
Marco mengeluarkan remote kontrol gerbang Hyde Park .Dan segera masuk ke dalam halaman Hyde park.
Flash Back !
Saat itu tepat ti-ga tahun lalu,Candra di utuskan Ayah angkatnya untuk pergi ke Turki,menjalani bisnis mereka.Berharap saat pulang nanti Candra akan menikahi Angel,perempuan pertama yang ia sukai di usianya genap 22 tahun.
Tapi disaat Candra pulang dari Turki,tanpa memberitahukan siapapun kepulangan nya,bahkan semua bawahan tidak ada yang tahu kapan Candra pulang.Pria ini begitu sampai di hotel dan bar,tempatnya dulu tinggal,dengan sebuket bunga mawar di tangan dan juga cincin berlian yang ada di dalam saku jas nya,berkeinginan untuk melamar sang ke kasih.
Tapi begitu sampai dimana tempat biasa ia dan ke kasih berlabuh cinta,tanpa sadar ia mendengar suara de sahan wanita dari dalam kamar miliknya,disaat ia membuka pintu betapa terkejutnya ia melihat Angel bersama dengan Mr.D sedang menciptakan gempa yang begitu dahsyat di atas ranjang,sehingga membuat Candra hanya bisa terdiam melihat itu.
"Tuan,pelan kan sedikit,Kau menyakiti Ku !" Ucap Angel dengan suara manjanya,membuat Candra yang mendengar di luar kamar merasa jijik.
"Aahh..Aah..!Tuan !" Lagi-lagi suara itu terdengar.
Brak !
Dengan amarah yang sudah lama ia tahan Candra segera mendobrak pintu kamar miliknya.Mendapati Angel dan Mr.D di atas ranjang.Saat itu,Candra hanya bisa diam dan tersenyum suram.
Ia tidak berkata apa-apa,namun sikap nya yang begitu membuat Mr.D dan angel dapat mengartikannya.
Meskipun Angel meminta maaf dan berusaha naik ke atas ranjang Candra lagi,Pria ini tidak akan menerima nya setelah rasa jijik itu.
Satu Minggu setelah kejadian itu,semua penghuni yang ada di hotel dan bar,mengetahui kabar kalau Candra tidak melindungi Angel lagi,Andra yang dari dulu ingin tidur dengan gadis itu pun punya siasat untuk menjebaknya sampai di tempat tidur.Tapi sayang Mr.D mengetahui nya yang di hukum saat itu Andra di patahkan kedua tangan dan kaki nya,setelah itu ia di keluar kan dari organisasi Mereka.
Sudah ti-ga tahun lamanya Candra tidak menemui Angel,meskipun hatinya begitu sakit,namun ada kala saat pertama kali jatuh cinta dan mencintai tentu hanya perempuan itu.Sampai saat ini Candra tidak pernah berhubungan atau tertarik dengan wanita manapun .
Flash Back Selesai !
Pak !
Marco menepuk bahu Candra, yang dari tadi memejamkan matanya tidak turun dari dalam mobil.
"Sudah sampai !"Ucap Marco,pintu mobil sudah terbuka dari tadi,namun Candra tidak juga turun .
"Sorry! ketiduran!"Jawab Candra segera turun dari mobil.
"Kamu mengingat gadis ti-ga tahun itu lagi ?"Tanya Marco
__ADS_1
"Setiap Kau mengingat nya,Kamu akan selalu tertidur begitu di mobil!"Sambung Marco lagi.
Candra tidak menjawab,ia segera berjalan untuk masuk ke dalam Hyde Park.
"Besok ada acara nembak di rumah Ezra! Aku harus bagaimana ?Aku menyamar Atau bersikap seperti Candra yang sekarang !"Candra melirik kearah Marco.
"Apa tidak bosan menyamar terus?"Tanya Marco lagi,belum menjawab pertanyaan Candra.
"Aku tidak akan menyamar,besok Kita akan melihat bagaimana Papa Ezra memperlakukan Kita!" Jawab Candra,berjalan menuju lantai atas,masih di ikuti Marco.
