Duda Tampan Pilihanku (TAMAT)

Duda Tampan Pilihanku (TAMAT)
S2. Yolanda back


__ADS_3

"Hay Yolaa,akhirnya sudah kembali aku merindukanmu!" sambut Yera melihat Yolanda di sepanjang bandara banyak orang orang berlalu lalang pergi kesana kemari dengan kesibukan mereka masing-masing.


Yolanda dan Yera berpelukan di sana,sedangnya deddy Jack dan mommy Cesa juga ingin memeluk putri kandungnya.


"I miss you too Yera" sahut Yolanda


"Apa kamu tidak merindukan daddy dan mommy sayang." sambar kata deddy Jack


"Deddy,Mommy so sure Yolanda miss you we." Yolanda melepas pelukkanya dengan Yera lalu menghampiri deddy Jack dan juga mommy Cesa.


Mereka berpelukan dengan nyamannya melepas rindu,entah kenapa membuat hati Yera tidak ikhlas melihatnya. Meski Yera anak angkat ia juga ingin di anggap di sana,tapi sayang hati yang kotor membuatnya menjadi jahat.


Yera pergi begitu saja entah kemana, membuat deddy Jack dan juga mommy Cesa mencarinya tapi ya sudah lah mungkin pikirnya Yera sudah pulang lebih dulu.


Di dalam mobil,


"Gimana pendidikanmu di AS ada kesulitan Yola?" tanya mommy Cesa kepada Yolanda yang duduk di samping kursi belakangnya.


"No mom, rasanya cepat sekali tau tau sudah lulus saja. Mom,kenapa Yera tiba tiba pulang?" jawab Yolanda lalu mengalihkan pembicaraan bahas tentang Yera.


"Tadi mamah chat Yera katanya perutnya mules dan buru buru untuk pulang lebih dulu." Jelas mommy Cesa.


"Besuk kamu ke perusahaan ya sayang,lalu cek semuanya di sana, kamu habis pendidikan jadi kamu harus tau betul, terjun kelapangan langsung tidak ada salahnya." sahut deddy Jack


"Siap dedd." jawab kilat Yolanda melihat daddy Jack menyetir mobilnya sendiri di depan. Ia sengaja tanpa supir berharap berempat pergi bersama,Tapi sayang Yera pulang lebih dulu, jadinya mereka mengurungkan diri untuk pulang saja.


☆☆☆☆☆

__ADS_1


Dirumah


Yolanda masuk kedalam kamarnya ia merebahkan tubuhnya senyaman mungkin, sehingga Yolanda terlelap tidur.


Tiba tiba pembantu rumah tangga membangunkannya,lalu untuk melakukan acara makan malam bersama keluarga di meja makannya.


Lagi lagi deddy Jack dan mommy Cesa lebih perhatian kepada Yola padahal sebelumnya mereka juga perhatian dengan Yera,namanya aja Yera ia ingin menjadi satu satunya yang di perhatikan.


•••••


Di perusahaan


Yolanda dan Yera di perusahaan deddy Jack,karyawan karyawan di sana mengenalkan Yolanda. Mereka terpukau dengan kecantikkan Yolanda,tubuh yang bagus seksi putih membuat kaum hawa minder dan apa lagi kaum laki laki melihat wanita itu bening membuatnya lupa mengedipkan matanya.


Deddy Jack mengenalkan Yolanda sebagai anak kandunganya,sama seperti Yera yang sudah kerja di perusahaan tersebut. Yera memang cantik,tapi tak secantik Yolanda.


Yera sangat cemburu atas semua kelebihannya yang Yolanda tunjukkan kepada orang lain.


****


Di rumah


"Yol,untuk merayakan ke lulusanmu dari AS kita rayakan bagaimana?" kata Yera yang ada di depan balkon kamarnya itu bersama Yera.


"Ide good,boleh juga itu Yera." sumringah Yolanda


"Kalau gitu kita ke New York untuk merayakannya di sana, kalau di sini sama saja kurang seru. Bagaimana?" Yera mengusulkannya berharap Yola akan mau.

__ADS_1


"Baiklah,yang selalu menemaniku saudaraku." rangkul Yola kepada Yera.


"Cih jangan harap hidupmu akan tenang Yolanda." batin Yera lalu berubah menjadi senyum palsunya itu.


Yolanda dan Yera meminta izin merayakan di New York pun di perbolehkan dengan Deddy dan mommynya.


Keberangkatan di lakukan pagi hari, Yolanda dengan Yera sudah siap untuk menaiki pesawatnya itu pergi terbang ke New York.


DI Perusahaan Akbar.


Akbar yang sibuk dengan di ruang meetingnya itu,akhinya selesai juga,kepalanya begitu penat. Ingin rasanya ia istirahat sebentar,tiba tiba sohibnya itu menghampiri Akbar yang kepalanya diletakan di kursi disudut belakangnya.


"Yaelah bro,itu kenapa muka? kurang belaian hahaha!" goda Jome


"Sialan lu ngagetin gue aja." spontan Akbar memposisikan kepala yang tegak kembali.


"Iya sorry Bar, oh iya mending kita holiday ke New York, gak kerjaan mulu yang di pikir. Pusing berat!" saran Jome


"Ide bagus,sekalian aku mau cek hotel di sana." sahut Akbar.


"Tuh kan kerjaan lagi,kapan lu punya ceweknya mikir kerjaan mulu. Dasar Akbar gila kerja!" timpal Jome


"Lu sendiri apa punya cewek,ngatain gue segala lancang kau Jom! Aku kutuk kamu jadi......" potong perkataan Akbar


"Ampun suhu! jangan kutuk hambamu ini. Mending segera berlibur pusing kepalaku habis kelar ngurus kerjaan penting tadi. Ingin aku refresh otak aku dengan yang seger seger dulu di sana. Ayolah Bar!" jadi curhat Jome


"Pesan tiket,nanti sore kita berangkat. Tentunya bersama yang lain, denganmu saja gue merasakan aneh hi" Akbar bergidik ngeri tidak bisa di bayangkan pergi berdua seperti gay,selama ini Akbar tidak merasakan ke tertarikannya dengan satu wanita pun yang mendekatinya. Tapi ketika dengan sesama jenis bayangin saling suka Akbar sendiri merasa jijik,di mana letak salahnya tidak ada daya tarik dengan wanita manapun yang mendekatinya.

__ADS_1


__ADS_2