Di Jodohkan ( Devan Dan Sinta )

Di Jodohkan ( Devan Dan Sinta )
part 8


__ADS_3

Baru saja Sinta selesai menghubungi teman kerjanya, dan hendak duduk di samping Abang dan mamahnya, tiba - tiba dokter yang menangani Bram pun keluar.


" Bagaimana keadaan papah saya dok...?" tanya Sinta dan Brian bersamaan setelah melihat dokter yang baru saja keluar itu.


" Syukurlah, kondisi beliau sudah lebih baik sekarang, dan sebentar lagi kami akan memindahkan beliau ke ruang rawat, setelah itu kalian boleh menemuinya. Ya sudah saya pergi dulu, permisi..." Jawab dokter itu.


" Alhamdulillah, syukurlah terimakasih banyak dokter, silahkan..." kata Sinta, Brian dan Laras bersamaan.


Dokter hanya mengangguk dan tersenyum, setelah itu langsung pergi dari sana menyiapkan ruang perawatan untuk Bram.


Sedangkan mereka bertiga pun, bersyukur dan merasa lega setelah mendengar penuturan dokter tadi.


Bagi mereka bertiga harta masih bisa di cari, yang terpenting bagi mereka adalah kesehatan dan keselamatan kepala keluarga mereka itu.


Setelah sudah siap, dan Bram pun sudah di pindahkan ke ruang rawat, Sinta dan mamah serta Abang nya pun langsung menghampiri Bram di dalam ruangan.


" Papah... Papah baik - baik saja... " tanya mereka bertiga bersamaan.

__ADS_1


Bram pun tersenyum kepada istri dan anak - anaknya.


" Papah sudah baik - baik saja, kalian tidak perlu khawatir. Brian bagaimana dengan perusahaan kita saat ini... " kata Bram


" Papah tidak perlu khawatir, aku sudah menanganinya, dan hanya perlu suntikan dana, perusahaan kita sudah bisa di selamatkan. " jawab Brian


" Lalu kamu mau minta suntikan dana dari siapa...?" tanya Bram lagi.


" Papah tidak perlu memikirkan itu, tadi om Atmaja menghubungi Brian dan sudah mengetahui semuanya, jadi beliau lah yang siap membantu menyuntikkan dana pada perusahaan kita, sehingga sekarang perusahaan kita sudah aman. Dan masalah pelaku, polisi sudah bertindak untuk menangkapnya." jawab Brian lagi.


Dan itu membuat mereka semua merasa lega, dan bersyukur masalah bisa cepat di atasi.


" Permisi semua, maaf mengganggu..." kata dua orang yang baru datang itu.


" Oh tidak apa-apa, silahkan masuk Om, Tante..." kata Brian dan juga Sinta


" Kami kesini hanya ingin melihat keadaan papah kalian, bagaimana kondisinya sekarang...?" tanya Atmaja yang juga di anggukan oleh istrinya Sarah.

__ADS_1


" Alhamdulillah om, Tante kondisi papah sekarang sudah baikan. " jawab Brian yang juga di anggukan oleh Sinta.


" Syukurlah, kamu tidak perlu khawatir Bram, kami akan selalu siap untuk membantu..." kata Atmaja pada sahabatnya itu.


" Benar, syukurlah semua sudah baik - baik saja, cepat sembuh ya Bram..." kata Sarah juga


" Terimakasih banyak, atas bantuan kalian..." kata Bram dan Laras bersamaan.


" Iya sama-sama..." sahut Atmaja dan Sarah juga bersamaan.


Mereka semua pun mengobrol bersama sambil menjaga dan menemani Bram yang masih terbaring sedikit lemah itu.


Setelah cukup lama, Atmaja dan Sarah pun berpamitan untuk kembali keruang putranya karena harus menjaga Devan juga yang masih berada di rumah sakit yang sama, hanya beda ruangan saja.


Tidak terasa, seminggu sudah setelah kejadian itu, sekarang semua pun kembali seperti biasa.


Bram pun sudah sehat lagi dan sudah pulang dari rumah sakit, begitu juga dengan Devan dan Reyhan mereka juga sudah sembuh kembali, dan kembali kerumahnya lagi bersama kedua orang tuanya.

__ADS_1


Begitu juga dengan Brian dan Sinta, mereka juga sudah kembali ke rutinitas mereka lagi, Brian bekerja di perusahaan papahnya, sedangkan Sinta kembali ke pekerjaannya lagi di bagian pemasaran, perusahaan A.J grup.


__ADS_2