
"Ayah angkat ?"Tanya Marco,Candra hanya mengangguk saja.
"Angkat saja !" Sambung nya lagi.
"Hallo !" Candra tidak mendengar Ayah angkatnya berbicara,setelah menunggu li-ma pria tua itu baru berbicara.
"Kamu dimana ?" Tanya Mr.D
"Dijalan !" Jawab Candra singkat.
"Datang lah kemari,Aku ingin berbicara satu hal !"Seru Mr.D
"Aku sibuk!" Candra masih terlihat cuek.
"Kau tidak ingin membicarakan soal lamaran Mu dengan Ku?" Pancing Mr.D,agar Candra mau menemui nya.
"Baik lah !Aku akan datang kesana,sebelum Aku sampai,Kalian harus sudah selesai mandi dan membereskan tempat tidur Mu,karena Aku tidak ingin melihat hal yang menjijikan disana !" Cibir Candra,memang sudah mengetahui tabiat buruk Mereka sebelumnya,dan segera memutuskan panggilan.
"Brengs*k !" Umpat Mr.D,saat Candra sudah mematikan panggilannya.
"Tuan,apa Dia akan datang ?"Tanya Angel bersandar di lengan Mr.D.
"Dia akan datang,Kamu bersiap-siap lah,Dia berpesan kamu dandan yang cantik!" Mendengar jawaban Mr.D membuat Angel lebih bersemangat lagi,dan langsung beranjak ke dari ranjang.
"Dasar Wanita bodoh !mau saja di peralat,pantas saja,Candra tidak tertarik dengan nya!" Gumam Mr.D saat Angel sudah di kamar mandi .
Tap ..Tap..Tap..
Suara langkah kaki terdengar hingga ke dalam kamar Mr.D.
Tok..Tok..Tok..
"Bos,Tuan Candra di luar !" Seru Rambo masih di sebalik pintu.
"masuk !" Jawab Mr.D dari dalam kamar.
Ceklek !
Candra masuk ke dalam kamar,terlihat ranjang yang masih berantakan.
"Sudah Aku katakan,sebelum Aku sampai,tempat ini sudah bersih,ini sama juga dengan datang ketempat sampah,begitu menjijikan !" Cibir Candra yang segera duduk di sofa,Mr.D hanya bisa mengepalkan tangan saat mendengar ucapan Candra yang pedas itu.
"kenapa Kau begitu marah?"Tanya Mr.D yang duduk di depan Candra dengan menyilangkan kaki nya.
"Bukannya,Kau tidak peduli pada Angel"Sambung Mr.D lagi,membuat Candra menyempitkan matanya
"Aku memang tidak peduli padanya,makanya Aku sangat jijik orang yang terus berhubungan dengan Nya!" Jawab Candra ketus.
Mr.D menuangkan minuman kedalam gelas milik Candra.
__ADS_1
Ceklek !
Angel baru keluar dari kamar mandi,dengan baju mandi.Candra melirik kearah Angel yang baru saja keluar dari kamar mandi,Wanita itu juga sama melirik kearah Candra.
"Heh!"Candra tersenyum sinis melihat wanita itu,lalu segera memalingkan wajahnya.
"Candra !" Panggil Angel mendekat kearah Candra.
Bugh!
"Jangan tinggalkan Aku disini,hanya Kamu orang yang selalu melindungi ku,Aku mohon,maafkan Aku !" Ucap Angel bersimpuh di kaki Candra.
Dugh !
Candra menendang tubuh Angel dan kepala nya mengenai sudut sofa hingga berdarah.
"Candra !" Teriak Mr.D saat Candra menendang Angel.
"Sudah ku katakan,Aku tidak ingin bertemu dengan Wanita ini!" Ucap Candra bangkit dari duduk nya.
"Kalau Kau tidak suka dengan Angel,kenapa Kau sebegitu marah nya!kecuali Kau masih mencintai Dia !" pungkas Mr.D ikut berdiri di depan Candra .
Candra tidak menjawab,namun melirik kearah Mr.D,Angel juga ikut melirik kearah pria itu dan segera berdiri di depan Candra.
"Katakan Kalau Kamu tidak mencintai Ku lagi,Kamu tau, Aku pulang hanya demi melihat Mu!Candra maaf kan Aku !" Ucap Angel memohon dan memegang tangan Candra.
"Enyah dari hadapan Ku!"
