Di Jodohkan ( Devan Dan Sinta )

Di Jodohkan ( Devan Dan Sinta )
Part 20


__ADS_3

🥰 Hai teman-teman, terimakasih sudah berkenan mampir 🙏 semoga terhibur ya dengan ceritanya 🥰


😉 selamat membaca 🤗


***


Sinta begitu terkejut dengan apa yang barusan ia lihat.


" Bapak bagaimana sih, seharusnya berpakaian dulu sebelum keluar kamar mandi. Kalau begini jadi ternoda deh mata suci ku... " kata Sinta yang masih menutup matanya.


" Jadi tidak perawan lagi deh nih mata..." kata Sinta dalam hati, padahal sudah halal baginya, tetap saja ini baru pertama kalinya Sinta melihat pemandangan itu.


" Saya lupa membawa pakaian saya Sinta, lagian tidak masalah kan, kita sudah halal juga. Ya sudah, kamu bersih - bersih sana..." kata Devan yang masih tersenyum melihat istrinya yang malu itu.


" I... iya, saya ke kamar mandi dulu... " sahut Sinta yang berjalan ke arah kamar mandi sambil tetap menutup matanya.


Melihat Sinta yang masih menutup matanya, Devan pun iseng ingin menggoda istrinya itu,


Devan langsung menghalangi jalan Sinta.

__ADS_1


Karena Sinta masih menutup matanya sambil berjalan, ia pun menabrak dada bidang sang suami.


Bukh...


Setelah menabrak, Sinta langsung membuka matanya yang tertutup oleh tangannya tadi, dan langsung terkejut melihat pemandangan indah yang ada di depan matanya.


Sinta pun terdiam sebentar karena terpaku dengan apa yang ia lihat sekarang, sedangkan Devan hanya diam saja saat Sinta sudah berada di hadapannya.


Karena Devan lebih tinggi dari Sinta, dan Sinta hanya se bahu Devan, jadilah Sinta langsung menabrak dada sang suami dan posisi mereka pun saat ini seperti Devan sedang memeluk Sinta.


Sesaat mereka sama-sama terdiam dan terpaku dengan kejadian itu, jantung keduanya pun berdetak kencang seakan mau keluar dari tempatnya, tapi itu hanya sesaat, dan keduanya pun langsung menormalkan perasannya.


" Eh... Maaf pak, saya tidak sengaja. Permisi..." kata Sinta juga untuk menormalkan perasaannya yang sangat terkejut dan gugup itu.


Setelah mengatakan itu, Sinta langsung bergeser dan menundukkan kepalanya, serta langsung menuju kamar mandi lalu cepat - cepat masuk kedalamnya.


" Huh huh huh... Ya ampun, kenapa sih nih jantung, tenang dong. Astaga apa yang barusan terjadi... bisa saja ini terjadi setiap hari, lama - lama bisa kena penyakit jantung kalau begini terus, Hah... ya tuhan... Begini amat jalan hidupku... " gumam Sinta saat sudah berada di dalam kamar mandi, setelah itu ia langsung membersihkan dirinya.


Sedangkan di luar Devan sangat senang, karena sudah berhasil menggoda istrinya yang masih malu-malu itu.

__ADS_1


" Hahaha... Baru kali ini aku merasa se bahagia ini, sampai jantung ini pun berdegup dengan kencang saat bersamanya... Hmm... Ada - ada saja..." kata Devan sambil tertawa pelan dan langsung menuju lemari pakaian untuk mencari bajunya.


Seperti halnya Sinta yang sangat terkejut melihat isi lemari pakaiannya, Devan pun sama.


" Astaga... Apa ini, wah ini pasti ulah kedua mamah - mamah itu. Sabar mamah - mamah cantik, kami tidak terburu-buru... " Gumam Devan sambil tersenyum melihat apa yang juga Sinta lihat tadi.


Devan pun langsung menuju bagian sebelah sisi lemari itu untuk mencari pakaiannya, lalu ia pun menemukannya dan langsung memakai pakaiannya.


Setelah berpakaian Devan langsung berjalan ke arah tempat tidur yang sudah di taburi kelopak bunga mawar merah yang di bentuk seperti love di atasnya.


" Apa lagi ini, mm... Ada - ada saja mereka semua " kata Devan sambil menggelengkan kepalanya melihat itu.


Devan pun langsung berbaring di tempat tidur itu, lalu memejamkan matanya untuk menikmati semuanya.


Sedangkan Sinta baru saja selesai membersihkan diri, ia pun hendak keluar tapi tidak langsung keluar, terlebih dahulu hanya kepalanya saja yang keluar untuk melihat keadaan.


Cekklek...


Setelah membuka pintu perlahan Sinta melihat keadaan sekitar, dan menemukan Devan yang sudah berbaring di atas tempat tidur.

__ADS_1


" Huh... Aman, sepertinya pak Devan sudah tidur. " gumam Sinta, yang tidak langsung keluar, karena hanya menggunakan handuk saja setelah selesai mandi, sama seperti Devan tadi.


__ADS_2