
Mereka sampai di Turki sudah begitu malam,jadi Candra memutuskan untuk istirahat dulu di Cappadocia Cave Hotel,tempat yang sudah di sediakan oleh bawahan Candra.
Melihat Ezra yang tertidur,Candra tidak membangunkan nya,ia segera mengendong sang istri masuk kedalam hotel,Santiago mengikut Mereka dari belakang,dengan beberapa pengawal lainnya.
Ceklek !
Candra masuk ke dalam kamar,dan membaringkan tubuh Ezra diatas ranjang.Setelah selesai ia kembali keluar untuk menemui Santiago.
"Kenapa Kau memilih tempat ini?" Tanya Santiago,saat Candra sudah menemui nya.
"Masih ada tugas yang harus Aku selidiki disini!" Jawab Candra berdiri di depan Santiago .
"Tugas apa yang Kau maksud,apa Kau ingin tahu,dengan siapa Angel hamil ?" Tanya Santiago jelas membuat Candra kaget,dan melirik kearah nya.
Bugh!
Dengan sangat marah,Candra mendorong tubuh Santiago ke dinding.
"Dari siapa Kau mendengar nya ?" Tanya Candra kepada Santiago,dengan menekan lengan nya di leher Santiago,membuat pria ini sulit bernafas.
"Dari Ayah Angkat !" Jawab nya singkat.
Dugh !
Candra menonjok dinding di sebelah Santiago,sehingga membuat tangan nya terluka.
"Kau gila !" Teriak Santiago dengan keras mendorong tubuh Candra.
"Istri Mu ada di dalam,kalau Dia liat tangan Mu yang begini,bagaimana Kau akan menjelaskan nya,apa Kau akan bilang,Kau begini karena mantan pacar yang hamil ?" Tanya Santiago dengan tegas,membuat Candra terdiam,benar saja hampir saja ia melupakan keberadaan Ezra.
"Dia hanya Istri !apa yang bisa Dia lakukan memang nya kalau melihat Aku seperti ini,Dia juga tidak akan peduli !" Teriak Candra lebih keras dari Santiago.
Karena kamar mereka kedap suara jadi tidak terdengar suara yang ribut di luar,Ezra baru tersadar dari mimpi nya.Wanita ini segera bangun dari tidur nya,dan duduk diatas ranjang yang besar itu,diatas kasur di penuhi dengan kelopak bunga mawar merah,aroma di dalam kamar cukup meran sang siapapun yang menciumnya.
"Apa Kami sudah sampai"Gumam Ezra yang berusaha turun dari ranjang nya.
Ceklek !
Pintu kamar terbuka,Ezra melihat kearah Candra yang baru saja masuk.
"Candra,Kamu dari mana saja! kenapa Kamu meninggalkan Aku disini,Aku belum tau tempat ini,jangan sembarangan meninggalkan Aku begitu !" Berbagai macam pertanyaaan di lontarkan oleh Ezra,membuat Candra marah.
__ADS_1
"Diam!" Teriak Candra begitu keras,membuat Ezra terdiam,dan mundur dari hadapan Candra,membalikkan tubuh nya,berjalan kearah kamar mandi.
"Ck..!"Candra berdecak kesal,melihat Ezra yang berusaha masuk kamar mandi,ia segera berjalan mendekati Ezra.
Candra menarik tubuh Ezra ke dalam pelukan nya.
"Maaf !" Ucap Candra memegang wajah istrinya.
"Belum juga seminggu,udah di bentak begitu keras !"Ketus Ezra kesal,dan mengerutkan bibir nya.
"gemes !"Ucap Candra menarik bibir Ezra
"Sakit !" Teriak Ezra lagi,Candra segera memeluk Ezra.
"Maaf Aku belum terbiasa,kalau Kamu sudah menjadi istri Ku,Aku berjanji Aku akan lebih lembut lgi kepada Cinderella Ku ini !" Ucap Candra.
Cup!Candra mencium kening istri nya,membuat wajah Ezra bersemu merah.
"Mau mandi ?" Tanya Candra dengan tersenyum ke arah Ezra.
"Ini !" Ezra baru menyadari kalau tangan suami nya terluka,Ezra langsung mengajak Candra untuk duduk di tepi ranjang.
"Kenapa begitu,apa yang Kamu lakukan?" Tanya Ezra yang panik melihat tangan Candra terluka.
Cup ! Ezra mencium tangan Candra yang terluka,"Lain kali lebih berhati- hati !" Ucap Ezra tersenyum kearah Candra.
