
Sa-tu Minggu setelah mengetahui kehamilan Ezra,Candra terlihat lebih menghabiskan waktunya untuk menemani sang istri.
Hari ini ia mendapat panggilan dari Santiago,Mereka mengetahui markas tersembunyi milik Mr.D.
DVD yang di berikan oleh Abian sa-tu Minggu lalu telah membuat kemarahan Candra memuncak,ia telah mengetahui yang membunuh Kakaknya adalah Mr.D.
Kakak Candra yang berstatus penembak jitu di Negara E,atau pembunuh bayaran yang di latih oleh Mr.D,ia sengaja di kirim ke Mansion Abian pada hari dimana keluarga Carlose mengadakan acara,tepat hari itu Kakaknya membunuh ibu Ezra atas suruhan dan perintah Mr.D untuk membalaskan dendam nya terhadap Abian.
Candra menyuruh bawahannya untuk melacak lokasi Mr.D yang baru,Candra akan menyerang nya hari ini.
"Mas,mau kemana ?"Tanya Ezra yang baru saja siap mandi.
"Aku akan pergi dengan Santiago ada urusan yang harus Aku urus,Kamu sementara tinggal bersama dengan Marco,jangan kemana - mana,cukup disini saja,tunggu Aku pulang !" Candra mengingatkan Ezra,memegang wajah istrinya.
"Berapa hari ?"Tanya Ezra yang enggan melepaskan kepergian Candra.
"Dua hari !"Jawab nya mengecup kening sang istri.
"Ingat jangan keluar dari pintu gerbang,selama Kamu di dalam sini Kamu akan aman!karena tidak satu orang pun yang bisa masuk ke sini !" Ucap Candra memegang tangan Ezra.
"Kenapa tidak titip Aku di mansion saja,disaat ada keluarga yang menjaga !" Jawab Ezra
"Disini lebih aman,Kamu lihat,gerbang itu tidak akan terbuka kalau enggak di buka dari dalam,kecuali Kita punya remote !"Ucap Candra lagi.
"Hari itu,keluarga Ku bisa masuk!" Jawab Ezra.
"Itu karena Marco yang membuka nya melihat dari layar monitor ini"Candra menunjukan layar monitor yang berada di dinding dekat pintu utama Hyde Park.
"Eeemm,kalau Aku bosan Mas?" Tanya Ezra lagi.
"Kamu enggak akan bosan,disini banyak tempat yang bisa kamu lihat,ajak Marco untuk keliling tempat ini,Aku yakin Kamu enggak akan bosan !" Ucap Candra lagi,ingin keluar dari pintu utama.
"Kalau Aku kangen Kamu mas ?" Tanya Ezra,menghentikan langkah kaki Candra.
Candra membalikan tubuh nya lalu menghampiri sang istri.
Cup ! Candra mencium bi bir Ezra dengan lembut,melupakan orang yang melihat mereka disekitar Hyde Park.
__ADS_1
"Kalau Kamu kangen,Aku akan segera hadir di depan mata Mu !jaga baik- baik calon baby Kita,tunggu Aku pulang !" Ucap Candra, mengelus perut ezra lalu mengecup nya.
Candra langsung pergi dengan di temani oleh beberapa pengawal nya,sementara Marco tinggal dengan Ezra di Hyde Park.
Mobil Candra sudah melewati gerbang Hyde Park,Ezra langsung berbalik tubuhnya untuk masuk.
"Nyonya Muda,ada yang ingin Anda makan ?Saya akan menyiapkan nya !"Seru Marco saat melihat Ezra ingin pergi ke lantai dua.
"Tidak ada,nanti malam Aku ingin makan bebek panggang,tolong siapkan itu saja !"Pinta Ezra dan tersenyum,tapi Marco sedikit terkejut.
"Apakah ada yang salah ?"Tanya Ezra lagi yang melihat reaksi Marco.
"Tidak!dulu Bos sering meminta Bebek panggang saat malam!" Jawab Marco tersenyum.
"Berarti Anak ini mirip dengan Ayahnya !" Jawab Ezra beranjak pergi setelah melempar sebuah senyuman kearah Marco .