"Jangan biarkan Mereka tau,Kamu yang mengoperasi jaringan hitam,beberapa waktu lalu !maka itu akan mempengaruhi rahasia Kita!"Jelas Marco,memperingati Candra.
"Tidak akan,Aku akan datang sebagai pebisnis yang handal,saat mereka tau Aku menjalani bisnis properti dan juga berlian,Papa Ezra pasti tidak akan bisa menolak nya,ia akan terkejut mengetahui ,calon mantunya seorang billionaire !"Ucap Candra dengan penuh keyakinan dan berbangga diri di depan Marco.
"Segitu yakin kah?apa Dia lebih hebat dari Mu?"Tanya Marco penasaran.
"Menurut Mu?"Candra berbalik bertanya kepada Marco.
"Aku tidak yakin,hanya orang - orang hebat yang bisa melakukan pembakaran di siang hari, tanpa takut orang lain mengetahuinya,ya seperti hal yang di lakukan oleh papa Ezra!"Marco menatap kearah Candra dengan penuh pertimbangan.
"Lebih baik,jangan tunjukan sikap arogan Mu,jika tidak Kamu akan malu,sebelum mengetahui sikap musuh yang bagaimana,karena bagaimana pun Kamu dan Dia lebih tua Dia,Aku yakin menurut yang Ku lihat,Papa Ezra bukan orang biasa,yang bisa di singgung oleh siapapun"Sambung Marco.
"Apa yang Kamu takutkan!Kita sudah menghadapi berbagai musuh,jadi kali ini Kita juga akan menghadapi nya.Aku akan membawa Santiago bersama dengan Kita besok!"Jawab Candra mengeluarkan sandi card kamarnya.
"Santiago?Kamu yakin?"Marco terlihat bingung.
"Iya!Dia akan berperan penting besok di bagian bisnis!"Candra melangkah masuk,disaat Marco ingin masuk Candra menghentikannya.
"Kamu mau kemana?"Tanya Candra berdiri di ambang pintu.
"Mau masuk!"Jawab Marco begitu polos.
"Tidak!Kau cari kamar sendiri!"
Balm !
Candra menutup pintu kamar dengan pintu keras,Marco segera pergi mencari kamar yang lain untuk istirahat.
__ADS_1
Baru saja Candra duduk di atas ranjang,Ezra sudah menelponnya.
Dzzrtt !Dzzrrt !
Candra melihat handphonenya yang bergetar diatas nakas.Namun Pria ini tidak meresponnya.
Lalu bergegas bangkit,melepaskan semua pakaiannya,masuk kedalam kamar mandi.
Menyetel air untuk mandi,setelah itu berendam di dalam bathub .
Dari dalam kamar mandi terdengar suara getaran hanpone yang tak kunjung berhenti,membuat Candra semakin kesal lalu memejamkan matanya.
30 menit berlalu begitu saja.Dengan handuk di pinggang nya,dan handuk kecil di kepala.Ia berjalan kearah nakas,lalu melihat handphonenya,yang pertama memang Ezra yang menghubungi,namun di bawah nya adalah nomer yang tidak ia kenal.
Disaat Candra meletakan kembali ponsel nya tiba-tiba,ponsel nya bergetar kembali.
Ddzzrt..Ddzzrt ..
"Hallo !" Jawab Candra begitu tegas,ada yang berani menganggu waktu istirahatnya.
"Candra !" Panggil seseorang di balik handpone nya
Deg..
Deg..
Deg..
Pria ini terdiam, mendengar suara seseorang yang mungkin sangat familiar di telinganya.
Candra masih belum menjawab,ia duduk nya tepi ranjang.
"Candra !"
Ia mendengar lagi panggilan nama nya dengan suara yang masih sama,dengan suasana hati yang masih sama,tapi dengan perasaan yang berbeda.
"Candra Aku ingin bertemu dengan Mu!" Ucap Orang itu lagi,membuat Candra tetap terdiam,Pria ini tidak menjawab nya.Namun,orang di seberang sana terus saja mengucapkan kata- kata yang tidak ingin ia dengar.
__ADS_1
"Candra !" Panggil nya lirih,membuat Candra tertegun.