget.
"Bos,Kita semua tau,Kita telah menyelidiki kasus ini,tapi apa yang Kita dapat,bahkan Kita tidak menemukan informasi mengenai hal apapun tentang Abian di dalam keluarga Ezra!"Jawab Marco dengan sedikit gugup.
"Karena Abian tidak tinggal di Negara ini,makanya Kita tidak mengetahui hal itu!Aku akan membuat Abian sendiri datang ke tempat Ku!Aku akan membuat Pria tua itu datang bersujud di Kaki Ku!" Ucap Candra dengan penuh emosi,kemarahannya tidak dapat di gambarkan lagi,kobaran api yang telah membakar kepercayaan nya kepada keluarga sang istri.
"Bos,bagaimana dengan Nyonya muda!"Tanya Marco lagi menoleh ke arah Candra.
"Aku akan mengatasi hal itu,Aku akan menjadikan Dia bidak catur,dan Aku pemegang kendali,Aku tidak akan membiarkan keluarga Dia menang sekali lagi,dalam peperangan ini!"Rahang Candra mengeras,ia menggertak giginya saat mengingat nama Abian.
"Bos,kenapa Anda melibatkan wanita,seharusnya ini tidak ada hubungan nya dengan istri Anda,mungkin masa lalu itu terjadi sebelum ia lahir!" Marco mencoba memberi pengertian kepada Candra.
"Salahkan takdir ia terlahir dari keluarga seorang pembunuh,harus nya dari dulu ia mengakhiri hidupnya,mungkin hidup Dia ditakdirkan di tangan ku"Ucap Candra memejamkan matanya.
Marco terdiam setelah mendengar pernyataan Candra,ia memilih fokus untuk menyetir saja,jika terlalu dalam ikut campur dengan masalah Candra ia takut Candra akan marah.
***
Berson mengambil ponsel,lalu menelpon Abian.
"Hallo,Tuan Tetua,Tuan Zico tidak berada di mansion sejak sore,ia telah menyelidiki kasus Jaringan hitam,Mafia serigala,Saya takut,Tuan bertindak sendiri !" Seru Berson di balik panggilannya dengan Abian.
"Percuma ada Kamu disana jika hal itu saja harus Aku yang turun tangan,Aku sudah mengirim seseorang untuk melacak keberadaan Zico seharusnya Mereka sudah mengetahui keberadaan Zico !" Jawab Abian.
"Berson,kerahkan pasukan elang ke mansion,pilih 50 orang pasukan terbaik Kita,karena dalam beberapa hari ini Kita akan membutuhkan Mereka di mansion!" Ucap Abian.
Dor !
Dor !
"Tuan Tetua apa yang terjadi ?"Tanya Berson saat mendengar suara tembakan.
"Tidak ada,Aku akan mengatasi nya!"
Abian memutuskan panggilannya,Berson segera keluar dari mansion,dan masuk ke dalam mobil nya,ia tahu saat ini harus kemana.
Zico menyelinap masuk kedalam markas mafia serigala,ia berdiri diantara pepohonan yang ada di dalam hutan.
Zico melemparkan beberapa bom yang telah ia rakit,bom tersebut tertancap di beberapa pohon di dekat markas,bahkan Zico,telah memasang bom tersebut di dinding gedung markas.
Di dalam gedung Santiago dan beberapa bawahan nya sedang melakukan transaksi dengan kolega mereka.
Bisnis yang di jalankan mereka telah di lacak oleh Zico sejak lama,baru kali ini ia punya kesempatan untuk menyerang mereka.
"Sedang berniaga dengan Tuan Santi,tolong siapkan beberapa produk baru dari barang ini,tingkatkan lagi khualitas ini!Aku akan datang kemari beberapa Minggu lagi!"
Santiago dan pembeli barang terlarang tersebut berjabat tangan setelah melakukan transaksi.
Di luar ,Zico sedang melumpuhkan beberapa pengawal yang berjaga - jaga di luar gedung.
Syut..!
Syut!
__ADS_1
Syut !
Beberapa senjata beracun terbang kearah pengawal,dan mengenai leher mereka,sehingga membuat mereka langsung mati di tempat.
Zico masuk ke dalam gedung dengan perlengkapan di tubuhnya.
Tap ! Tap ! Tap !
"Bagaimana Anda bisa masuk!"Ucap Pria yang tadi bertransaksi dengan Santiago.
Santiago mengenal Zico,tapi Zico tidak mengenal santiago,karena pria ini menyamar saat di markas dan di Master Properti.
Krak ! Krak !
Zico menodong pist*l kearah mereka berdua,Santiago juga mengeluarkan pist*lnya.
"Beraninya Kamu menodong pist*l kearah Ku,Kamu tidak tahu siapa Aku?Aku mafia bajak laut dari Australia !" Ucap Pria itu
"Aku Santos Nicholas Mafia terbesar di Australia !" Sambung pria itu lagi.
"Terimakasih sudah bersusah payah memperkenalkan diri Anda,tapi itu tidak penting!" Ucap Zico masih dengan senjata di tangannya.
'Bagaimana ini !'Santiagao terlihat panik,ia mencari cara agar bisa menghindari Zico.
"Harus tepat sasaran!tidak boleh salah sasaran !" Ucap Zico lagi.
Krak ! Krak !
Dor ! Dor ! "Aahh !"
Dor ! Dor ! "Aahh !"
Tap ! Tap ! Tap !
Semua pasukan yang tersisa di luar gedung berlari mencari suara tembakan.
Boom..!
Boom..!
Suara ledakan bom yang di pasangkan oleh Zico telah menghancurkan sebagian gedung dan markas serigala.
Santiago memilih untuk bersembunyi,lalu mengirim pesan kepada Candra.
Boom !
Boom !
Pria yang bernama Santos,Mafia yang dari Australia,belum mati,ia bangkit lagi menantang Zico.
"Siapa Kamu?" Tanya pria itu.
"Kamu tidak perlu tau siapa Aku,jika Kalian berani memainkan permainan licik,maka Kamu akan tau Aku !Aku adalah raja penakluk musuh !"
Krak !
Pria itu mengambil pist*l.
Dor ! Dor !
__ADS_1
Zico segera menembak pria itu lagi,langsung terkapar dan mati.Zico berdiri dengan tegap dan tenang,terdengar suara ledakan bom di luar gedung,semua peledak yang di pasang oleh Zico hampir semua nya meledak .