Duda Tampan Pilihanku (TAMAT)

Duda Tampan Pilihanku (TAMAT)
BAB 46 Alez menyesalinya


__ADS_3

Tempat GYM


Sedangkan Alez sibuk di tempat GYM memukul karung tinju yang menggantung berkali kali sehingga keringatnya membasahi tubuh atletisnya dengan kaos oblongnya terlihat otot lengan Ales yang kekar, entah kenapa perasaannya menjadi gundah memikirkan Sonya.


"Tuan sampai kapan tuan seperti ini? Lebih baik tuan selesaikan masalahnya dengan kepala dingin bersama nyonya Sonya. Sebelum nanti tuan menyesal kehilangan nyonya,tuan." kata Tam yang masih melihat Alez sibuk memukuli karung tinju tidak bersalah itu


"Kamu tau sendiri waktu itu dia bermesraan dengan laki laki lain Tam!" Alez mengatakan dan masih fokus meninjunya itu


"Ta-" kata Tam terpotong karena Alez mengatakan sambaran maut untuk Tam


"Diam Tam,aku tidak ingin dengar ocehanmu lagi. Atau aku tinju kepalamu!" Alez yang masih memukul karung tinjunya dengan keras seperti meluapkan amarahnya yang ia pendam seperti ratusan tahun tanpa menatap Tam.


Akhirnya Tam memilih pergi daripada menghadapi Alez bisa kelar hidupnya saat itu juga.


Alez pun lelah dan istirahat sejenak. Entah kenapa Alez ingin melihat Sonya mungkin rindu,Alez cuma ingin Sonya menyadari kesalahannya Alez hanya takut dia di tinggalkan lagi sehingga dengan Alez seperti ini biar kesannya Alez yang sudah siap ditinggalkan. Tapi nyatanya bukan salah Sonya cuma salah paham.


"Tam,kita kerumah."


"Syukurlah tuan mau pulang." Senang Tam sesaat


"Tidak! Kamu ambil bajuku lagi untuk ganti, aku tunggu di mobil kamu yang ambil." Titah Alez


#####


Dirumah


Benar Alez menunggu di dalam mobil,sedangkan Tam masuk kedalam rumah yang ternyata yang membukakan pintu rumahnya itu bi Inem bukan Sonya,mungkin Sonya tidur pikirnya Alez yang melihat melalui dari kaca mobilnya kearah bi Inem dan juga Tam.

__ADS_1


"Tuan Tam," panggil bi Inem yang sudah membukakan pintu rumah


"Iya bi,saya kesini untuk mengambil baju tuan Alez." Kata seketaris Tam tidak ingin basa basi karena sudah larut jam 11 malam.


"Tuan Tam bisa minta tolong tidak ini mengenai nyonya Sonya." Mohon Bi Inem


"Maaf bi,tuan Alez tidak mau mendengar apalagi berkaitaan dengan nyonya Sonya." Tolak Tam


"Ini nyonya Sonya dalam bahaya tuan Tam. Ini aja nyonya Sonya belum pulang." Kata Bi Inem dengan wajah khawatir


Obrolan mereka sangat lama sehingga membuat Alez kesal dan akhirnya memilih turun dari mobilnya toh tidak ada Sonya pasti sudah tidur pikir Alez.


"Tuan Alez syukurlah akhirnya pulang." Kata bi Inem melihat Alez datang berhadapan dengan bi Inem


"Maaf bi aku kesini cuma mau ambil baju gantiku."


Alez tidak memperdulikan bi Inem dan langsung masuk kedalam rumah berjalan menaiki anak tangga menuju kedalam kamar atas Alez untuk mengambil bajunya sendiri. Tetapi Alez melihat di ranjang tidurnya tidak ada Sonya sama sekali mungkin tidur di kamar bawah pikirnya.


Bi Inem tetap berbicara tanpa berhenti mengikuti langkah Alez kesana kemari tidak perduli mau di pecat atau tidak yang terpenting adalah nyonyanya itu terlebih dulu.


Akhirnya bi Inem menceritakan panjang lebar kali tinggi ke Alez dan juga Tam yang mendengarkan dan juga mengikuti Alez dari belakang meski kesannya mengacuhkan.


Alez yang sibuk mengambil bajunya sehingga membuat Alez mencerna perkataan bi Inem dengan baik meski Alez mengacuhkan tapi terdengar jelas di telinganya. Begitu tidak percaya dan terkejut apa yang ia dengar,Alez mematung seketika ditempat. Benar adanya Sonya tidak ada di kamar,di semua tempat seisi rumah di cek tidak ada Sonya sama sekali. Pada akhirnya Alez merogoh ponsel di saku celananya lalu membuka ponselnya Alez melihat di panggilan tidak terjawab dari Sonya ratusan kali dan pesan yang ia kirim untuk Alez,ia baca dari minta izin bertemu dengan teman temannya ada juga foto mereka. Dan akhirnya Alez mendengarkan pesan suara Sonya minta bantuan dan akhir kata belum selesai Sonya seperti di tarik seseorang.


Alez menyesalinya dan menghakimi kesalahannya sendiri karena tidak mendengar penjelasannya Sonya sebelumnya. Bagaimanapun Alez harus menolong Sonya dan mertuanya itu.


》Bersambung.....

__ADS_1



____________________________________________


Hari ini author up 3 BAB,oh ya mohon maaf besuk tidak UP dulu. Author mau fokus ujian kompre,kalau tidak keberatan selamat menunggu. Author pasti up kembali setelah pekerjaan dunia nyata author selesai. πŸ˜‡ Jangan lupa like,komentar sebanyak banyaknya dan VOTE yang kenceng untuk author.❀


____________________________________________


Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. πŸ€—


JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=


βœ”VOTE πŸŽ–οΈ


βœ”LIKE πŸ‘


βœ”KOMENTAR πŸ’¬


βœ”FAVORIT ❀


βœ”TIP⭐


βœ”RATE 5 BINTANG AUTHOR SENANG


❌DiBAWAH RATE 5 BINTANG MENDING JANGAN NGASIH YA, ITU MEMBUAT AUTHOR SEDIH.πŸ™…β€β™€οΈ


Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB, itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author agar semangat UPnyaπŸ’!!!Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih sebanyak-banyaknya. πŸ™

__ADS_1


__ADS_2