
Candra dan Angel berdiri di sebuah kamar,kamar itu milik Angel.
"Apa yang ingin Kamu bicarakan !katakan,seharusnya disini tidak akan ada orang !" Seru Angel duduk di tepi ranjang.
"Berapa bulan Kamu hamil?" Tanya Candra,berdiri di depan Angel.
"Bagaimana Kamu bisa tau?" Angel balik bertanya kepada Candra.
"Jawab saja pertanyaan Ku!" Ketus Candra yang kesal.
"Dua bulan !"Jawab Angel singkat.
"Siapa Ayah anak ini ?" Tanya Candra kepada Angel.Wanita ini melihat ke arah Candra ,tidak menyangka Candra akan sangat peduli tentang Ayah anak yang ia kandung.
Ezra berjalan mencari Candra,ia melihat sebuah kamar yang tidak tertutup pintu nya.
'Seseorang berjalan kemari !'Candra segera pergi untuk melihat,disaat Candra ingin menutup pintu Ezra juga berada di depannya.
"Candra !" Panggil Ezra lirih,Pria ini segera membuka pintu kamar.
"Aku sudah mencari mu kemana-mana!ternyata Kamu disini,ayoo pulang !" Ezra memeluk lengan Candra,Pria ini segera menurut di ajak pulang oleh istrinya,dan meninggalkan Angel di dalam kamar.
Disaat Candra dan Ezra berpamitan ingin pulang Mr.D sudah berdiri di pintu,menyambut mereka.
"Kalian tidak akan menginap?" Tanya Mr.D kepada Candra.
"Lain kali saja!Aku akan pulang dulu !" Candra segera melewati tempat Mr.D berdiri.
Mr.D terus saja menatap Ezra,ia melihat Ezra dengan begitu serius.
'Andai ia mau menginap disini,mungkin Aku punya kesempatan untuk naik ke atas ranjang nya !'Pria tua ini terus saja tersenyum,sampai bayangan Ezra dan Candra hilang dari pandangannya.
***
Sampai di depan Hyde Park,Mereka langsung masuk kedalam halaman Hyde Park.
"Marco antar Nyonya Muda ke kamar nya,Aku akan menyusul nanti!"
"Baik Bos!"
"Kamu naik dulu Aku akan menyusul !" Ucap Candra,melepaskan genggaman tangannya.
Setelan mereka berdua naik keatas,Angga menghampiri Candra yang berdiri di depan mobil.
"Ada kabar apa?" Tanya Candra kepada Angga.
"Bos,dalam seminggu,Ayah angkat dua kali ke rumah sakit,membawa Angel ke rumah sakit,Aku perhatikan Ayat angkat sangat peduli atas kehamilan Angel"Ucap Angga.
"Ada kemungkinan itu anak nya ?" Tanya Candra lagi.
"Iya,kehamilannya baru dua bulan,Bos selama ia mengulang tiga tahun lalu,ia tinggal bersama dengan Ayah angkat,Dia sudah pernah abors* dua kali belakangan ini !"Sambung Angga lagi.
Angga menatap kearah Candra dengan wajah yang begitu suram.
"Jadi kesimpulannya,anak yang di kandung Angel saat ini Anak Ayah angkat!" Sambung Angga lagi.
"Eeem,Aku sudah mengerti,awasi mereka,jangan sampai bertindak sesuatu di belakang Kita !" Ucap Candra.
__ADS_1
"Bos,Anda baru pulang dari Hotel dan Bar,Anda tau itu adalah rencana Ayah angkat,agar bisa melihat Nyonya muda lebih dekat,menurut informasi yang Aku cari,Ayah angkat menyimpan foto nyonya muda,ia berkeinginan untuk naik ..."
Angga tidak melanjutkan ucapannya,Candra sudah menghentikan Angga untuk tidak berbicara lagi.
"Aku sudah tau,Aku pergi dulu!"
Angga mengangguk nya,Candra segera berjalan masuk ke dalam Hyde Park,dan naik ke lantai atas.
Candra mengeluarkan sandi card nya lalu membuka kamar,Ezra sedang berdiri di depan cermin setelah siap mandi,ia memakai lingerie berwarna hitam transparan,sangat menggoda.
Candra melepaskan jas yang ia kenakan,meletakan nya di atas ranjang.Pria ini mendekat kearah Ezra, memeluk nya dari belakang.
Cup !
