
Sambil Yola menunggu bibinya mengantar tespacknya,ia memakan bubur kacang ijo yang dia inginkan sebelumnya.
Rasa mual tidak di rasa lagi setelah makan bubur kacang ijo nya. Yola beristirahat sejenak di kasurnya,tiba-tiba bibinya sudah datang dan masuk ke kamar Yola.
"Non,ini tespacknya." Bibi itu menyodorkan benda sesuatu yang ia bawa untuk Yola.
"Terimakasih bi,jangan bilang sama deddy dan mommy Cesa bi,apa lagi Yera jangan ada yang tau." perintah Yolanda kepada bibi
"Baik non." patuh bibi tersebut.
"Kalau begitu bibi boleh keluar sekarang."
Tinggal Yolanda di kamarnya sendiri,ia memandangi tespack tersebut. Ia merasa gemetar,ada rasa takut apabila dirinya di nyatakan hamil. Tidak tidak! Ia ingin itu tidak terjadi pada dirinya.
Perlahan ia berjalan kearah kamar mandi,dan.....
"Tidak,tidak mungkin."
"Hikss... hikss.. aku hamil? ini tidak mungkin hiks." deraian air mata lolos begitu saja di pelupuk kedua mata Yolanda.
Yola duduk di lantai kamar mandi ia menangis tersedu-sedu melihat dua garis merah di tespacknya.
Yola memegangi perutnya,air mata terus mengalir,ia amat bingung dan kalut.
__ADS_1
Siapa gerangan ayah dari anak yang ia kandung? Ia ingat waktu itu di New York hanya dengan laki-laki tersebut mereka melakukan hubungan terlarang. Yola juga tidak tau laki-laki tersebut. Namanya saja tidak tau! Apa lagi semua tentang laki-laki yang tidak di kenalnya.
"Hiks.. Hikss,aku tidak ingin anak ini." telapak tangan kedua Yola di kepalanya menjambak rambutnya sendiri dan rambutnya sangat berantakan.
Cita-citanya yang ingin lanjut kuliah lagi yang lebih tinggi gagal karena kehadiran sang jabang bayi di perutnya.
Dengan sejuta ke frustasian Yola,ia bergegas pergi dari rumah tanpa ada yang tau. Sampailah di suatu taman,ia lagi lagi menangis.
"Nak Yola?" sapa wanita paruh baya menyapanya,
"Tante!" jawab Yola menghapus air matanya dengan punggung tangannya.
"Sedang apa kamu di sini? kenapa kamu menangis Yola?" tante Jessie duduk di sebelah Yola.
"Tidak apa tante,oh ya tante kenapa tante ada di Indonesia dan kenapa tante tidak mampir ke rumah bertemu dengan mommy dan juga deddy?" mengalihkan pembicaraan Yola
"Tidak apa tante,kalau begitu kita kerumah saja tante untuk bertemu dengan mommy dan deddy Yola,mereka pasti senang bisa bertemu dengan tante Jessie." mengalihkan pembicaraan Yola agar tante Jessie tidak tau masalah yang menimpa Yola sekarang.
Yola dan tante Jessie berdiri hendak berjalan pergi dari taman tersebut tiba-tiba pandangan Yola begitu kabur dan.....
Brugggg
"Yola!" teriak tante Jessie
__ADS_1
γBersambung......
.
.
.
.
Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. π€
JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=
VOTE ποΈ
LIKE π
KOMENTAR π¬
FAVORIT β€
TIPβ
__ADS_1
RATE 5 BINTANG βββββ
Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB, itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author agar semangat UPnyaπ!!!Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih sebanyak-banyaknya. π