"Aku tidak ingin melihat Mu!Kau terlalu tinggi menilai dirimu,sehingga berpikir kalau Aku mencintai Mu!" Candra menatap tajam kearah Angel.
Mr.D dapat melihat netra Candra yang memerah,ia segera menyuruh Angel untuk keluar dari kamar nya.
"Kamu keluar dulu,Aku akan berbicara dengan nya!"
Angel hanya mengangguk saja,lalu bergegas pergi meninggalkan kamar Mr.D.
Blam !
Kini di dalam kamar hanya tertinggal Candra dengan Mr.D.
"Duduk !" Titah Mr.D dengan raut wajah yang menahan amarah nya.
Candra segera duduk di tempat nya semula,mengambil wine yang terletak di atas meja,dan segera meminum nya sekali teguk,habis.
"Kenapa Kau begitu membenci Dia ?" Pertanyaan pertama yang di lontarkan oleh Mr.D.
"Tidak ada alasan lain selain benci!" Jawab Candra tegas.
"Apa karena Dia bekerja sebagai wanita penghibur ?" Tanya Mr.D lagi,masih penasaran .
__ADS_1
"Salah satu nya !" Jawab Candra.
"Kau jangan terlalu membenci Angel,semua wanita itu sama!tidak terkecuali Ezra wanita yang ingin Kau lamar !" Cibir Mr.D ingin memancing kemarahan Candra .
Prang !
Candra melempar gelas yang ada di tangannya ke lantai,mengejutkan Mr.D.
"Heh!"Candra melirik ke arah Mr.D "Berhenti memancing kemarahan Ku!Kau tidak akan tau apa akibatnya jika terus memprovokasi Aku!" Ucap Candra masih dalam keadaan marah.
"Aku punya hadiah untuk Mu sebagai kado pernikahan Mu,ini surat-surat nya !" Mr.D mengambil berkas yang ada di laci meja lalu menyerahkan nya kepada Candra.
Candra segera mengambil dan melihat nya dengan teliti,isi surat tersebut.Sebuah pulau yang di berikan oleh Mr.D harga yang cukup fantastik.
Bukan Mr.D namanya jika tidak punya rencana lain di balik kepeduliannya dan kemurahan hatinya,tentu saja harga pulau akan di bayar dengan sesuatu yang sudah lama di ingin kan Mr.D kepada Candra.
"Aku akan kembali sekarang !" Ucap Candra beranjak dari tempat nya.
"Hati - hati !" Ucap Mr.D saat Candra sudah membuka pintu.Ia segera turun ke lantai bawah .
Di depan pintu hotel dan bar,ia melihat Angel lagi yang sedang menunggunya.
"Candra !" Panggil Angel berlari menghampiri Candra.Namun,Pria ini segera pergi dan masuk ke dalam mobil.
"Jalan !" Titah Candra kepada Marco,Pria ini segera melajukan mobil nya,tapi tiba- tiba Angel menghadang di depan mobil Candra.
Ckiiittt !
Marco segera mengerem mobilnya,namun Angel keburu jatuh karena kaget.Candra segera keluar dari dalam mobil,dan menolong Angel yang sempat jatuh.
Bugh !
Angel segera memeluk Candra,meskipun Candra tidak membalas pelukan Angel,wanita ini sudah punya kesempatan untuk meluluhkan hati Candra kembali.
"Aku harus pulang!"Ucap Candra pergi meninggalkan Angel di samping mobil.
Cup !Angel mencium pipi Candra,Pria ini mengepalkan tangan nya,namun tidak bisa menolak,karena Angel sudah keburu menciumnya.
Marco yang melihat itu hanya bisa terdiam.
Candra sudah kembali ke dalam mobil,Marco kembali menghidupkan mobilnya.
"Bos,apa yang barusan Aku lihat ?" Tanya Marco saat mobil nya sudah jalan.
"Hanya kesilapan !" Jawab Candra ketus.
"Bos,kamu harus tegas,jika tidak Kamu akan kehilangan Ezra untuk selamanya,karena Kita tahu,di balik kepolosan Angel,Dia perempuan yang banyak siasat !"
Perkataan Marco cukup membuat Candra berpikir lebih keras lagi akan hal yang mengenai Angel.
__ADS_1
JANGAN LUPA BERI HADIAH,VOTE DAN JUGA LIKE!BIAR SEMANGAT UP NYA !YANG TUNGGU KISAH EZRA DAN CANDRA TINGGAL KAN KOMENT KALIAN !