Pria ini bersikap begitu lembut kepada Ezra,membuat Ezra tidak bisa menebak apa yang ia inginkan dari dirinya.
"Sa-tu jam lalu,Kamu bersikap begitu cuek,tapi sekarang Kamu bersikap begitu manja,Candra Aku tidak tau bagaimana harus menanggapi nya !" Ucap Ezra berbalik melihat kearah Candra.
"Kita sudah menjadi suami istri,apa yang Kamu ragukan ?" Tanya Candra mendekatkan wajahnya ke arah Ezra,lalu mencium le her wanita ini dengan begitu intens tidak meninggal celah sedikit pun.
"Aahh..!tapi Aku tidak pernah tau isi hati Mu,bahkan Kau tidak pernah mengucapkan kata cinta !"Ucap Ezra lagi,masih menerima sentuhan dari bi bir Candra,yang kini turun ke bawah.
"Cinta?"Candra menghentikan ucapannya,ia memainkan dua buah melon yang masih berbalut lingerie yang di kenakan Ezra.
"Cinta itu tidak penting,yang terpenting itu tindakan,sekarang Aku sudah seutuhnya milik Mu,dan Kamu juga sudah menjadi milik Ku,apalagi yang Kamu takutkan !"
Candra mengendong Ezra di hadapan nya,lalu berjalan kearah ranjang,Pria ini membuka kancing bajunya,lalu naik ke atas ranjang.
"Candra siapa gadis di tempat Ayah angkat Mu?" Tanya Ezra di sela-sela permainan nya dengan Candra.
"Pacar Ayah angkat !" Jawab Candra senang singkat.
"Aaaggrrh..!Aaaggrrh..!"Ezra mencengkram kuat rambut Candra,permainan nya kasar,tapi nikmatnya juga lebih menigkat membuat Ezra bingung kesakitan apa kenikmatan,dua-dua nya ia rasakan bersamaan.
Kedua tangannya masih di buah melon,namun bi bir nya masih melu mat bi bir goa,Candra memang pria yang banyak gaya dan juga cara untuk memuaskan pasangannya diatas ranjang.
Jleeebb!
"Aaakkkhh!" Ezra mengerang begitu kuat saat naga Candra menerobos masuk,masih terasa begitu sempit untuk ukuran naga yang big size.
"Sayang !" Ucap Candra saat menggerakkan pinggul nya.
"Sudah beberapa kali melakukan ini,tapi masih membuat Ku begitu lelah,punya mu begitu sempit, membuat Ku candu !" Cerocos Candra,senada dengan gerakan nya,Ezra hanya terdiam saja wajah nya bersemu merah mendengar ucapan sang suami.
"Aagggrhh !cepatkan gerakan mu,Aaaakkhhh ...!"
"Aaagggggrrhh...."
Mereka mencapai kli maks bersamaan,Candra belum juga lemas,namun kaki Ezra terlihat begitu gemetar,ia terlihat begitu lemas,benar- benar Candra menguras habis tenaga istrinya.
Cup !Cup ! Cup !
Candra mencium kening,pipi kana dan kiri lalu mengecup beberapa kali bibir Ezra,setelah permainan selesai,ia segera memeluk istrinya untuk tidur.
"Terimakasih sudah menjadi suami yang baik !" Ucap Ezra memejamkan matanya,namun membuat Candra terkejut,ia belum melakukan apapun tapi Ezra sudah menganggap dirinya Pria yang baik.
'Andai Kamu tau tujuan Ku,mungkin Kamu tidak akan bilang kalau Aku ini Pria baik,Aku punya tujuan sendiri,sebelum menemukan siapa pembunuh Kakak Ku,Aku tidak akan melepaskan mu!'
__ADS_1
Candra memeluk erat tubuh Ezra sampai mereka berdua terlelap.
***
Zico duduk di depan laptop nya,melacak semua informasi Master Properti perusahaan milik menantunya.
Berson datang menghadap kearah Zico.
"Tuan,besok Tuan Candra ingin bertemu dengan Anda !" Ucap Berson.
"Mereka sudah pulang?aturan jadwal nya !" Jawab Zico masih sibuk dengan laptop nya.
"Tuan Candra ingin bertemu di Mexio!"
"Bisa,atur kan saja,besok Aku tidak ada meeting !" Jawab Zico lagi.
