Dendam Cucu Mafia

Dendam Cucu Mafia
81.Mall Xxx


__ADS_3

Beberapa menit kemudian,ada lima orang pengawal datang ke hadapan Ezra dan Dea,sesuai yang di panggil oleh pemilik toko tersebut.


"Nyonya Kami disini !"


Ujar Mereka berdiri di belakang Wanita tersebut.


"Saya Linda,pemilik toko ini,dan sebagian toko disini adalah punya Saya !"


Cetus Linda dengan sombong.


"Nyonya,Anda hanya penyewa kenapa harus begitu sombong,Saya sudah meminta maaf,apakah tidak bisa di selesaikan secara baik-baik!"


Pungkas Ezra yang melangkah satu langkah ke depan.


"Kamu berani menantang !"


"Aaah !"


Linda mendorong Ezra hingga membuat ia hampir terjatuh,untung saja pengawal cepat menangkap nya.


'Jika Aku melawan,akan membahayakan Anak Ku'


Ezra terlihat begitu geram,namun saat ini ia sedang hamil tidak boleh gegabah.


"Kami akan ganti rugi!tidak perlu takut"


Ujar Ezra,


"Ganti rugi senilai 200 Dollar!"


"Hah?mahal banget memang nya apa yang rusak ?"


Tanya Dea,yang terkejut.


"Tidak masalah,Aku akan menggantikan nya!"


Sambung Ezra.


Dea langsung mencari dompet milik Ezra di dalam tas,namun ia tidak menemukan adanya dompet.


"Buk,dompet nya tidak ada !"


Bisik Dea,


"Bagaimana bisa coba periksa lagi!"


"Sudah Buk!"


"Kenapa?apa kalian mau main-main dengan Saya,jika tidak bisa ganti rugi,wanita hamil dan perempuan ini tinggal disini,sebagai santapan para pengawal Ku,Ha...ha..ha.."


"Ha..ha..ha..ha.."


Semua pengawal tertawa,siapa pun yang datang ke mall untuk berbelanja dapat melihat kejadian tersebut.


"Kamu jangan keterlaluan ya!"


Cetus Ezra dengan geram.


'Aku harus menghubungi Bos!'


Pengawal mencoba menghubungi Candra,namun tidak di angkat.


Sementara di tempat Master Properti !


"Kalau berkas nya kurang menjelaskan kalian boleh ajukan pertanyaaan !"


Pungkas Candra yang sedang memimpin rapat.


Ddzzrtt...


Ddzzrtt...


Ponsel Candra bergetar.


"Maaf,Saya angkat telepon sebentar!"


Candra segera berdiri,dan mengangkat telepon nya.


"Hallo!"


"Bos,Kami sedang di mall,ada pemilik toko tidak membiarkan Nyonya untuk pergi,karena tidak bisa menggantikan kerugian 200 Dollar"


"Apa?siapa yang berani menahan istri Saya!dimana Kalian?"


"Ada di mall Xxx"


"Baik Aku ke sana!"


Candra langsung memutuskan panggilan nya.


"Rapat sampai disini dulu,Saya ada tugas penting yang harus saya selesaikan,jika ada pertanyaan besok Kita adakan meeting lagi!"


Pungkas Candra,segera pergi meninggalkan ruang meeting.


"Pak !"

__ADS_1


Panggil Han yang baru kembali ke kantor.


"Han,siapkan mobil,dan juga panggil beberapa pengawal terbaik kita kemari,Kita akan pergi ke mall Xxx"


"Baik Pak!"


Candra segera berjalan ke arah lobi,di depan kantor master properti,sudah ada 15 orang pengawal berbaris di depan kantor.


"Kalian semua ikuti Saya dari belakang !"


"Baik Bos !"


Semua orang segera masuk ke dalam mobil yang telah di siapkan oleh Candra.


Han melajukan mobil dengan cepat,melihat raut wajah Candra yang begitu tegang,membuat Han juga ikut takut.


"Han,bisa lebih cepat ?"


"Bisa Pak!"


Han menaikan kecepatan mobil,Mereka segera berbelok ke arah mobil dimana Ezra dan Dea berada.


Semua orang berkerumun melihat kearah Ezra dan juga Dea,serta seorang pengawal yang ikut bersama mereka tadi.


"Cepat,bawa Mereka ke lantai bawah mall ini,mereka tidak bisa membayar kerugian Kita!"Titah Linda sang pemilik toko.


"Lepas!"


Teriak Dea,


"Jangan berani-berani kalian mendekat,jika tidak Aku akan...."


"Kamu akan apa?Kamu ingin Anak Mu lahir sekarang ?"Ancam mereka.


"Lepas !Lepaskan Aku!"Teriak Ezra,


Pengawal yang ikut bersama dengan Ezra tadi,ingin menolong Ezra,namun pengawal Linda langsung menyerang nya,meskipun ia kuat satu di banding lima membuat ia kalah.


"Seret wanita dua itu !"


Pengawal Mereka terkapar di lantai.


"Lepas..!"Ezra berusaha memberontak.


"Berhenti..!!"


Teriak Candra yang baru saja sampai ke depan toko tersebut.


Suara bariton Candra membuat semua orang tercengang dan kaget,penampilan nya sudah tidak di ragukan lagi,banyak orang yang takut menatap langsung ke arah Nya.


"Siapa lagi ini yang datang menganggu Kita!"


'Siapa cowok tampan ini,penampilan nya tidak biasa'


Linda menatap ke arah Candra tanpa berkedip.


"Lepaskan tangan Kalian!"


Titah Candra menatap tajam ke arah Pengawal Linda.