"Aku ingin mandi,baju ini berat sekali membuat seluruh tubuh ku sakit!" Gerutu Ezra bangkit dari duduknya.
"Aku bantu !" Ucap Candra ikut bangun dari duduk nya.
"Kamu mau apa ?" Tanya Ezra panik,yang melihat Candra berjalan kearah nya.
"Aku bantu Kamu lepaskan gaun pengantin,Kamu pasti tidak bisa membuka resleting nya !" Ucap Candra berjalan mendekat ke arah Ezra.
Ezra segera masuk ke kamar mandi,Candra juga menyusul,dan berdiri di belakang istrinya,yang berdiri di depan cermin.
Rambut Ezra masih rapi tersanggul dengan begitu cantik,sehingga membuat nya semakin anggun .
"Aku bantu!"Ucap Candra saat melihat Ezra yang kesusahan dalam membuka resleting gaun pengantinnya.
Candra membuka perlahan - lahan resleting gaun pengantin Ezra,sehingga memperlihatkan punggung Ezra yang putih mulus,membuat Candra menelan ludah nya.
__ADS_1
Glek !
Candra tanpa sadar menyentuh punggung Ezra dengan lembut,membuat gadis ini memejamkan matanya merasakan sentuhan yang lembut dari tangan sang suami.
Candra memegang bahu Ezra,menarik tubuh gadis ini lebih dekat dekat lagi dengan nya.Tangan yang semula berada di bahu sang istri,kini perlahan-lahan turun sampai ke telapak tangan,menggenggam tangan Ezra,menyatukan jari - jari milik nya dengan milik Ezra.
Cup !Candra mengecup bahu Ezra,membuat jantung Ezra berdegup begitu kencang,Candra dapat mendengar nya,sehingga membuat Pria ini tertegun dan sadar dari sikap nya.
"Hah!Kamu mandi dulu!setelah Kamu mandi nanti Aku juga mandi!" Ucap Candra meninggalkan Ezra di dalam kamar mandi.
Blam !
Pintu kamar mandi tertutup,Ezra masih berdiri di depan cermin,menurunkan gaun pengantinnya kebawah,melihat bekas kecupan dari Candra membuat Ezra tersenyum malu.
"Adduuuhh!sikap nya kenapa begitu lembut,bikin deg - degan saja !" Gumam Ezra berjalan kearah bathub yang sudah penuh dengan air,dan banyak kelopak mawar yang bertaburan di sana.
"Aaah..!romantis banget sih,ini pasti di siapkan oleh Candra !" Batin Ezra memperhatikan seisi kamar mandi yang begitu romantis.
Candra membuka tutup minuman,dan menuangnya ke dalam gelas,minuman berwarna merah yang memabukkan,Candra segera meminum nya,dan sesekali melirik kearah kamar mandi.
Meskipun ini bukan yang pertama kali melihat wanita begitu dekat,tapi Candra terlihat gugup dan tidak bisa bertingkah normal di depan Ezra.
Pria ini melonggarkan dasinya,membuka jas yang ia kenakan tadi,lalu membuka ti-ga kancing kemeja putihnya,mengambil minuman yang sudah ia tuangkan ke dalam gelas,sesekali meneguknya.
Dada nya berdebar begitu kencang,Candra belum mengetahui aroma yang terpasang di dalam kamar mereka,dapat merang sang dirinya.
"Sial !kenapa udara nya begitu panas!" Gimana Candra membuka kancing bajunya lagi.
Candra membuka kemeja nya lagi,sampai terbuka semua,terlihat tubuh nya yang six pack,membuat pria nya semakin tampan.
Minuman yang di tuang tadi sudah habis di minum oleh Candra .Namun,Candra masih terlihat begitu gerah.
"Candra !" Panggil Ezra tiba- tiba mengagetkan Candra yang dari tadi gelisah.
"Apa ?" Tanya nya masih di tepi ranjang.
"Ambilkan baju mandi Ku,Aku lupa membawa nya kemari!" Jawab Ezra berdiri di balik pintu.
"Ambil lah sendiri !" Jawab Candra enteng
"Gilak Kau ya!ambillah sebentar,biar Kamu bisa mandi !" Pinta Ezra lagi,Candra pun berjalan kearah kamar mandi,membawa baju mandi Ezra.
__ADS_1
"Nih !" Teriak Candra di luar kamar mandi,Ezra membuka sedikit pintu kamar mandi,lalu mengulurkan tangan nya keluar.
Candra yang biasanya iseng dan suka godain Ezra,segera menarik tangan Ezra,sehingga membuat gadis ini keluar dari kamar mandi.