
Ckiiiitttt...!
Bus berhenti sebelum simpangan kilometer ke empat karena di hentikan oleh beberapa orang suruhan Santiago.
Tap ..Tap..Tap..Tap..
Li-ma orang pria berbadan besar masuk dalam bus berdiri tepat di depan Ezra.
"Haah..Haaah..!" Ezra mundur beberapa langkah ke belakang,saat ini ia tidak bisa melawan pasukan tersebut,ada nyawa yang sedang ia lindungi.
'Sayang,Aku harap Kamu kali ini dapat mengetahui apa yang terjadi '
Ezra masih berusaha mundur,dari hadapan Mereka.
"Selamat datang Nyonya hengkara !" Sapa Marco dengan senyuman licik nya.
"Dasar pengkhianat!Kamu tidak lebih dari seorang anj*ng yang telah di pelihara oleh Candra,begitu besar dan kuat Kau malah menggigit nya !"Teriak Ezra saat di hadap kan dengan Marco di dalam markas.
Plak !
Marco menampar Ezra,membuat Wanita itu semakin membenci nya.
"Jaga ucapan Mu jika masih mau hidup !" Ucap Marco,Pria ini merogoh ponsel nya yang ada didalam saku,lalu menghubungi Candra kembali.
"Aku memberikan Mu waktu 20 menit,Kamu punya waktu untuk membebaskan istri Mu,jika Kamu terlambat,maka salahkan dirimu,yang terlalu bodoh bisa di manfaatkan !" Ucap Marco,saat panggilan telah terhubung.
"Kau salah telah bermain-main dengan orang bodoh,sa-tu helai rambutnya yang jatuh,Kau akan tanggung akibatnya,sekarang Aku bukan kawan Mu yang dulu,melainkan orang yang kalian khianati,Orang akan bangkit lebih kuat saat dirinya di khianati,ia akan kuat seperti singa,Kau akan tahu seberapa menakutkan ketika singa itu marah !" Jawab Candra dengan suara datar nya yang begitu serius.
"Aku tidak akan menghentikan Kamu untuk menghancurkan dan membunuh Ku,tapi disini ada istri Mu,apa Dia senang tinggal disini,atau ketakutan terkurung di dalam tempat ini!Dia mengetahui Kamu masih hidup saja membuat ia lebih bahagia!"
Ucapan Marco benar-benar memancing kemarahan Candra.
Ckkiiitttt..!
Candra berada di dalam mobil,ia telah meninggalkan markas lama nya,oleh sebab itu Marco tidak dapat menemukan nya.
__ADS_1
"Hati-hati,Kau masih harus menyelamatkan istri Mu,jangan terlalu ngebut untuk menyetir,itu bisa membuat Mu dalam bahaya!Ha..Ha..Ha..Aku dapat mendengar suara jantung Mu yang begitu kencang,apa Kau mengkhawatirkan seseorang ?"
Marco melirik kearah Ezra yang masih berdiri di belakang nya,dengan diawasi oleh bawahan Marco.
"Serahkan handpone kepada nya !" Ucap Candra.
"Bicaralah !" Titah Marco kepada Ezra.
Melihat Ezra yang tidak mau bicara membuat Marco marah.
Plak ..!
Marco kembali menamparnya,lalu merekam wajah Ezra yang memerah,dan sudut bibir nya yang berdarah,rekaman itu di kirim kepada Candra,untuk mengancam Pria itu.
"Kau sudah melihatnya!datang lah ke Hyde Park,buka semua brankas besar yang menggunakan sidik jari Mu,atau Aku akan memotong jari istri Mu,sebagai gantinya !" Ancam Marco lagi,menatap Ezra dengan tatapan menusuk.
Candra memutuskan panggilan nya,Marco melirik kearah Ezra.
"Kau tau,semua aset milik Hengkara ada di dalam brankas besar itu,bahkan kejahatan semua bawahan Dia ada disana,jika Dia menutup Bar dan Hotel ia akan menyelamatkan banyak orang yang menjadi korban penculikan,bahkan bisnis human trafficking akan segera berakhir,itu membuat Aku merugi besar,dari hasil itu Aku bisa melawan nya,tapi sayang,ia tidak mau bekerja sama lagi!"
