Di Jodohkan ( Devan Dan Sinta )

Di Jodohkan ( Devan Dan Sinta )
Part 57


__ADS_3

Sesampainya di parkiran supermarket itu, bertapa terkejutnya Helen dan Reyhan tiba - tiba...


" Ehmm... " dehemman Devan yang bersandar di mobil bersama Sinta.


" Ehmm..." dehemman Risti yang juga bersandar di mobilnya bersama Roni.


Helen dan Reyhan pun menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, karena tidak enak dengan mereka berempat.


" Maaf sudah lama menunggu tuan " kata Reyhan dan langsung mengantarkan belanjaan Helen ke dalam mobilnya.


" Hehehe... Maaf lama ya, yu berangkat. " kata Helen yang mendapat tatapan intimidasi dari ketiga temannya itu.


" Kalian bertiga hutang penjelasan padaku. " kata Sinta, setelah mengatakan itu ia langsung masuk ke dalam mobilnya.


" Tuh kan, Sinta marah, gimana dong... " kata Risti yang sangat takut kalau temannya itu marah.


" Udah ga papa yank, nanti kita jelasin bersama, yu masuk. " kata Roni yang langsung di anggukan oleh Risti.


" HUH... Aku harus bilang apa ya pada mereka, gimana dong ini..." gumam Helen setelah melihat teman-teman nya sudah masuk kedalam mobilnya masing-masing.


" Sudah tidak usah di pikirkan, mau saya antara... " kata Reyhan yang sudah selesai menaruh semua belanjaan kedalam mobil Helen.

__ADS_1


" Eh, mm... Tidak perlu repot-repot pak Reyhan saya..." kata Helen terhenti saat Devan mendekat.


" Kamu pergi bersamanya, Rey antarkan dia " kata Devan dan langsung di anggukan oleh Reyhan.


Setelah mengatakan itu Devan langsung menuju ke mobil Sinta dan langsung masuk lalu menjalankannya.


Reyhan yang melihat mobil Devan dan Sinta sudah berangkat, langsung bergegas juga masuk kedalam mobil Helen.


" Ayo berangkat sekarang... " kata Reyhan dengan seenaknya.


Sedangkan Helen hanya melongo melihat Reyhan yang masuk kedalam mobilnya dengan seenaknya saja.


" Huh... iya " sahut Helen yang terpaksa duduk di sebelah Reyhan, karena Reyhan yang mengemudi.


Di dalam perjalanan, tidak ada percakapan di antara mereka semua, mereka sibuk dengan pikirannya masing-masing.


Sebenarnya Sinta sangat penasaran dengan orang yang mereka temui di supermarket tadi, dan Sinta ingin sekali menanyakannya langsung pada Devan.


Tapi Sinta urungkan, karena melihat wajah Devan yang masih terlihat sangat kesal, serta hanya memandang lurus ke depan.


" Nanti di rumah saja ku tanyakan siapa orang tadi, sepertinya pak Devan punya dendam pada orang itu tadi. " kata Sinta dalam hati, sambil sesekali menatap suaminya yang sedang pokus mengemudi.

__ADS_1


Mereka semua langsung menuju panti asuhan KASIH BUNDA.


Sesampainya di panti asuhan, mereka langsung di sambut oleh banyak anak - anak, mereka semua sangat antusias menyambut kedatangan Sinta dan teman - temannya.


" Selamat datang di rumah kami nak " kata Bu Ningrum yang menyambut kedatangan mereka semua.


" Terimakasih banyak Bu " sahut mereka berenam.


Reyhan, Devan dan Roni langsung menurunkan barang belanjaan mereka dari mobil, dan langsung di sambut semua anak dengan sangat antusias nya.


" Terimakasih banyak nak... " kata Bu Ningrum yang sangat terharu melihat keceriaan dan kegembiraan anak - anak asuhnya.


" Sama - sama Bu, oh ya Alden mana, ko tidak kelihatan...?" tanya Sinta yang dari tadi menoleh ke sana kemari.


Sedangkan teman - teman Sinta masih sibuk membagikan semua bahan makanan, mainan dan sembako yang mereka beli untuk semua anak - anak itu.


" Alden ada di dalam kamarnya, semenjak pulang tadi siang, ia langsung mengurung diri di kamarnya dan tidak mau bertemu siapapun selain nak Sinta... " jawab Bu Ningrum yang langsung sedih melihat Alden yang seperti itu.


" Ya sudah, tolong antarkan saya ke sana Bu " kata Sinta yang langsung di anggukan oleh Bu Ningrum.


Devan yang melihat Sinta masuk ke dalam panti, juga ikut menyusulnya.

__ADS_1


Tanpa mereka semua sadari, dari kejauhan ada seseorang yang sedang mengamati Sinta dan Devan sebelum masuk ke dalam panti asuhan itu.


Orang itu dengan sabar menunggu, sambil mengepalkan tangannya dan kelihatan sangat tidak suka melihat Devan bahagia tertawa bersama anak - anak di sana.


__ADS_2