Meskipun Candra sudah meminta mereka untuk melepaskan Ezra dan Dea,tapi mereka masih saja memegang kuat tangan Ezra,dan tidak melepaskan nya.


"Dalam hitungan detik,Aku sudah melihat Mereka di sebelah Ku!"


Titah Candra menatap ke arah pengawal nya.


Semua pengawal yang ikut bersama dengan Candra semua mengeluarkan senjata.


Krak..! Krak..!Krak !


Suara pelatuk yang di tarik oleh pengawal siap menembak.


Melihat pengawal Candra membawa senjata api,semua pengawal Linda segera melepaskan tangan Mereka,Ezra dan Dea berjalan ke arah Candra.


"Sayang,Kamu enggak apa-apa?"


Tanya Candra dengan lembut,ia memegang wajah istri nya.


"Aku tidak apa-apa,tapi anak Kita pasti ketakutan sayang !"


Ezra mengelus perut buncitnya,Linda menelan ludah nya melihat sikap Candra.


'Ternyata Dia suami Wanita ini!'


Linda masih ingin menantang Candra tanpa mengetahui latar belakang Candra.


"Kenapa Kalian melepaskan wanita itu !"


Teriak Linda,kepada pengawal nya.


"Maaf Bos,tapi Kita tidak memiliki senjata !"


"Bodoh Kalian !"


Teriak Linda.

__ADS_1


"Kalian jangan senang dulu,uang ganti rugi belum di bayar !"


Ujar Linda dengan sombong.


"Han,perlihatkan!"


Titah Candra.


Han segera maju ke depan,dan memperlihatkan sa-tu koper uang dollar,yang ia bawa untuk ganti rugi kepada pemilik toko.


'Benar orang kaya'


Linda tercengang.Han menutup kembali koper yang ia buka barusan,koper yang berisi uang Han pegang kembali.


"Cepat berikan kepada Ku,uang Nya,Aku anggap masalah hari ini selesai !"


Pungkas Linda,dengan tersenyum.


"Heeh!tidak semudah itu!"


Candra melangkah ke arah Linda.


"Kamu sudah membuat Istri dan Anak Ku syok,maka Kamu juga harus merasakan penderitaan itu !"


Tegas Candra.


"Siapa Kamu,berani menggertak orang !"


Tanya Linda,


"Aku Candra Hengkara,CEO Master Property!"


"Hah!Tu...Tuan Candra!"


Candra menyempitkan mata nya menatap ke arah Linda.


Linda terlihat begitu gemetar mendengar nama Candra,kaki nya lemas,tubuh nya terhuyung,Doni dengan cepat membantu Linda untuk berdiri dengan tegak.


"Jadi Kamu sudah ingat siapa Aku?"


Tanya Candra dengan tegas,Ezra masih dalam pelukan nya.


Linda mengangguk dengan cepat.


"Kamu yang menyewa toko di mall ini,tapi Kamu lupa Aku pemilik toko tersebut,dan di mall ini Aku pemilik saham terbesar!"


Tegas Candra dengan lantang,membuat tubuh Linda semakin gemetar.


"Tu..Tuan Candra,maafkan kelancangan Saya,Saya benar-benar tidak tau,Kalau Nyonya ini adalah Istri Anda!"


Linda menunduk ketakutan,begitu juga dengan Doni dan lima pengawal tadi yang garang,kini menciut saat mendengar nama Candra.


"Siapa saja yang menyentuh Istri Ku hari ini,jangan tinggal satu pun tangan Mereka!"


Titah Candra dengan tegas,ke lima pengawal tersebut berhamburan berlari ke arah Candra dan bersujud di kaki Dia.


"Tuan,maafkan Kami,Kami hanya mengikuti perintah !"


"Iya benar,maafkan Kami!"


"Tuan Maafkan Kami!"


Candra mundur satu langkah,lalu menatap ke arah semua pengawal nya.


"Kalian semua bereskan Mereka,dan untuk Wanita itu hancurkan semua barang dagangan Dia,setelah itu serahkan uang di dalam koper sebagai ganti rugi!"


Candra menatap tajam ke arah Linda yang gemetar,lalu pergi meniggalkan mall tersebut.


Han juga ikut dengan Candra dan yang lain.


Sampai di tempat parkir,Han segera membuka pintu untuk Candra dan Ezra,sementara Dea duduk di depan di sebelah Han.


"Tuan,Kita mau ke kantor atau pulang ke rumah?"


"Antar Dea dulu ke kantor,setelah itu pulang ke rumah,Dea nanti siapkan berkas yang mau saya tanda tangan,dan serahkan kepada Han,nnti Dia kembali ke kantor lagi!"


"Baik Pak !"


Han segera melajukan mobil ke arah Master properti.


"Kenapa tadi Mereka sampai berbuat begitu kepada Mu?"


Tanya Candra,


"Tanpa sengaja Aku menabrak pemilik toko,Aku tidak merusak barang apapun tapi Dia malah minta ganti rugi,Aku awal nya mau ganti rugi.Namun,dompet Ku ketinggalan,lagian kalau enggak lagi hamil Aku bisa lawan sendiri pengawal itu !"


Cetus Ezra,dengan mengerucutkan bi bir nya.


"Iiiih,gemes!"


"Awwww!"


Candra mencubit pipi istri nya yang mulai tembem sejak hamil.


"Pokoknya,saat masih hamil,Kamu tidak boleh melakukan hal apapun,Aku tidak mau terjadi apapun kepada calon baby Kita,apalagi kepada Mu,jangan sampai!"

__ADS_1


Cup!


Candra mencium kening Ezra,Han dan Dea hanya bisa diam saja berada dalam satu mobil bersama dengan Bos nya yang super bucin itu.


__ADS_2