Duda Tampan Pilihanku (TAMAT)

Duda Tampan Pilihanku (TAMAT)
BAB 68 Rencana Muna gagal


__ADS_3

"Sonya kalau begitu aku pulang dulu ya,kepala aku pusing banget!" kata Muna ketika Sonya kembali menyuapin makan Alif kembali di meja makan setelah mengangkat telepon.


Akhinya Muna pergi dari hadapan Sonya dan berpamitan dengan Alif,dia ingin kabar baiknya kalau Sonya lah penyebab membuat Alif menjadi alergi dengan suwir ayam horen, sama yang Muna yang alergi suwir ayam horen yang dirasakan Alif pikirnya, biasanya keturunan alergi bisa menurun kepada anaknya.


"Alif udah kenyang?" tanya Sonya


"Udah mah!" Alif menolak untuk di suapin lagi ke mulutnya


"Yasudah kalau gitu minum dulu ini." Sonya memberikan minum setelah Alif makan


Alif merasa ngantuk dan lelah,Alif ingin di ninaboboki sebelum mandi. Sonya pun menemani Alif tidur di kamarnya. Ternyata tidak terjadi apa apa dengan Alif ia masih tidur dengan tenangnya.


Cekleekk


(Bunyi pintu kamar terbuka)


"Sonya!" panggil mamah Soja


"Iya bun!" jawab Sonya setelah menyelimuti tubuh Alif karena hari ini hujan deras di jam 2 siang.


"Muna bagimana? tidak ada niat buruk kan terhadap cucu nenek?" tanya Bunda Soja


"Sejauh ini tidak bun." Sonya mulai berdiri tegaknya setelah sedikit membungkuk membenarkan selimut Alif


"Sonya lebih baik jangan lagi mempertemukan Muna dengan Alif. Bunda tidak suka!" bantah bunda Soja


"Tapi bun Muna adalah ibu kandungnya apalagi Alif sayang sekarang sama Muna."


"Sonya Sayang!" teriak Alez dari luar pintu


"Itu mas Alez kan bun jam segini sudah pulang." Sonya mengerutkan dahinya karena tidak biasanya pulang cepat di siang hari.

__ADS_1


Bunda Soja hanya menaikan bahunya tidak tahu.


"Sayang!" panggil Alez yang sudah di pintu depan kamar Alif yang sudah terbuka melihat Sonya bersama ibundanya disana.


"Iya mas ada apa? jam segini sudah pulang?" tanya Sonya mendekati Alez


"Tadi meeting di luar sayang sudah selesai langsung pulang gak balik ke perusahaan. Lagi pula hujan juga sayang!" Alez yang sedikit basah karena terkena air hujan di rambutnya dan bajunya basah sedikit karena berlarian larian lupa bawa payung untuk dari mobil ke rumah.


"Yaampun mas basah semua,buruan mandi sebelum masuk angin!" khawatir Sonya


"Mandiin sayang!" goda Alez di sana yang masih ada bunda Soja apa lagi Alez mendekatkan tubuhnya ke Sonya


"Bunda nggak dengar! Permisi bunda mau keluar!" Bunda Soja tidak mau merusak suasana romantis Alez dengan Sonya mulai berjalan keluar dari sela pintu yang terhalang mereka berdua.


"Mas ini masih ada bunda!" Sonya memberi pukulan kecil di dada bidang Alez


"Iya iya maaf."


Akhirnya Sonya dan Alez menaiki anak tangga pergi kekamarnya.


"Katanya mau mandiin aku sayang?" goda Alez kembali setelah Sonya menyiapkan air hangatnya di bathup mandi.


"Kata siapa! mandi sendiri mas aku istirahat dulu capek aku mau duduk dulu." Kata Sonya mengelus perut buncitnya sendiri.


Mana tidak capek dari tadi Sonya menyuapi makan Alif berdiri kesana kemari mengikuti Alif bermain,dan menemani Alif tidur.


"Seharian kamu ngapain sayang? Jangan membuatmu kelelahan!" Alez mendekati Sonya terus mengelus perut Sonya dengan lembut agar rasa sakitnya ilang.


Kini ngidam Sonya meyuruh Alez memakai minyak telonnya sudah berhenti di usia kandungannya 3bulan kemarin. Jadi Alez bisa memakai maskulen Alez sesuai seleranya.


"Gapapa papah,tadi mamah dan adek nemenin kak Alif bermain sambil menyuapin dan setelah itu nemenin tidur kak Alif." Sonya meragakan suara dalam anak kecil dalam kandungannya.

__ADS_1


"Sayang lain kali kalau capek biar bunda Soja yang gantikan kamu,kamu gak usah ngapain ngapain pasti Alif ngerti kok. Dan bunda Soja juga mau. " Alez melihat Sonya begitu khawatir akan terjadi apa apa dengan Sonya apa lagi kandungan dalam perut Sonya.


"Iya yaudah aku kembali ke kamar, gih mas buruan mandi. " Sonya mencium pipi Alez lalu berjalan keluar dari kamar mandi karena benar kakinya sudah tidak bisa menahan berdiri dari tadi.


Alez pun selesai dengan acara mandinya,dan kembali kekamar melihat Sonya sudah terlelap tidur di ranjang tidurnya itu.


》Bersambung.....


____________________________________________


Komentar negatif tahan dulu ikuti alurnya ya😘❀ Semangati author aja duluπŸ˜‡


____________________________________________


Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. πŸ€—


JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=


βœ”VOTE πŸŽ–οΈ


βœ”LIKE πŸ‘


βœ”KOMENTAR πŸ’¬


βœ”FAVORIT ❀


βœ”TIP⭐


βœ”RATE 5 BINTANG AUTHOR SENANG


❌DiBAWAH RATE 5 BINTANG MENDING JANGAN NGASIH YA, ITU MEMBUAT AUTHOR SEDIH.πŸ™…β€β™€οΈ

__ADS_1


Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB, itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author agar semangat UPnyaπŸ’!!!Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih sebanyak-banyaknya. πŸ™


__ADS_2