"Menurut Mu,saat ini Dia hanya ada dua pilihan,menyelamatkan semua korban human trafficking atau menyelamatkan Mu dan calon baby nya !" Seru Marco melihat kearah Ezra.
"Heeeh!Dia Akan memilih pilihan ketiga nya"Ucap Ezra,membuat Marco melirik kearah wanita ini lalu tersenyum,
"Ia akan memilih pilihan ke tiga yaitu membunuh Mu,menghancurkan Mu !"Sambung Ezra lagi.
Brak !
"Haaah!"
Marco menendang kursi kayu yang ada di depan Ezra.
"Ezra!Aku tidak tau apa yang Kau pikirkan saat ini,kenapa Kamu begitu berani,apa yang membuat Mu berani melawan Ku!Aku tak paham dengan jalan pikiran Kamu !"
Pandangan Marco tertuju kepada Ezra yang berdiri di depan nya.Perkataan Pria ini tidak sedikit pun menggoyahkan keberanian Ezra.
__ADS_1
"Kau tidak akan paham,orang yang telah di khianati akan lebih kuat dari sebelum nya!"Jawab Ezra menatap lekat kearah Marco.
"Disaat Kau menyebut nama Ku,Kau hanya menyebut nama Ku setengah saja,coba Kau sebut dan ucap kan nama Ku sampai selesai maka Kau akan tau keberanian yang Ku miliki sejak lahir,Aku Ezra Qaziya Carlose,tentu Kau akan tau nama Carlose,nama itu telah lahir sebelum Kau lahir !"
Sambung Ezra lagi,dengan tatapan yang tajam,kini raut wajah nya terpancar sama seperti saat Zico sedang marah,bola mata nya yang memerah menatap kearah Marco,yang berdiri di depan nya.
"Ha..Ha..Ha..Kau sedang melucu apa dengan Ku,orang yang paling di percayai Opa Mu saat ini berpihak kepada Ku!" Ucap Marco dengan bangga.
"Kamu begitu yakin,apakah Kau sudah menghubungi nya saat ini,Aku tidak yakin,Wanita itu masih dalam masa kebebasan nya!Aku takut mungkin Dia sedang menikmati hadiah terakhir dari Tertua Abian Carlose!"
Plak !
"DIAM ..!"Teriak Marco kembali menampar Ezra.Tapi tidak membuat wanita ini menangis dan ketakutan,ia semakin senang melihat Marco marah.
"Kau bekerja untuk Candra,tapi Kau lupa Aku hidup bersama nya,demi untuk menjaga dan melindungi Ku,Dia akan bangkit dari seribu kematian,Kamu akan tau disaat Dia datang untuk melihat Mu mati!"Ucap Ezra tanpa henti membuat Marco marah.
"Kau berani mengancam Ku?Kau terlalu tinggi menilai suami Mu itu !" Ujar Marco mencengkram kuat dagu Ezra.
"Eekhhh...!Kau tidak akan bisa hi..dup!" Ucap Ezra lagi.
Bugh !
"Aahh..!"
Marco menghempaskan tubuh Ezra ke lantai.Wanita ini menatap kearah Marco dengan senyuman menghina diriNya.
"Kau akan lihat,siapa yang lebih kuat,Kau juga akan tahu sebesar apa kekuatan Carlose di Negara ini!"Ucap Ezra.
"Jika Aku mau,sekarang juga Aku akan membunuh Mu!"Ucap Marco meletakan ujung pist*l di dahi Ezra.
"Kau ingin mati sekarang ?"Tanya Marco
"Heeeh!kalau Kau mau,Kau bisa membunuh Ku sekarang,dan Kau akan lihat kehancuran Mu,setelah peluru Mu itu menusuk kepala Ku,begitu juga kehidupan Mu, selanjutnya,tidak terlepaskan dari kematian"
Ezra semakin menantang Marco,melihat Pria itu semakin marah,ia sengaja mengulurkan waktu Marco,agar tidak melakukan hal-hal yang membahayakan diri nya dan calon baby nya.
__ADS_1