Dendam Cucu Mafia

Dendam Cucu Mafia
33.Badai Salju


__ADS_3

POV Ezra!


Setelah Aku membersihkan tubuh Ku,Aku meninggalkan ranjang dalam keadaan berantakan,Aku tidak peduli dengan hal semacam itu,ini masih suasana honey moon,tapi pria itu malah pergi entah kemana.


Aku keluar dari kamar tempat kami tidur,tapi tidak ada seorang pun yang Aku kenal disini.Aku keluar dari hotel,Aku hanya menggunakan kaki untuk berjalan di sekitaran sini untuk mencari Candra.


Semua orang telah kembali ke rumah,atau ke penginapan,karena berita mengenai hujan badai akan terjadi,tapi bodoh nya Aku lebih memilih mencari pria brengsek itu,ini salah Ku karena terlalu mencintai Dia.


Sejauh ini berjalan,tidak ada toko yang buka,bahkan tidak ada kendaraan yang lewat,membuat ku seketika kelelahan,dengan cuaca yang begitu sejuk,mengandalkan sebuah mantel saja tidak cukup.


Efek yang di berikan sama Candra semalam saja belum hilang sakit nya,tapi pagi ini sudah pergi mencari pria brengs*k itu,dasar bedebah sialan!


Foto,Aku teringat menemukan sebuah foto di koper Candra semalam,Aku juga harus bertanya kepada Dia saat Aku menemui pria itu.


Ckiiiittttt !


Sialan,siapa yang membawa mobil begitu buruk,berhenti seenaknya,jika Aku tidak menghindar mereka akan menabrak Ku.


"Ezra !"


Itu Pria sialan,yang sedang Aku cari- cari,ternyata Dia yang datang menjemput Ku.


Bugh !


"Kamu,Kamu tidak apa- apa ?apa yang Kamu lakukan disini ?kenapa Kamu keluar dari kamar !"


Pria itu tidak berhenti bertanya,Dia malah membiarkan Aku kedinginan di luar sini,kenapa tidak mengajak Aku masuk ke dalam mobil dulu,memang dasar pria tidak peka.


"Kamu kenapa diam ?"


"Bisa enggak,Kita masuk mobil dulu!"


Akhirnya Aku meminta Dia membawakan Aku ke dalam mobil,jika lama disini Aku bisa mati kedinginan.


Blam !


Aku melihat Candra menutup pintu mobil,di dalam ada bawahannya yang mengemudi.


"Sedang apa Kamu disini?"


"Aku sedang mencarimu!Kamu sudah hilang entah dari jam berapa,pagi ini Aku tidak melihat Mu di hotel !"

__ADS_1


Jawab Ku sebisa yang ku ingat,saat ini suhu tubuh Ku,benar kedinginan,apa lagi rasa sakit di bawah sana,jangan kan Aku mungkin Santiago yang melihat juga bisa tahu,Aku sedang merasakan sakit.


Bugh !


Candra memeluk Ku,seketika tubuh ini merasakan hangat dari pelukan Candra,pria ini bisa bertindak romantis juga saat di butuh kan begini,namun apa yang membuat Ku seketika bahagia dengan perlakuan Dia begini ?


"Bos,Kita tidak bisa lewat,jalan sudah di penuhi dengan salju,terpaksa Kita harus berhenti disini !"Ucap Santiago menoleh kebelakang,Aku dan Candra masih berpelukan,Candra melihat Aku yang sudah kedinginan,ia membiarkan Aku di dalam pelukan nya.


"Cari bantuan segera,cepat pergi!"


Candra menyuruh Santiago untuk pergi mencari bantuan,sementara Kami menunggu di mobil.


"Kalian tunggu disini,Aku akan segera kembali !"


Aku melihat Santiago pergi dalam badai salju untuk mencari bantuan,Kami menunggu di dalam mobil,Candra menaikan suhu di dalam mobil,agar Kita berdua tidak kedinginan.


"Kamu sudah makan?"


Aku menggelengkan kepala saat mendengar pertanyaan bodoh dari pria ini,Dia sudah tahu dari pagi Aku sudah keluar dari hotel,mana sempat Aku mencari makanan.


"Tunggu Aku punya sesuatu di bok mobil !" ?


Setelah memakan roti yang di berikan Candra,Aku memejamkan mata ku sejenak,tanpa ku sadari Aku terlelap dalam pelukan Candra.


