
Begitu Zico sampai,ia melihat pulau yang selama ini di bangun oleh Abian sedang ada kekacauan,Zico segera pergi ke arah gudang yang masih tersisa,api nya sudah padam.
"Siapa yang melakukan ini?"
Tanya Zico dengan nada keras.
"Ka..kami tidak tahu Tuan!"
Jawab Mereka ketakutan.
"Bereskan tempat ini,Aku akan memanggil seseorang untuk kembali mengurus tempat ini!"
Ujar Zico berjalan ke arah kamar dimana yang biasa ia tempati.
Zico berencana untuk memanggil Berson,namun ia tahu saat ini tidak ada yang mengetahui keberadaan Berson ada di mana.
"Papa!"
Gumam Zico yang sedang menatap layar handpone nya.Dia segera menghubungi Abian.
"Hallo,Zico ada apa?"
Tanya Abian setelah panggilan nya mulai terhubung.
"Pah,ada kekacauan di pulau,seseorang membakar tempat ini!"
Ucap Zico.
"Sementara Kamu bereskan tempat ini,papa akan mengurus Mexio,ada masalah di perusahaan !"
Tegas Abian.
"Baik Pa!"
Semenjak keluarga ini sibuk dengan bisnis nya masing-masing,ada banyak musuh yang mengambil kesempatan untuk menghancurkan keluarga Carlose.
Abian yang biasanya selalu sigap dalam mengahadapi masalah, kini sudah mulai lelah dengan usia nya yang tidak muda lagi.
Zico segera kembali ke ruangan bawah tanah untuk memeriksa cctv tersembunyi.
Di pulau amisio,hanya ada pasukan elang,selain itu tidak ada orang yang berani masuk dalam pulau terlarang milik Abian,kecuali pasukan itu sendiri yang melakukan pengkhianatan.
Zico mulai memeriksakan cctv,memang sudah ahli,yang melakukan pembakaran itu pasti orang dalam,dan pasukan mereka sendiri,karena mengetahui cctv tersembunyi.
"Aaaahhh!"
Prang..!
Gelas terjatuh,Zico kembali marah,saat tdiak mendapatkan petunjuk apapun.
Ada yang berani menyerang keluarga Carlose berarti seseorang itu sudah tahu konsekuensi nya.
Zico pergi meninggalkan ruangan cctv,lalu berjalan ke arah dimana gedung itu terbakar.
"Tuan!"
Panggil Pasukan pulau,Zico menoleh.
"Ada apa ?"
Tanya Zico .
"Tuan Kasio telah kembali !"
Ujar mereka,Zico terkejut,ia belum menelpon Pria itu kenapa tiba-tiba kembali.
__ADS_1
"Dimana Dia?"
"Ada di depan gedung senjata !"
Zico segera pergi untuk menemui Kasio yang baru saja sampai.
"Tuan Muda Carlose!"
Bugh !
Ucap Kasio bersimpuh di kaki Zico,membuat pria ini kaget.
"Ada apa ?kenapa tiba-tiba kembali?
Tanya Zico,Kasio mendongakkan kepala nya.
"Bagaimana tidak kembali,yang melakukan kekacauan ini adalah keponakan Ku,maafkan Aku yang telah salah mendidik Adik,sehingga melahirkan seorang keponakan yang begitu kejam !"
Jelas Kasio,Zico sendiri belum mengetahui apa permasalahan yang di bicarakan Kasio.
"Berdirilah,Aku menganggap Mu seperti saudara!"
Tutur Zico memegang bahu Kasio.
"Maaf!"
Sekali lagi Kasio menundukan kepala nya.
"Kita selesai kan sama-sama,untuk keponakan Mu,Saya bisa membantu nya,tapi untuk adik Mu,maaf Kasio,Aku tidak bisa membantu itu,yang turun tangan Tuan Tetua,sampai saat ini Aku tidak pernah mengetahui apa yang terjadi dengan Young!"
Jelas Zico.
"Saya mengerti,tapi Tuan,tolong selamatkan keponakan Saya jangan biarkan ia terjerumus ke dunia yang salah!"
Ucap Kasio memohon.
Ujar Zico.
"Oh,ya dimana Berson ?"
Tanya Kasio.
"Aku tidak tahu,Aku baru kembali dari Jepang,Kamu bisa bertanya kepada Tuan Tetua mungkin ia akan membantu Mu!"