"Berson tolong selidiki jaringan hitam,mafia serigala !Aku ingin tau semua informasi nya !" Sambung Zico lagi.
"Baik Tuan,Aku akan menyelidiki sekarang!"
Berson segera pergi dari hadapan Zico,sementara Zico melanjutkan pekerjaan nya.
Dzzzzt..Dzzztt..Handpone nya bergetar,Abian menelpon Zico .
"Tuan Tetua !" Panggil Zico setelah ia mengangkat panggilan nya.
"Kenapa Kamu menikahi cucu Ku,tanpa memberitahukan Aku,Kamu anggap Aku ini apa!Aku masih Papa Mu,dan Kamu hidup di bawah pengawasan Ku,jangan melakukan tindakan bodoh,demi keuntungan yang tidak seberapa !" Abian terlihat begitu marah,suaranya terdengar datar namun setiap notice yang keluar dapat menggertakkan hati Zico,dan tangannya gemetar.
"Bukan begitu,Aku sebenarnya tidak ingin menikah kan Ezra dengan Pria itu,namun cucu Mu,memilih Pria itu untuk melindunginya!" Zico tidak tahu harus memberi alasan apa kepada Abian,karena Abian bukan orang bodoh yang akan menerima alasan murahan begitu.
"Aku sudah banyak makan garam kehidupan,sebelum Aku selidiki siapa yang akan masuk ke keluarga Ku,Aku tidak akan memilih orang itu,Aku menikahi Mama Mu juga karena Aku tahu kehidupan nya,tidak sembarangan orang bisa masuk ke keluarga Carlose!karena musuh itu berawal dari keluarga !" Lagi - lagi pernyataan Abian membuat Zico tidak mampu mengelak atau menghindarinya.
"Apakah papa mengetahui sesuatu ?" Tanya Zico saat Abian sedang tidak berbicara.
"Minggu lalu,saat Mereka di Turki,seseorang menjemput paksa Ezra di hotel,Dia sendiri,mereka memaksa Ezra keluar dari dalam hotel dalam keadaan memakai baju mandi,Mereka mempermalukan Ezra sama juga dengan mempermalukan Ku!"Sekali lagi suara teriakan Abian membuat Zico terduduk di kursinya.
"Maaf!Tuan Tetua,ini salah Ku!Aku kali ini melakukan kesalahan !Aku akan menyelesaikan semua pertikaian ini,Aku akan menyelidiki latar belakang Candra lebih dalam lagi !" Jawab Zico sedikit gugup,ia tahu Abian tidak akan bisa menerima penjelasan yang tidak masuk akal.
"Ingat!musuh itu berawal dari keluarga,siapapun yang masuk ke dalam keluarga Carlose,harus di selidiki dengan tuntas,jangan sampai Kita masuk ke kandang macan!"Abian mengingatkan Zico dengan begitu tegas.
"Sayang !bagaimana kabar mu ?" Tanya Clara tiba- tiba,Zico tahu mama nya pasti berhasil merebut ponsel di tangan Abian,itu sedikit membuat nya lega,jika tidak entah sampai kapan Abian akan terus memarahi dirinya.
"Aku baik,Ezra juga baik,Dia sudah di dewasa,sekarang ia tinggal dengan suami nya !" Jawab Zico sedikit lebih rileks,setelah bebepa kali di buat spot jantung oleh Abian.
"Sayang ingat!Ezra bukan tanggung jawab mu saja,tapi juga tanggung jawab papa mu,Kamu akan tau akibatnya jika sesuatu terjadi dengan nya!"Clara mencoba memperingati anaknya,dan memberi sedikit pengertian.
"Aku mengerti !"
Zico segera memutuskan panggilannya,meletakan ponsel diatas meja kerja.
Zico Carlose
Zico mulai memikirkan apa yang di ucapkan oleh Mama nya,lebih-lebih Abian tidak akan membiarkan sesuatu terjadi dengan cucunya,itu membuat Zico telah salah mengambil keputusan.
Zico mencoba mengirim beberapa orang untuk mencari informasi tentang Candra,bahkan demi Ezra ia membuka kembali akun mafia nya yang di laptop yang sudah lama ia singkirkan,kini ia kembali lagi mengeluarkan jati dirinya.
__ADS_1
Tentu saja,tindakan Zico kali ini membuat beberapa orang di kalangan mafia terkejut,ada seseorang yang kembali,padahal sudah lama menghilang.