***


Cuaca terlihat sudah gelap,pertanda sudah malam.Namun,Santiago belum juga datang.Salju sudah menutupi kaca mobil sehingga tidak dapat melihat suasana diluar.


"Candra !"Panggil Ezra saat membuka matanya.


"Ada apa ?"Pria itu melihat ke arah Ezra.


"Siapa perempuan yang ada di foto ini ?"


Ezra memberikan sebuah foto kepada Candra,Pria ini segera mengambil nya dan melihat.


"Dari mana Kamu mendapatkan ini?" Tanya Candra dengan nada tinggi membuat Ezra kaget.


"Ak..Aku mengambilnya di koper Mu!" Ezra memalingkan wajahnya.


"Aku ingatkan Kamu,jangan pernah sekalipun Kamu menyentuh barang-barang Ku,Kamu tidak punya hak!" Candra semakin emosi,memarahi dan membentak Ezra sesukanya.

__ADS_1


"Iya Aku tidak punya!siapa Aku ?hanya wanita yang Kau gunakan semalam ?setelah itu Kau pergi entah kemana,pagi ini Kau datang lagi,bersikap lembut kepada Ku ?sekarang kau membahas hak dengan Ku?"Ezra ikut emosi mendengar pernyataan Candra.


Candra tertegun mendengar ucapan Ezra,namun pria ini sudah kehilangan akal sehat nya oleh foto masa lalu,sehingga memarahi Ezra tanpa mengedipkan matanya.


"Bahkan Kau tidak bertanya,apa yang ku lalui pagi ini !" Sambung Ezra menundukkan pandangan nya,Candra melirik kearah Ezra.Wanita terdiam,namun menangis dalam diamnya.


"Heii..maaf,Aku tidak bermaksud memarahi mu !"Ucap Candra memeluk Ezra.


"Aku janji Aku tidak memarahi mu lagi,maafkan Aku yang sudah salah dengan mu !"


Candra menatap dalam netra Ezra,Pria ini tidak tahu harus bagaimana menghadapi Ezra,satu sisi istrinya,satu sisi lagi masa lalu nya.


Cup !


Candra mencium lembut bi bir Ezra.Mereka berdua berpangutan di tengah dingin nya badai salju.Candra terlihat begitu semangat saat mencium bi bir Ezra,ia mulai mencium le her Istrinya,membuka jas mantel yang di kenakan Ezra lalu perlahan - lahan tangan nya menyelinap masuk,memegang buah melon yang masih berbalut dress.


"Aah..!"Desa han Ezra,lagi-lagi membangkitkan gairah se x Candra,Pria ini tidak dapat menahannya,padahal di luar sedang badai salju,tapi ia memilih untuk berlabuh cinta dengan Ezra.


Candra menurunkan celana jeans yang di kenakan Ezra,kini hanya tertinggal kain segitiga yang menutupi Goa indah milik Ezra.


Candra menurunkan jok,agar tubuh Ezra bisa berbaring dengan rileks di dalam mobil.


Bi bir nya masih lihai memainkan pu ting su su milik Ezra,namun tangan nya sudah menjelajahi kemana- mana,tangan Candra menyelinap masuk kedalam kain segitiga berenda,Candra segera menarik nya hingga terlepas.


Cup !Candra mencium bi bir Ezra lagi,sementara tangannya memainkan bi bir goa,ia memutar kan jari nya di sana,ke dua kaki nya bergetar merasakan sensasi dari permainan Candra.


"eemmm!" Candra belum melepaskan bi bir nya dari bi bir Ezra,membuat wanita ini tidak bisa bernafas.l


Melihat goa Ezra yang sudah basah,Candra segera menurunkan sedikit cela na nya,Naga nya mengeluarkan kepala nya mengintip dari sarang nya.


Jleb..!


Sesuatu sudah menusuk dari bawah sana,meskipun sudah pernah melakukannya, tapi masih membuat Ezra kesakitan dari permainan Candra.


"Aahhh,Can,,,Aahhh,,Candra!" Gerutu Ezra saat Pria ini menggerakkan pinggulnya.


Candra segera menuntaskan permainannya sampai beberapa kali sampai kli maks .Membuat Ezra lemah dan tertidur di dalam mobil.


Candra membenarkan pakaian nya,lalu menutupi tubuh Ezra dengan mantel jas nya.Ia mengambil sebatang rokok lalu menghisap nya.


Pikirannya masih kacau,Candra belum bisa mengontrol dirinya,ia juga belum menyadari apa yang terjadi di hotel tadi pagi.

__ADS_1


__ADS_2