Di Jodohkan ( Devan Dan Sinta )

Di Jodohkan ( Devan Dan Sinta )
Part 61


__ADS_3

Mendengar perkataan Sinta tadi, tiba-tiba Devan...


Cup... Depan langsung memeluk dan mencium pucuk kepala Sinta dari belakang.


" Saya juga mencintaimu istriku... " Kata Devan.


Mendapat serangan mendadak lagi dari Devan, Sinta langsung merasa malu karena Devan mengatakan dan melakukannya di depan teman-temannya.


Wajah Sinta sudah memerah seperti kepiting rebus saking malunya, sedangkan teman - temannya hanya tersenyum saja melihat adegan romantis yang ada di hadapan mereka itu.


Mereka pun melanjutkan obrolan mereka hingga makan malam bersama di rumah Devan dan Sinta.


Setelah selesai makan malam, Roni, Risti Helen dan Reyhan pun pamit pulang, setelah semua teman Sinta pada pulang, Sinta dan Devan langsung istirahat.


Karena Alden sudah tidur terlebih dahulu, jadi ia di letakkan di kamar khusus yang sudah di siapkan oleh Devan dan Sinta, dan salah satu pelayan menemaninya tidur di kamarnya.


Dan saat ini Sinta dan Devan sudah berada di kamar mereka bersiap untuk beristirahat, karena sudah mengetahui perasaan masing-masing, malam ini menjadi malam pertama untuk mereka berdua, dan penyatuan mereka malam ini penuh dengan rasa kebahagiaan, Devan sudah tidak sungkan lagi untuk mencurahkan perasaannya pada istrinya itu, begitu juga dengan Sinta ia juga menerima dan memberikan hak suaminya dengan ikhlas karena hatinya kini sudah terisi penuh oleh suaminya.

__ADS_1


Malam ini menjadi malam paling membahagiakan bagi pasangan pengantin yang sudah dibilang tidak baru lagi, tapi bagi Devan dan Sinta malam ini adalah malam pertama bagi mereka dan masih berasa pengantin baru saja.


(😁 Hehehe SKIP ya teman-teman, pasti paham kan apa yang mereka lakukan. Ga usah ngintip ya, entar panas dingin lagi hehehe...😁)


***


Keesokan paginya saat ini Sinta sudah bangun terlebih dahulu, ia langsung melihat suaminya yang masih tertidur dengan pulas, dan langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri, setelah itu menuju ke kamar putra angkatnya Alden.


" Selamat pagi sayang, eh anak mama sudah bangun. " Kata Sinta setelah membuka kamar Alden dan melihat Alden sudah berpakaian dengan rapi di bantu oleh pelayanan yang memang di tugaskan untuk menjaga Alden.


" Eh, iya sayang, pelan - pelan nanti jatuh. Yu kita keluar, kita bangunin papah. " ajak Sinta.


" Iya, ayo mah.." sahut Alden dan langsung berjalan mengikuti Sinta menuju ke kamar Devan yang berada di sebelah kamarnya.


Melihat Devan yang masih tertidur, Sinta dan Alden langsung menghampiri Devan dan membangunkannya.


" Papa, bangun pah sudah siang " kata Alden

__ADS_1


" Pah, bangun... " kata Sinta juga yang langsung berbaring di sebelah kanan Devan sedang Alden di sebelah kiri Devan.


Devan langsung membuka matanya, dan langsung melihat Sinta dan Alden sudah berada di sampingnya, seketika Devan langsung tersenyum, dan langsung memeluk keduanya dan mencium kening istri dan anak angkatnya itu.


" Selamat pagi kesayangan papah.. muach. " kata Devan sambil memeluk keduanya.


" Selamat pagi pah... " jawab Sinta dan Alden bersamaan.


Bertapa bahagianya hati Alden, bisa merasakan keluarga yang lengkap meskipun hanya orang tua angkat, Alden tahu kalau sebenarnya Sinta bukanlah mamahnya, tapi wajah Sinta sangat mirip dengan almarhum ibunya, maka dari itu ia menganggap dan memanggil Sinta sebagai Mamah nya.


Sedangkan Sinta dan Devan juga begitu sangat bahagia, karena hari ini selain bisa mencurahkan rasa cintanya, mereka berdua juga langsung di karuniai seorang putra, meskipun hanya anak angkat, tapi sudah mereka berdua anggap seperti anak kandung mereka sendiri.


Setelah bangun dan bersiap, mereka bertiga langsung sarapan bersama, dan saat mereka sedang sarapan tiba-tiba ponsel Devan berdering, Devan langsung mengangkat ponselnya setelah menyelesaikan makanannya.


Seketika wajah Devan berubah menjadi marah, penuh dengan emosi bahkan wajahnya langsung memerah menahan amarahnya, setelah menerima telepon dari seseorang di sebrang ponselnya.


Sinta dan Alden pun saling tatap merasa heran melihat Devan seperti itu.

__ADS_1


__ADS_2