Sambung Zico lagi,lalu mengajak Kasio untuk pergi membereskan gudang yang terbakar.
Di tempat lain !
Seseorang sedang memarahi Anaknya,yang menurut nya telah melakukan kesalahan yang begitu fatal.
"Kenapa Kau membakar gudang senjata di pulau?"
Teriak Berson yang sedang marah.
"Aku benci dengan mereka,karena mereka mama mati,mereka telah membun*h mama!"
Teriak Seorang anak yang berdiri di depan Berson,yang baru berusia 19 tahun.
"Sekarang nama Mu Sakti Young,bukan yang dulu lagi,Tuan Tetua membiarkan Kamu bebas berkali-kali meskipun Kau melakukan kesalahan,untuk kali ini berhenti lah melakukan hal bodoh,ingat Sakti,hanya Kamu sekarang yang ku punya !"
Ucap Berson lirih,namun Sakti terlihat tidak bergeming.
Berson sengaja mengantikan nama anaknya,agar ia melupakan masa lalu anaknya yang telah tinggal lama di pulau,mereka telah berjanji tidak akan mengusik kehidupan keluarga Carlose lagi.
Tapi,hari ini,Sakti telah membuat Berson begitu marah,Anak itu membakar gudang senjat* milik Abian,tentu saja Abian akan menyadari itu,dan saat ini hidup mereka dalam kondisi tidak baik-baik saja.
__ADS_1
"Apa Kamu takut,Bos Mu akan datang kemari?"
Tanya Sakti dengan nada meremehkan.
"Aku menghargai mereka,Aku dan ibu mu di perlakukan baik oleh Mereka!"
"Baik?baik kata mu?kalau Dia berlaku baik pada Mama,saat ini Aku masih memiliki seorang ibu!"
Teriak Sakti.
"Berhenti berteriak,apa yang di lakukan ibu mu tidak lah benar,sudah sepantas nya ia mendapat kan itu!"
Tegas Berson,
"Kamu tidak mengerti bagaimana kehilangan seorang ibu!yang Kamu tau hanya taat dan patuh pada Bos Mu,meskipun nyawa Mu menjadi taruhan,tapi Kamu rela membiarkan Mereka menginjak-nginjak kepala Mu!"
Teriak Sakti lagi,lalu pergi meninggalkan Berson di dalam ruangan.
"Kamu tidak tau Sakti,Aku juga sakit saat melihat Ibu mu di perlakukan begitu,tapi asal Kamu tau,perbuatan ibu mu justru lebih buruk dari orang yang menghukum nya!"
Gumam Berson saat melihat anak laki-laki nya lebih entah kemana,meninggalkannya di dalam ruangan tamu.
Dugh !
Dugh !
Seseorang mengedor pintu rumah Berson dengan keras.Pria ini segera berjalan ke arah pintu.
Ceklek !
"Tuan !"
Berson segera menunduk saat melihat Abian berdiri di depan pintu.
"Silahkan masuk!"
Ucap Berson segera mempersilakan Abian masuk.
Abian melihat seisi rumah yang berantakan,karena baru saja selesai berdebat dengan Sakti,kebiasaan Sakti pasti membuang dan merusak barang.
"Apa kalian baru selesai berdebat?"
Tanya Abian menebak suasana rumah itu.
"Iya,begitu lah kira-kira Tuan,Anak itu masih sama seperti dulu,tidak mau mendengar kan apa yang Ku jelaskan!"
Ujar Berson,berdiri di depan Abian.
"Kirimkan Dia ke mansion,Aku akan menjaga dan merawat nya,Aku akan mendidik Dia!"
Titah Abian,Berson tercengang.
"Bagaimana bisa?Dia tidak akan mau!"
Ucap Berson.
"Dia tidak akan menolak,Aku akan memberikan nya fasilitas yang layak,Aku akan menganggap Dia sebagai Anak Ku!"
Tegas Abian,Berson terharu,ia tahu kalau Abian adalah orang yang paling baik yang ia kenal.
"Akan Aku pertimbangkan Tuan,jika Ia setuju maka secepatnya Aku membawa Dia ke mansion! "
Ucap Berson,
"Kamu juga bisa kembali bekerja di mexio,disana kekurangan orang kerja!"
__ADS_1
Ujar Abian,Berson kembali tercengang.