
Kamar Shinta
Tam menidurkan tubuh Shinta di atas kasurnya,tanpa sengaja Shinta menendang pantat Tam yang sedang membenarkan bantal Shinta di atasnya,sehingga Tam jatuh dalam pelukan Shinta. Sontak Shinta terbangun dan melihat Tam di atas pelukannya yang saling berdekatan apa lagi hampir berciuman. Hati mereka berdua tidak karuan. Ada desiran yang tidak seperti biasanya.
"Tam apa apaan kenapa kamu bisa masuk kedalam kamarku!" Shinta mendorong tubuh Tam sampai jatuh ke lantai. Sedangkan Shinta masih menguyah kripik lembutnya yang masih di dalam mulut yang belum di telan.
"Ahww." meringis Tam menyentuh pantat Tam karena jatuh dari lantai. Nasip sial Tam di tendang Shinta dan jatuh ke lantai.
"Ya Tuhan apes bener hari ini. Apa salah saya Tuhan!." Batin Tam
"Maaf nona, nyonya besar Soja menyuruh saya membawa nona kekamar karena tadi nona Shinta ketiduran di sofa." Tam membenarkan diri dengan berdiri dengan mengelus pantatnya lalu sigap kembali.
"Apa tadi aku ketiduran di sofa? Malunya aku kalau aku tidur kan kaya gitu. Astaga aku taruh mana ini muka aku!" batin Shinta
Shinta menjadi malu pipinya menjadi merah merona.
"Oh itu itu,kamu tau dong tidurku tadi bagaimana?" tanya Shinta
"Iya nona!" singkat Tam
"Apa!" Teriak Shinta, malu sekali di wajah Shinta
"Kenapa memangnya nona? Nona tetep cantik meski keadaan tidurnya seperti itu." kata Tam
Di mata Tam sejelek apapun Shinta,Tam memandanganya itu sangat sempurna. Tidak ada sisi jeleknya di Shinta meski tidurnya seperti itu. Tapi Tam tidak menyadari dengan perasaannya itu.
"Apa kamu mau merayuku?" tanya Shinta judes.
"Tidak nona,nona Shinta memang tetap cantik mau seperti apapun itu." balas Tam
__ADS_1
"Baru kamu Tam mengatakan itu. Oh tidak tidak,maksudku.....emm" Perkataan Shinta terpotong karena kedatangan bunda Soja,untuk mengecek kenapa Tam terlalu lama di dalam kamar takut terjadi yang tidak tidak di dalam kamar Shinta.
"Shin kamu bangun?" Tanya bunda Soja menghampirinya
"Kenapa bunda tidak membangunkan ku malah menyuruh Tam yang menggendong membawa Shinta kekamar sih?" Balik tanya Shinta yang kesal dengan bundanya.
"Yee katanya di bangunin dengan tiba tiba kamu pusing,yaudah mending bunda minta tolong sama Tam untuk memindahkan tidurmu di kamar." jelas Bunda Soja
"Bunda!"
"Tam kamu tidak masalah kan? Dan apa ada penyesalan setelah kamu membawa Shinta pindah ke kamarnya?" tanya Bunda Soja mengarah ke Tam yang berdiri disana
"Tidak nyonya besar."
"Tuh Shin."
"Kalau begitu saya permisi untuk pulang nyonya besar,nona . Ini sudah malam. kalau begitu saya pamit." Undur diri Tam kepada bunda Soja dan Shinta.
Setelah kepergian Tam,Shinta masih cemberut.
"Kenapa wajahmu itu?" tanya Bunda Soja
"Malu aku bun,tau tidak tadi aku gak sengaja menendang pantatnya aku kira itu bola eh ternyata Tam bun,dan aku sempat mendorongnya ke lantai."
"Astaga Shinta!" melongoh bunda Soja
"Kenapa bun?"
"hahahahah" bunda Soja hanya tertawa saja memenuhi kamar Shinta di sana.
__ADS_1
"-_-" Shinta
γBersambung.....
____________________________________________
Jangan lupa di faforitkan kalau suka cerita dari author. πβ€
____________________________________________
Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. π€
JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=
βVOTE ποΈ
βLIKE π
βKOMENTAR π¬
βFAVORIT β€
βTIPβ
βRATE 5 BINTANG AUTHOR SENANG
βDiBAWAH RATE 5 BINTANG MENDING JANGAN NGASIH YA, ITU MEMBUAT AUTHOR SEDIH.π ββοΈ
Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB, itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author agar semangat UPnyaπ!!!Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih sebanyak-banyaknya. π
__ADS_1