Ezra langsung kembali ke kamar nya untuk istirahat,baru juga di tinggal sa-tu jam lamanya.Ezra sudah merasakan bosan di kamar,bahkan ia tidak bisa tidur siang,perasaannya gelisah,bahkan selalu merasa lapar.
Ezra kembali keluar menuju lantai bawah,untuk mencari makanan,yang bisa mengenyangkan perutnya.
"Nyonya Muda Anda disini?" Tanya Marco saat melihat Ezra di dapur.
Ezra masih menatap kearah Marco yang sibuk mengambil makanan untuk ibu hamil.
"Aku tidak ingin makan ini semua,Aku ingin makan salad,apa Aku bisa mendapatkan salad sebentar lagi ?" Tanya Ezra,berdiri dari duduk nya,Marco menghentikan aktivitas nya saat mendengar pernyataan Ezra.
"Bisa!tapi Anda harus menunggu sebentar,Saya akan pergi belikan di toko sebelah !" Jawab Marco meletakan cemilan ibu hamil di lemari .
"Apakah lama?" Tanya Ezra lagi,yang terlibat tidak ingin menunggu lama.
"Tidak hanya 10 menit saja!" Jawab Marco.
"Aku ikut ?"Ezra mengikuti Marco dari belakang.
"Bos tidak memperbolehkan Anda keluar dari Hyde Park,mohon tunggu disini !" Jawab Marco melarang Ezra untuk ikut.
"Dia enggak akan tau,Kita kan hanya pergi 10 menit,Aku terlalu bosan disini!"Rengek Ezra,baru saja di ingatin oleh Candra sudah di abaikan nya.
__ADS_1
"Bos memang tidak ada disini,namun semua yang Nyonya lakukan Bos dapat tau!"Jawab Marco menunjukan kearah cctv yang terpasang di seluruh sudut ruangan,kawasan Hyde Park di lengkapi dengan cctv bahkan semua mobil Candra lengkap dengan kamera pengawas.
Dddzzzzttt...
Dddzzztt...
"Baru saja di omongin Bos sudah menelpon !" Gumam Marco,menghela nafas nya
"Hallo !"
"Baik !"
Marco memberikan ponselnya kepada Ezra.Ezra menaikan bahu nya melihat kearah Marco,lalu memperlihatkan layar ponsel kalau Candra yang menelpon.
"Sayang !" Panggil Ezra dengan senang.
"Tidak boleh keluar melewati gerbang Hyde Park !"Seru Candra tanpa menjawab panggilan Ezra.
"10 menit saja sayang,kata Marco dekat !" Jawab Ezra,melirik kearah Marco,Pria itu segera melirik kearah Ezra yang mendengar namanya di sebutin.
"Tidak boleh,jika berani keluar awas saja,akan Aku suruh Marco mengunci Mu di gudang !" Ucap Candra dengan tegas,terpaksa Ezra menurut.Langsung memberikan ponsel nya ke Marco.
"Sayang dengar!ini demi kebaikan Mu,tidak boleh membantah,tunggu Aku pulang !"Ucap Candra lagi.
"Bos,ini Aku !" Jawab Marco yang mendengar semua nya.
"Dimana Ezra !" Seru Candra yang mengetahui Ezra tidak mendengarkan ucapannya.
"Kembali ke kamar,tadi Nyonya minta salad,jadi Aku harus pergi untuk membeli nya!" Jawab Marco masih posisi ponsel di telinganya.
"Harus teliti dalam membeli makanan untuk Dia,jangan sampai ada bahan - bahan berbahaya,jika sampai kamu lengah,kamu akan tau akibatnya!"
Marco menelan ludah nya Mendengar suara bariton dari Bos nya.
"Baik Bos,Aku pamit dulu!"
Candra langsung memutuskan panggilannya,ia juga akan segera sampai ke tujuan nya,dengan Santiago.
__ADS_1
Candra dan Santiago pergi ke sebuah gedung tua yang biasa di gudang untuk transaksi oleh Mr.D.
Kali ini Candra ingin membuat Mr.D tidak bisa bernafas lagi,selain membalaskan dendam kakaknya,ia juga akan membantu Ezra dalam membalaskan dendam Mamanya.